
Biaya pengiriman yang tidak dikelola dengan baik sering kali bisa menjadi pengeluaran tak terduga. Hal ini akan mengganggu anggaran operasional dan menurunkan profit margin. Di sisi lain, pelanggan juga kesulitan merencanakan pengeluaran ketika tidak memahami faktor yang menentukan besarnya ongkos kirim.
Pada dasarnya, berat barang, jenis layanan pengiriman, dan lokasi tujuan menjadi beberapa faktor utama yang memengaruhi biaya tersebut. Oleh karena itu, suatu usaha perlu menentukan shipping fee secara bijak supaya biaya tersebut bisa dikendalikan serta memberikan kejelasan terkait jumlah biaya kepada pelanggan.
Tanpa perhitungan dan pengelolaan yang tepat, biaya pengiriman dapat menghambat operasional serta menurunkan kepuasan pelanggan. Artikel ini akan membahas pengertian shipping fee, berbagai faktor yang memengaruhinya, dan langkah-langkah efektif untuk mengelolanya.
Shipping fee, atau biaya pengiriman, adalah biaya yang perlu dibayarkan untuk mengirim barang atau dokumen dari lokasi penjual atau pengirim ke alamat pembeli atau penerima. Biaya ini mencakup pengiriman barang melalui moda transportasi yang dipilih, serta dalam beberapa kasus, biaya pengemasan dan penanganan.
Besar kecilnya biaya pengiriman dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk jarak, berat, dan dimensi barang. Selain itu, jenis layanan pengiriman yang digunakan, seperti pengiriman ekspres atau reguler, juga memengaruhi biaya tersebut. Pembayaran shipping fee menjadi bagian penting dalam menentukan total biaya pengiriman yang harus dipersiapkan oleh pembeli sebelum menerima barang.
Menurut Docshipper, penentuan pihak yang menanggung shipping fee sangat bergantung pada kesepakatan Incoterms. Memahami hal ini krusial untuk menentukan peralihan tanggung jawab biaya dari penjual ke pembeli, terutama dalam menghadapi tren penurunan tarif pengiriman global.
Baca juga: Berikut Cara Tracking Container Logistik yang Perlu Dipahami
Pada umumnya, total biaya pada tagihan pengiriman terdiri dari beberapa jenis biaya yang digabungkan menjadi satu. Dengan memahami setiap komponennya, Anda dapat mengetahui asal biaya tersebut dan cara total tarif pengiriman dihitung. Berikut beberapa komponen utama yang menentukan biaya pengiriman.
Biaya dasar adalah tarif dasar yang dipungut untuk sewa ruangan di moda transportasi Anda pilihan, apakah melalui jalur darat, air, dan bahkan udara. Jumlah ini bergantung pada jarak tempuh, berat sebenarnya, dan juga volume pengiriman barang.
Komponen ini mencakup berbagai aktivitas operasional di gudang, seperti menyiapkan barang, melakukan pengemasan khusus, serta proses bongkar muat. Komponen tersebut memastikan paket ditangani dengan aman sejak sebelum dikirim hingga tiba di lokasi tujuan.
Meski biasanya optional, ini adalah faktor yang penting untuk memberikan lapisan perlindungan finansial di atas paket Anda. Asuransi memberikan penggantian atas kehilangan atau kompensasi jika barang rusak atau hilang secara total, cacat secara fisik, dan juga dalam proses penguruman berlangsung.
Biaya bea cukai dan pajak biasanya dikenakan pada pengiriman internasional atau barang impor. Besarnya mengikuti aturan negara tujuan, jenis barang, dan nilai yang tercantum pada deklarasi paket. Biaya tersebut perlu dibayar agar proses bea cukai dapat berjalan tanpa hambatan.
Biaya pengiriman ditentukan oleh berbagai pihak, mulai dari penjual hingga penyedia jasa logistik. Setiap pihak berperan penting dalam menetapkan biaya, termasuk saat menyepakati syarat penyerahan barang seperti FOT (Free on Truck). Berikut adalah pihak-pihak yang memengaruhi total biaya tersebut.
Penjual atau toko adalah pihak yang pertama kali menentukan apakah mereka akan menawarkan biaya pengiriman gratis atau memasukkan biaya pengiriman ke dalam harga barang. Mereka juga dapat memilih layanan dari berbagai jasa ekspedisi untuk menyesuaikan biaya pengiriman berdasarkan lokasi pengiriman atau jenis layanan yang dipilih oleh pembeli.
Penyedia jasa logistik menetapkan biaya pengiriman berdasarkan berat, dimensi, jarak, dan jenis layanan. Mereka juga menentukan tarif reguler maupun internasional, termasuk menyesuaikan currency adjustment factor komponen biaya tambahan yang sering muncul pada pengiriman lintas negara.
Platform ini sering kali menetapkan kebijakan biaya pengiriman sendiri. Mereka dapat menawarkan ,potongan biaya pengiriman atau bahkan gratis, tergantung pada promosi atau kuota tertentu, namun tetap berkoordinasi dengan penyedia jasa pengiriman untuk menentukan tarif akhirnya.
Untuk pengiriman internasional, biaya tambahan lainnya yang dikenakan ditentukan oleh pemerintah dan badan bea cukai, seperti bea masuk dan pajak impor. Biaya-biaya tersebut merupakan komponen dari freight surcharge total yang berlaku di perantaraan internasional. Dalam konteks biaya pengiriman, ini mempengaruhi jumlah total shipping fee, khususnya pada pengiriman dari luar negeri.
Baca juga: 10 Freight Forwarding Software Terbaik di Indonesia Tahun 2025
Sea shipping rates dipengaruhi oleh beberapa faktor yang menentukan biaya pengiriman barang dari satu tempat ke tempat lain. Faktor-faktor ini membantu menentukan besaran biaya yang harus dibayar oleh pelanggan atau penerima barang. Berikut adalah beberapa faktor yang memengaruhi biaya pengiriman .
Paada umumnya, perusahaan ekspedisi membandingkan berat riil dan berat volumetrik, lalu memakai nilai yang lebih tinggi sebagai dasar tarif. Berat volumetrik dihitung dari dimensi paket, umumnya dengan rumus panjang × lebar × tinggi dibagi 6.000 atau 5.000 sesuai kebijakan penyedia jasa.
Artinya, barang yang ringan tetapi berukuran besar tetap bisa dikenakan biaya lebih tinggi karena membutuhkan ruang lebih banyak saat dikirim.
Semakin jauh tujuan pengiriman, biasanya semakin besar biaya transportasinya. Namun, akses ke lokasi tujuan juga berpengaruh. Pengiriman ke daerah terpencil atau remote area umumnya lebih mahal dibanding antar-kota besar karena membutuhkan proses dan sumber daya tambahan.
Bagi pengiriman internasional, seperti impor barang, biaya ini bisa mencakup bea masuk dan tarif lainnya, yang sering dicantumkan dalam shipping advice untuk memberi informasi lengkap tentang biaya yang terlibat.
Pilihan jenis layanan pengiriman mempengaruhi tarif shipping fee. Layanan express atau fast delivery cenderung lebih mahal daripada layanan regular. Agar mendapatkan penawaran estimasi tarif berdasarkan jenis layanan yang digunakan, perusahaan umumnya mengambil shipping quotation dari layanan pengiriman.
Layanan pengiriman special, misalnya layanan pengiriman material sensitif dan bahaya, juga akan dikenai tarif tambahan yang lebih tinggi, sama halnya dengan tarif bahan bakar seperti BAF yang seringkali ditambahkan pada logistik.
Alamat tujuan menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi biaya pengiriman. Pengiriman yang menggunakan biaya bea impor yang cukup tinggi pun dapat mempengaruhi jumlah pengeluaran. Hal ini dikarenakan biaya freight merupakan seluruh biaya yang muncul dari proses pengiriman barang tersebut.
Beberapa perusahaan pengiriman juga memiliki program diskon atau diskon biaya pengiriman, khususnya untuk pengiriman dalam jumlah besar atau untuk pelanggan tetap. Diskon tersebut dapat memangkas biaya pengiriman yang signifikan dan membantu bisnis atau individu menekan biayanya, terutama jika mereka adalah pengiriman yang rutin atau dalam jumlah besar.
Dalam rantai pasok global, keberadaan mereka adalah hal yang sangat penting untuk kelancaran aliran benda dan menentukan biayanya. Pelajaran tentang bagaimana bekerja berbagai tipe pelabuhan dapat memberi pengetahuan tambahan tentang proses pengiriman lintas batas.
Shipping fee dan delivery fee seringkali digunakan secara bergantian, namun keduanya memiliki perbedaan. Shipping fee merujuk pada biaya yang dibayar untuk pengiriman barang dari satu lokasi ke lokasi lainnya, termasuk biaya transportasi dan kadang-kadang pengemasan atau penanganan.
Biaya pengiriman tersebut umumnya ditentukan oleh berat, ukuran, serta jarak pengiriman, dan juga bisa termasuk dalam freight in dan freight out, bergantung kepada siapa yang membayar transportasinya dari dan ke tempat.
Sementara itu, biaya delivery merupakan biaya yang dikenakan untuk pengiriman barang dari titik pengiriman yang terakhir ke tempat pengiriman akhir seperti pengiriman ke rumah atau kantor. Delivery fee biasanya lebih kecil daripada shipping fee dan sering kali dihitung berdasarkan jarak atau lokasi spesifik penerima.
Baca juga: Freight Cost Calculator, Hitung Akurat Biaya Pengiriman
ScaleOcean Atlas Logistics adalah sistem ERP logistik yang didukung oleh ScaleMind AI yang memudahkan bisnis untuk mengurangi pengeluaran pengiriman dan logistiknya. Perangkat lunak ini mengolah data operasional secara real-time, sehingga bisa memudahkan pengambilan keputusan dengan cepat dan akurat.
Dalam satu platform, ScaleOcean dapat menghubungkan berbagai proses bisnis, mulai dari perencanaan, pemesanan, dan pelacakan pengiriman. Visibilitas yang lebih menyeluruh ini memudahkan tim memantau aktivitas dan biaya logistik tanpa harus mengandalkan data dari sistem yang terpisah.
Modul seperti kalkulasi biaya otomatis, analisis margin, dan rekomendasi moda transportasi membantu mengurangi kesalahan perhitungan sekaligus menjaga efisiensi pengiriman. Dengan demikian, perusahaan dapat mengelola biaya logistik secara lebih terukur dan transparan.
Modul-modul Software Logistik ScaleOcean:
Shipping fee adalah biaya yang dikenakan oleh penyedia layanan logistik untuk mengirimkan barang dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti berat barang, jarak pengiriman, jenis layanan, serta dimensi barang.
Selain itu, penjual, penyedia jasa pengiriman, platform e-commerce, dan pemerintah merupakan pihak yang menentukan shipping fee. Dengan memahami faktor-faktor ini, baik pelanggan maupun bisnis dapat mempersiapkan anggaran pengiriman yang lebih akurat dan menghindari biaya tak terduga.
Mengoptimalkan biaya pengiriman juga berkontribusi pada pengalaman pelanggan yang lebih baik dan meningkatkan daya saing bisnis. Untuk mengetahui bagaimana ScaleOcean dapat membantu bisnis Anda mengelola proses logistik dengan lebih optimal, jadwalkan konsultasi bersama tim kami.
Shipping fee adalah tarif yang dibayar oleh pembeli untuk mengirim barang dari penjual ke alamat tujuan. Biaya ini mencakup ongkos transportasi melalui darat, laut, atau udara, serta sering kali termasuk biaya pengemasan dan penanganan.
Biaya pengiriman timbul akibat berbagai biaya operasional yang dikeluarkan oleh jasa pengiriman untuk memindahkan barang. Beberapa faktor utama yang mempengaruhi biaya ini meliputi jarak, berat dan dimensi paket, jenis layanan (misalnya reguler atau ekspres), serta layanan tambahan seperti asuransi.
Untuk menekan biaya pengiriman, Anda bisa membandingkan berbagai layanan ekspedisi, mengemas barang dengan efisien agar meminimalkan ruang kosong, serta memilih metode pengiriman yang sesuai (misalnya, menggunakan layanan reguler dibandingkan ekspres).