
Dalam menjaga bisnis logistik tetap strategis dan sesuai dengan standar ditetapkan, ada satu aspek penting yang harus diperhatikan dengan baik, yaitu sistem logistik nasional. Sislognas adalah sistem yang dikembangkan oleh pemerintah Indonesia, tepatnya oleh Kementerian Perhubungan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Proses dalam implementasi sistem logistik nasional ini melewati banyak kompleksitas yang mengharuskan perusahaan untuk mengelolanya dengan efektif dan terintegrasi. Maka dari itu, perusahaan untuk memahami aspek ini secara menyeluruh untuk menciptakan sistem logistik yang lebih efisien dan terintegrasi di seluruh Indonesia.
Penggunaannya akan memberikan keuntungan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam rantai pasok logistik di indonesia, seperti perusahaan logistik, pelaku usaha, dan instansi pemerintah. Di sini akan dibahas lengkap mulai dari pengertian serta UU sistem logistik nasional yang berlaku di Indonesia. Simak selengkapnya di sini!
Sistem logistik nasional (Sislognas) adalah upaya pemerintah Indonesia untuk mengintegrasikan segala elemen logistik dalam menciptakan rantai pasokan yang efisien. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan aliran barang domestik dan internasional melalui kerja sama antara swasta dan pemerintah.
Sislognas akan memastikan kelancaran mata rantai pasok dan distribusi barang dari satu lokasi ke lokasi lain dengan jumlah yang sesuai pada skala nasional yang dibutuhkan. Ini berlaku sesuai dengan PerPres No. 26 Tahun 2012 tentang Cetak Biru Pengembangan Sistem Logistik Nasional.
Selain itu, sistem informasi logistik ini juga akan membantu mempercepat alur saluran distribusi, dan memastikan barang dapat sampai ke pasar lebih cepat dan tepat waktu. Dengan begitu, biaya logistik akan berkurang, terutama untuk distribusi barang ke wilayah kepulauan.
Kebijakan Sislognas melibatkan berbagai pihak yang saling terhubung untuk memastikan kelancaran arus barang di Indonesia. Ruang lingkupnya mulai dari penetapan regulasi oleh pemerintah hingga pemenuhan kebutuhan konsumen secara tepat sebagai berikut:

Sislognas merupakan aspek penting yang akan memberikan banyak manfaat strategi bagi pebisnis logistik di Indonesia. Adanya integrasi elemen logistik menjadikan Sislognas dapat membuka peluang bisnis baru dan meningkatkan daya saing di pasar global. Ini beberapa manfaat yang didapat dari Sislognas:
Adanya Sislognas akan membantu perusahaan logistik dalam mengurangi biaya operasional dengan memperbaiki rute pengiriman, mengurangi waktu tunggu, dan meningkatkan efisiensi pergudangan.
Program logistik yang terintegrasi ini memungkinkan pengelolaan distribusi yang lebih baik, sehingga pebisnis dapat menekan pemborosan, meningkatkan keuntungan, dan memenuhi kebutuhan pasar dengan lebih efektif. Hal ini berlaku untuk berbagai jenis bisnis logistik, termasuk cold chain logistics yang memerlukan pengelolaan suhu khusus.
Sistem logistik nasional berperan penting dalam mempercepat dan meningkatkan efisiensi proses logistik di Indonesia. Dengan demikian, biaya logistik dapat ditekan secara signifikan, yang pada akhirnya meningkatkan daya saing produk-produk Indonesia di pasar domestik maupun global.
Selain aspek bisnis, sislognas juga berkontribusi menjaga ketersediaan dan distribusi barang-barang pokok serta kebutuhan strategis secara merata dan tepat waktu. Kondisi ini membantu menstabilkan harga barang di pasar sehingga menjadi lebih terjangkau oleh masyarakat luas.
Dengan sistem distribusi yang efisien, kesejahteraan rakyat pun dapat meningkat karena kebutuhan pokok lebih mudah dipenuhi tanpa gejolak harga yang tajam.
Sislognas juga memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan nasional. Dengan menjamin kelancaran distribusi barang-barang penting secara konsisten, sistem ini membantu mencegah gangguan pasokan yang bisa menimbulkan ketidakstabilan.
Sistem logistik nasional mendukung konektivitas antarwilayah, termasuk daerah terpencil, sehingga perusahaan lebih mudah menjangkau pasar yang sebelumnya sulit diakses. Penerapan e-logistik dalam e-commerce memungkinkan distribusi barang berlangsung lebih cepat, terintegrasi, dan terdigitalisasi.
Selain memperlancar distribusi, sistem logistik yang terhubung membuka peluang ekspansi bisnis secara berkelanjutan. Dampaknya mencakup peningkatan pangsa pasar, perluasan jangkauan layanan, serta penguatan mata rantai distribusi di tingkat nasional.
Sislognas juga akan memberikan manfaat yang dapat mendorong sinergi lebih baik antara pebisnis logistik, pemerintah, dan mitra lainnya dalam ekosistem logistik. Adanya kolaborasi ini akan menciptakan hubungan yang saling menguntungkan dan mendukung stabilitas operasional.
Manfaat berikutnya sistem logistik adalah membuat proses logistik lebih cepat, akurat, dan efisien, sehingga dapat membuat perusahaan mampu memberikan layanan logistik yang maksimal serta memenuhi ekspektasi pelanggan. Layanan yang andal akan meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperkuat reputasi perusahaan.
Sistem logistik nasional adalah fondasi utama dalam proses distribusi barang di Indonesia. Luasnya wilayah dan geografis yang beragam, adanya Sislognas akan mengintegrasikan elemen-elemen logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Ini beberapa komponen utama yang harus diperhatikan:
Sislognas akan memprioritaskan distribusi komoditas seperti bahan pokok, energi, dan produk strategis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga di seluruh wilayah, bahkan daerah terpencil. Adanya siklus logistik ini, akan membuat distribusi lebih cepat, efisien, dan terjangkau untuk mendukung pemerataan ekonomi.
Komponen berikutnya sistem logistik adalah infrastruktur logistik, mencakup mengintegrasikan moda transportasi dalam sistem logistik terkelola seperti pelabuhan, bandara, kereta api, dan jalan raya. Adanya sistem ini akan memastikan infrastruktur dapat mendukung konektivitas antawilayah, dan distribusi barang dapat berjalan lancar.
Selanjutnya teknologi dan sistem informasi logistik juga menjadi aspek penting, di mana adanya teknologi akan mempermudah proses integrasi data dan proses logistik dalam Sislogas. Perusahaan juga dapat memantau pergerakan barang real-time, mengelola inventory, dan membuat keputusan tepat berbasis data.
Pelaku logistik seperti penyedia transportasi logistik, pergudangan, dan distributor juga menjadi komponen penting lainnya. Dengan kolaborasi antar pihak, komponen dalam siklus logistik ini akan memastikan operasional lebih efisien, serta integrasi pelaku logistik yang memungkinkan proses pengiriman barang menjadi lebih cepat, akurat, dan hemat biaya.
Berbagai jenis layanan logistik turut berperan di sini, mulai dari layanan pengiriman umum hingga layanan khusus seperti cold chain logistics yang menangani produk sensitif suhu.
Adanya regulasi juga penting untuk mendukung efisiensi sistem logistik nasional. UU sistem logistik nasional yang menjadi kebijakan pemerintah seperti penyederhanaan prosedur birokrasi dan insentif investasi dirancang untuk mengurangi hambatan dalam distribusi barang.

Peran pemerintah sangat krusial dalam memastikan keberhasilan Sistem Logistik Nasional. Selain sebagai pengatur, pemerintah juga berfungsi sebagai fasilitator yang menyediakan berbagai dukungan penting. Dibawah ini adalah peran pemerintah dalam pengatur sistem informasi logistik :
Pemerintah berperan penting dalam membangun dan memperkuat infrastruktur logistik seperti jalan raya, pelabuhan, dan bandara. Infrastruktur yang memadai memastikan kelancaran distribusi barang di seluruh wilayah dan mengurangi hambatan operasional dalam sistem logistik nasional.
Penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam manajemen logistik terus didorong oleh pemerintah. Teknologi ini mempercepat proses operasional, meningkatkan akurasi data, serta mendukung tracking container logistik secara real-time, sehingga pemantauan pergerakan barang menjadi lebih transparan dan efisiensi logistik meningkat secara signifikan.
Selanjutnya, pemerintah menetapkan kebijakan dan regulasi yang mendukung Sislognas, termasuk aturan di bidang perdagangan, bea cukai, dan transportasi. Regulasi ini bertujuan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pelaku usaha agar proses logistik berjalan aman, cepat, dan transparan.
Melalui program pelatihan dan pengembangan kompetensi, pemerintah memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor logistik. Peningkatan kemampuan tenaga kerja ini penting untuk menghadapi tuntutan operasional yang terus berkembang dalam industri logistik.
Terakhir, pemerintah menyediakan dukungan finansial berupa insentif dan subsidi untuk memperkuat kegiatan logistik. Bantuan ini membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas operasional dan mengadopsi inovasi, sehingga daya saing bisnis logistik nasional semakin kuat.

Dalam menjalankan sistem logistik nasional, perusahaan perlu memperhatikan proses kompleks yang memiliki tantangan dan hambatan yang harus diatasi dengan baik. Setelah memahami pengertian sistem logistik nasional, Ini beberapa hambatan perlu diatasi untuk memastikan Sislognas berjalan optimal:
Tantangan pertama bisa terjadi terkait kesenjangan infrastruktur di wilayah terpencil, di mana banyak daerah yang masih kekurangan fasilitas dasar seperti pelabuhan, jalan, dan gudang yang bisa menghambat proses distribusi barang. Apalagi kondisi geografis Indonesia berupa kepulauan yang bisa menambah kompleksitas aspek ini.
Solusinya bisa dilakukan pemerintah dan perusahaan swasta yang harus mempercepat pembangunan infrastruktur logistik di wilayah tertinggal melalui program prioritas nasional, insentif investasi, dan pemanfaatan teknologi transportasi yang sesuai dengan kondisi geografis.
Menurut Pelindo, biaya logistik di Indonesia mencapai 14% dari PDB (Produk Domestik Bruto) jauh lebih tinggi dibanding negara berkembang lain yang hanya mencapai 9-11%. Ini disebabkan tidak efisiennya operasional logistik, tingginya biaya transportasi, maupun hambatan regulasi.
Untuk itu, setiap perusahaan logistik perlu melakukan optimalisasi rute pengiriman, penghapusan hambatan birokrasi, dan memiliki teknologi terintegrasi untuk menjadwalkan pengiriman dan mengelola segala biaya yang terlibat. Untuk membantu dalam kegiatan tersebut, bisnis-bisnis dunia cenderung memilih untuk menerapkan sistem logistik seperti ScaleOcean.
Hambatan juga bisa terjadi karena tidak efisiennya sinkronisasi antara pelaku, baik pihak perusahaan logistik, pemerintah, dan pelaku usaha lainnya. Ini akan menyebabkan inefisiensi seperti terjadinya tumpang tindih rencana pengembangan, atau kurangnya transparansi dalam akses data yang bisa berdampak pada terlambatnya implementasi Sislognas.
Solusi bisa dilakukan dalam siklus logistik adalah dengan membentuk forum komunikasi reguler antara pemerintah, pelaku usaha dan perusahaan logistik untuk meningkatkan kolaborasi. Itulah pentingnya penggunaan software informasi logistik yang mampu menciptakan transparansi juga menjadi langkah penting dalam mengatasi kendala ini.

Penting bagi setiap perusahaan untuk menjalankan sistem logistik terdepan untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing di pasar yang semakin dinamis. Untuk itu, diperlukan strategi tepat agar bisa mengoptimalkan elemen sistem informasi logistik secara menyeluruh. Ini strategi yang bisa Anda lakukan:
Untuk mengoptimalkan prosesnya, Anda bisa melakukan investasi pada teknologi logistik meliputi sistem manajemen logistik (LMS) dan teknologi seperti IoT, GPS, dan tracking apps lain yang dapat memantau pergerakan barang secara real–time, memperkirakan kebutuhan pasa, dan mengelola inventory secara menyeluruh.
Anda bisa menggunakan aplikasi logistik terbaik yang mampu terintegrasi dengan berbagai modul bisnis logistik dalam satu sistem, sehingga penerapannya akan mempercepat proses komunikasi dan pengambilan keputusan, serta operasional menjadi lebih efisien dan transparan.
Penting untuk meningkatkan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan perusahaan logistik, serta menciptakan ekosistem ekosistem logistik yang lebih efisien, terintegrasi, dan berdaya saing juga menuntut integrasi dengan mitra eksternal. Adanya kerjasama yang efektif, akan membuat perusahaan mudah dalam memanfaatkan sumber daya bersama, seperti fasilitas pergudangan atau alat transportasi, sehingga menekan biaya operasional.
Infrastruktur yang ada juga harus mendukung Sislognas ini agar efisien, di mana pembangunan pelabuhan, jalan, bandara, dan pusat distribusi harus dipercepat. Terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Hal ini akan memperkuat konektivitas antarwilayah, dan proses distribusi akan lebih lancar.
Strategi lain dalam siklus logistik juga seperti melakukan optimalisasi rute distribusi juga penting untuk mengurangi biaya dan waktu pengiriman. Anda bisa melakukan analisis berbasis data dan menentukan jalur terbaik untuk setiap pengiriman dan meminimalkan hambatan di sepanjang rute.
Selain pentingnya UU sistem logistik nasional yang harus dipatuhi, penggunaan freight forwarding software juga harus diterapkan untuk membantu memudahkan pengelolaan rute, sehingga dapat memastikan barang sampai tepat waktu, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan menciptakan proses yang lebih efisien.
Software logistik ScaleOcean dapat menjadi solusi terintegrasi untuk membantu perusahaan mengelola operasional Sislognas secara lebih efisien, terkontrol, dan mudah. Dengan kemampuan integrasi yang lengkap, software ini memudahkan perusahaan menyatukan data, proses, dan alur kerja logistik dalam satu sistem.
Tidak hanya itu, ScaleOcean juga akan membantu perusahaan dalam beradaptasi dengan kebijakan dan regulasi yang ditetapkan Sislognas, dan memastikan setiap proses logistik akan sesuai dengan setiap kepatuhan dalam distribusi barang. ScaleOcean juga akan menawarkan demo gratis dan konsultasi dengan tim profesional untuk lebih memahami bagaimana sistem bekerja optimalkan bisnis Anda.
Ada beberapa fitur unggulan yang ditawarkan ScaleOcean software logistik, diantaranya:
Sebagai gambaran, Anda dapat melihat bagaimana ScaleOcean membantu Beumer Group dalam menyederhanakan proses operasional bisnis melalui sistem yang lebih terintegrasi, efisien, dan mudah dipantau. Melalui sistem yang lebih terintegrasi, efisien, dan mudah dipantau, perusahaan dapat mengelola kebutuhan operasional dengan lebih terstruktur.
“Melalui ScaleOcean ERP, perusahaan mampu menekan biaya administrasi hingga 80%, menyelaraskan perencanaan dengan realisasi biaya setiap proyek, serta meningkatkan efisiensi operasional secara menyeluruh.”
Tan Kian Pin – IT Manager
Baca juga: Dokumen Logistik: Arti, Jenis, dan Cara Pengelolaannya
Dari pengertian sistem logistik nasional secara menyeluruh, dapat disimpulkan bahwa efisiensinya sangat penting bagi perusahaan untuk menghadapi tantangan bisnis modern dan memperkuat daya saing di pasar global. Maka dari itu, perlu adanya strategi efektif untuk mendukung penerapan Sislognas tetap optimal dan mengembangkan bisnis.
Agar mempermudah pengelolaanya, Anda bisa menggunakan aplikasi logistik ScaleOcean, yang menjadi solusi unggulan bagi perusahaan untuk mengintegrasikan proses dan program logistik secara efektif.
Penerapan teknologi ini akan memastikan Sislognas di perusahaan Anda dapat dijalankan dengan optimal, serta proses distribusi dan rantai pasok logistik bisa lebih mudah dikelola. Lakukan demo gratis dan konsultasi gratisnya segera untuk dapatkan keunggulan terbaik bagi bisnis Anda.
Sistem logistik nasional (Sislognas) adalah kebijakan pemerintah untuk mengintegrasikan seluruh elemen logistik guna meningkatkan efisiensi dan daya saing nasional.
Komponen utama Sislognas meliputi komoditas strategis, infrastruktur logistik, teknologi informasi, pelaku usaha logistik, serta regulasi dan kebijakan pendukung.
Sislognas membantu perusahaan menekan biaya, mempercepat distribusi, memperluas akses pasar, meningkatkan kolaborasi, dan memperkuat reputasi bisnis.