Dalam pengiriman barang, keterlambatan satu kontainer saja bisa berdampak pada penundaan jadwal distribusi, munculnya biaya tambahan, dan kehilangan kepercayaan dari pelanggan. Oleh karena itu, perusahaan perlu melakukan tracking container untuk memantau posisi barang secara real-time. Dengan begitu, tim bisa segera mengambil tindakan saat muncul hambatan dalam proses pengiriman.
Saat ini, pelacakan kontainer bisa dilakukan dengan bantuan teknologi digital. Perusahaan bisa menggunakan platform dari perusahaan pelayaran atau penyedia layanan logistik untuk memantau status pengiriman secara langsung. Tanpa sistem pelacakan yang baik, risiko seperti keterlambatan, kerusakan barang, hingga kehilangan kontainer akan lebih sulit dicegah.
Bagi industri logistik, kendala seperti keterlambatan, kerusakan, atau kehilangan kontainer tidak hanya mengganggu operasional, tetapi juga bisa memengaruhi kepercayaan pelanggan. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas pentingnya tracking kontainer, langkah pelacakan yang perlu diperhatikan, serta peran software freight forwarding untuk memudahkan proses pengiriman.
- Tracking kontainer dalam pengiriman bertujuan agar barang sampai tepat waktu, mengurangi keterlambatan, kerusakan, dan meningkatkan transparansi.
- Cara tracking kontainer melibatkan informasi nomor kontainer, mengunjungi platform pelacakan, dan memantau status serta lokasi barang secara real-time.
- Fitur freight forwarding software menyediakan pelacakan real-time, manajemen kontainer, serta notifikasi untuk meningkatkan efisiensi dan komunikasi dalam pengiriman.
Pentingnya Tracking Container dalam Pengiriman Barang
Dalam proses pengiriman barang, terutama untuk ekspor dan impor logistik, pelacakan kontainer menjadi langkah penting untuk memastikan kelancaran dan ketepatan waktu pengiriman. Pelacakan kontainer memberikan transparansi dalam setiap tahap pengiriman, memungkinkan perusahaan dan pelanggan untuk mengetahui status barang yang dikirim. Beberapa manfaat dari pelacakan kontainer adalah:
1. Meningkatkan Transparansi Pengiriman
Perusahaan dapat memantau pergerakan barang secara real-time karena mereka melakukan tracking kontainer. Informasi ini berupa gambaran jelas tentang lokasi barang, yang menyatakan apakah barangnya sudah sampai di pelabuhan atau masih dalam perjalanan. Transparansi ini membantu sistem logistik nasional agar dapat lebih terhubung dan mudah dipantau. Maka dari itu, perusahaan dapat membangun kepercayaan pelanggan terhadap pelayanan yang dberikan karena informasinya sudah jelas.
2. Meminimalisir Risiko Keterlambatan
Lalu, tracking container merupakan salah satu cara untuk mencegah keterlambatan pengiriman barang. Jika perusahaan mengetahui lokasi dan status kontainer secara real-time, perusahaan bisa mengambil tindakan preventif ketika terjadi masalah selama pengiriman berlangsung.
3. Meningkatkan Efisiensi Operasional
Sistem pelacakan yang terintegrasi berperan dalam membantu perusahaan dalam merancang rute transportasi serta merencanakan kegiatan pengiriman. Informasi yang didapatkan dari tracking juga memudahkan pengaturan jadwal pengiriman. Selain itu, efisiensi operasional ini juga melibatkan perencanaan muatan yang tepat, termasuk perhitungan kubikasi barang sebelum loading ke kontainer. Hal ini tidak hanya mempercepat proses, tetapi juga mengurangi biaya terkait dengan pengiriman barang.
4. Meminimalkan Risiko Kehilangan atau Kerusakan Barang
Lebh lanjut, perusahan bisa mendeteksi masalah, seperti kehilangan atau kerusakan, pada kontainer barang dengan pelacakan yang akurat. Informasi pelacakan real-time dapat membantu perusahaan memantau kondisi barang selama proses pengiriman. Jika muncul kendala, tim dapat segera mengambil tindakan untuk mengurangi risiko kerugian atau kerusakan barang.
Cara Tracking Container Logistik
Agar pengiriman tetap berjalan aman dan tepat waktu, perusahaan perlu memantau posisi kontainer secara berkala. Dengan tracking container, setiap kendala bisa lebih cepat terlihat, sehingga tim dapat segera mengambil langkah sebelum proses distribusi terganggu. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda terapkan:
1. Siapkan Informasi Penting
Pertama, siapkan informasi yang diperlukan, seperti nomor kontainer atau Bill of Lading (B/L). Nomor kontainer biasanya terdiri dari empat huruf dan tujuh angka, contoh: ABCD1234567, yang merupakan kode unik untuk setiap kontainer.
2. Kunjungi Website atau Aplikasi Resmi
Setelah menyiapkan informasi, kunjungi website atau aplikasi resmi perusahaan pelayaran yang mengantar kargo Anda melalui menu “track” atau “tracking.” Selain itu, sistem e-logistik dalam e-commerce juga mempermudah proses ini sebab pelacakan kontainer dapat terhubung langsung dengan status pesanan, pembaruan ETA, hingga notifikasi otomatis ke pelanggan. Integrasi ini membantu perusahaan dalam memantau proses pengiriman dari awal hingga akhir. Jika terjadi perubahan jadwal atau rute, tim dapat segera berkoordinasi dan mengambil langkah yang tepat.
3. Input Nomor Kontainer atau B/L
Setelah membuka platform tracking, masukkan nomor kontainer atau B/L yang sudah disiapkan. Sistem ini akan langsung mencari data yang terhubung dengan nomor yang dimasukkan untuk memberi informasi mengenai posisi kontainer Anda serta estimasi waktu kedatangan. Proses ini sangat cepat, sehingga Anda bisa mendapatkan update status pengiriman dalam waktu singkat.
4. Aplikasi Mobile
Aplikasi mobile menjadi cara mudah untuk tracking container logistik karena Anda bisa memantau status pengiriman secara real-time. Pengguna cukup mengunduh aplikasi resmi dari perusahaan pelayaran atau industri logistik untuk memeriksa posisi kontainer, jadwal kedatangan, serta mengantisipasi potensi keterlambatan.
Menurut studi dari Universitas PGRI Semarang, implementasi teknologi pelacakan kontainer secara digital di logistik nasional berdampak pada penurunan rata-rata biaya penyimpanan kontainer di pelabuhan dari US$ 2,4/ton menjadi US$ 1,8/ton. Selain itu, terjadi juga peningkatan persentase pengiriman langsung dari pelabuhan ke konsumen dari 17,3% menjadi 22% setelah penerapan sistem tersebut.
5. Pemantauan Melalui GPS dan IoT
Pemantauan melalui GPS dan IoT dapat perusahaan logistik melacak posisi kontainer secara real-time, termasuk status “departed from transit“. Teknologi ini membantu perusahaan untuk memantau posisi barang, memperkirakan waktu kedatangan, dan melihat potensi kendala selama perjalanan. Dengan begitu, proses pengiriman menjadi lebih efisien, transparan, dan mudah dipantau oleh pengirim maupun penerima barang.
6. Cek Status dan Lokasi
Setelah memasukkan nomor, sistem pelacakan akan menampilkan status dan lokasi terkini pada kontainer yang Anda lacak. Anda akan melihat apakah kontainer sedang berada di pelabuhan, dalam perjalanan atau sudah sampai di tujuan.
Bagi tim logistik yang menangani dokumen dan pengiriman, container release order berperan penting agar proses distribusi berjalan legal, rapi, dan mudah dikelola.
7. Notifikasi
Beberapa sistem pelacakan juga menawarkan fitur notifikasi, yakni peringatan melalui email atau SMS jika ada perubahan dalam status atau lokasi kontainer. Karena notifikasi, perusahaan bisa endapatkan update terkait pengiriman tanpa perlu mengecek status kontainer secara berulang kali.
Selain itu, pengunaan rekomendasi aplikasi logistik terbaik seperti ScaleOcean dapat memberikan pelacakan real-time, notifikasi otomatis, serta dashboard terpusat yang mempermudah Anda mengelola semua proses logistik dari satu platform.
Fitur Freight Forwarding Software untuk Lacak Kontainer
Freight forwarding software telah terbukti andal membantu perusahaan 3PL logistik melacak kontainer dan mengelola pengiriman dengan lebih efisien. Software ini mengintegrasikan berbagai aspek ke satu platform yang mudah diakses, sehingga Anda bisa mengoptimalkan operasional logistik dan meningkatkan kepuasan klien. Apa saja keunggulan yang dimiliki sistem ini?
1. Container Management
Fitur container management dalam freight forwarding software memungkinkan perusahaan 3PL untuk mengorganisir dan mengawasi seluruh inventaris kontainer secara efisien. Dengan menggunakan software ini, Anda dapat dengan mudah mencatat kondisi setiap kontainer, statusnya, lokasi, dan detail terkait lainnya dalam container release order.
2. Shipping Management
Software ini didukung teknologi canggih yang bisa merencanakan, melaksanakan, dan memonitor proses pengiriman barang. Mulai dari mengatur jadwal pengiriman, memilih moda transportasi, dan koordinasi antar vendor transportasi dapat dilakukan pada satu platform saja. Bahkan fitur ini mampu mengoptimalkan rute pengiriman dan memastikan bahwa barang dapat diantar sesuai estimasi waktu yang telah ditetapkan.
3. Real-Time Tracking
Jika Anda mencari container tracking system yang mampu melakukan pelacakan secara real-time, freight forwarding software adalah solusinya. Fitur ini memberikan pembaruan terus-menerus tentang posisi kontainer, sehingga Anda dan klien dapat melihat lokasi barang secara akurat kapanpun dan dimanapun.
Informasi ini penting untuk mengelola ekspektasi klien dan merencanakan logistik lanjutan, seperti penyusunan jadwal penerimaan di gudang atau persiapan port of discharge lebih lanjut. Real-time tracking juga meningkatkan keamanan muatan, karena perusahaan dapat dengan cepat mendeteksi jika terjadi masalah.
4. Alerts & Notifications
Dengan fitur ini, Anda dapat mengatur notifikasi untuk berbagai kondisi. Misalnya ketika kontainer tiba di suatu lokasi, mengalami keterlambatan, atau perlu penanganan lebih lanjut. Jadi, dengan ini pihak 3PL logistik bisa secara aktif menangani masalah keterlambatan pengiriman sehingga mengurangi downtime yang tidak diinginkan.
Selain itu, alerts and notifications membantu menjaga komunikasi antara perusahaan 3PL, klien, dan vendor lainnya, sehingga semua pihak dapat merespons dengan cepat jika ada perubahan rencana pengiriman.
Baca juga: Stripping Container Adalah: Arti, Fungsi, dan Prosedurnya
Kesimpulan
Tracking kontainer perlu dilakukan agar proses pengiriman barang berjalan lancar, tepat waktu, dan tidak ada risiko keterlambatan atau kehilangan. Perusahaan logistik bisa memantau lokasi kontainer secara real-time, dimana hal ini dapat memudahkan komunikasi dengan pelanggan serta menjaga efisiensi dan transparansi operasional.
ScaleOcean freight forwarding system merupakan solusi bagi 3PL yang ingin mengatasi tantangan pelacakan dengan fitur unggulan untuk pemantauan real-time, mengurangi downtime, dan membantu meningkatkan kepuasan klien.
Dengan teknologi ini, bisnis Anda dapat lebih unggul di pasar logistik yang kompetitif. Segera dapatkan demo gratis ScaleOcean dan rasakan langsung bagaimana sistem kami memaksimalkan efisiensi dan keunggulan operasional perusahaan Anda!
FAQ:
1. Bagaimana cara tracking container?
Siapkan nomor kontainer atau Bill of Lading (B/L), kunjungi website atau aplikasi resmi perusahaan pelayaran, masukkan nomor kontainer atau B/L untuk mendapatkan status dan lokasi terkini, manfaatkan fitur notifikasi untuk pembaruan otomatis jika ada perubahan dalam status atau lokasi pengiriman.
2. Apa yang dimaksud dengan tracking dalam sistem logistik?
Tracking adalah sistem yang digunakan untuk memantau perjalanan paket dalam proses pengiriman yang dilakukan oleh jasa ekspedisi. Dengan sistem ini, baik pengirim maupun penerima dapat dengan mudah mengetahui lokasi dan status pengiriman barang.
3. Apa itu trucking container?
Trucking container adalah sistem pengangkutan barang dengan truk yang dirancang khusus untuk membawa kontainer. Truk ini memiliki ukuran yang sesuai dengan dimensi kontainer, memudahkan perpindahan antar moda transportasi, seperti dari kapal laut ke truk atau sebaliknya.









