Waybill: Definisi, Manfaat, serta Fungsinya dalam Logistik

Posted on
Share artikel ini

Apakah Anda pernah terpikir bagaimana cara memantau barang yang sedang dikirim oleh jasa pengiriman barang secara real-time? Nah, jawabannya ada pada pengelolaan dokumen logistik yang bernama waybill.

Waybill apakah sama dengan resi? Iya, kedua dokumen ini merupakan berkas yang sama. Dokumen berfungsi sebagai dokumen pengiriman yang mencatat semua informasi penting tentang barang, mulai dari pengirim, penerima, hingga rute dan tujuan pengiriman.

Tanpa nota pengiriman barang, pengiriman barang antar negara atau kota besar akan menjadi lebih sulit untuk dilacak dan dikelola. Selain itu, dokumen ini juga memiliki manfaat penting dalam proses bea cukai dan transaksi pengiriman.

Artikel ini akan menjelaskan lebih lanjut tentang apa itu waybill number, manfaatnya, dan bagaimana fungsinya dalam dunia logistik yang semakin berkembang.

starsKey Takeaways
  • Waybill adalah dokumen pengiriman yang mengidentifikasi pengirim, penerima, asal, tujuan, dan deskripsi barang, tetapi tidak berfungsi sebagai bukti kepemilikan atau jaminan.
  • Waybill number adalah nomor unik yang digunakan untuk mengidentifikasi dan melacak status pengiriman barang dari titik awal hingga sampai ke tujuan.
  • Dokumen ini berfungsi sebagai bukti penerimaan barang, kontrak pengiriman, dokumen pelacakan, dan dokumen identifikasi barang.
  • Anda bisa menyusun dokumen waybill dan dokumen logistik lainnya secara otomatis dan sinkron real-time dengan software logistik ScaleOcean.

Coba Demo Gratis!

requestDemo

1. Apa itu Waybill?

Waybill adalah dokumen transportasi yang berfungsi sebagai tanda terima pengiriman barang oleh pihak pengangkut. Dokumen yang tidak dapat dinegosiasikan ini mencatat rincian lengkap barang yang dikirim, termasuk nama pengirim dan penerima, detail barang, titik asal, rute, hingga tujuan pengiriman.

Waybill tidak hanya menjadi bukti kontrak antara pengirim dan pengangkut, tetapi juga memungkinkan pelacakan pengiriman secara efisien sepanjang perjalanan.

Meskipun sangat penting untuk identifikasi dan kelancaran logistik, perlu diingat bahwa waybill tidak berfungsi sebagai bukti kepemilikan barang, berbeda dengan dokumen seperti bill of lading atau telex release yang memberikan hak kepemilikan.

Laporan industri memperkirakan nilai pasar same-day delivery Asia-Pasifik mencapai USD 45,24 miliar pada 2025 dan meningkat menjadi USD 48,71 miliar pada 2026. Pertumbuhan ini bergantung pada dokumen pengiriman elektronik seperti waybill dan e-AWB serta visibilitas logistik real-time untuk memenuhi kebutuhan pengiriman cepat di China, India, dan negara Asia lainnya.

2. Manfaat dan Fungsi Waybill

Manfaat dan Fungsi Waybill

Jika dilihat dari fungsinya, waybill umumnya digunakan sebagai bukti penerimaan barang, kontrak pengiriman, alat pelacakan, sekaligus identitas barang selama proses distribusi. Inilah beberapa fungsi utama dari delivery waybill adalah:

a. Bukti Penerimaan Barang

Nota pengiriman barang berfungsi sebagai tanda bukti bahwa barang telah diterima oleh pihak pengangkut untuk dikirim ke tujuan. Sebagai bukti resmi, waybill memastikan bahwa pengirim telah menyerahkan barang kepada carrier dan penerima akan mendapatkan barang sesuai dengan rincian yang tercantum dalam dokumen.

b. Kontrak Pengiriman

Manfaat yang selanjutnya, Waybill juga memuat kesepakatan tertulis soal tanggung jawab pengirim dan penerima. Namun, bagaimana jika barang rusak di jalan? Dokumen ini dapat menjadi titik acuan resmi untuk mengajukan klaim. Berkat dasar hukum yang jelas ini, risiko salah paham di lapangan pun bisa dihindari.

c. Alat Bantu Pelacakan

Agar pengiriman tetap berada di jalur yang benar, tim operasi membutuhkan acuan yang jelas sejak barang mulai bergerak. Waybill mencatat titik muat, rute perjalanan, hingga lokasi tujuan secara runtut. Dari dokumen ini, kurir lapangan bisa mengikuti arahan pengiriman dengan lebih pasti, tanpa harus terus melakukan konfirmasi ulang.

Selanjutnya, chain of custody mencatat setiap tahap peralihan barang. Sistem ini melacak posisi barang secara real-time, sehingga Anda dapat segera mengetahui jika armada terhambat oleh kondisi cuaca. Akibatnya, waktu kedatangan kepada konsumen menjadi jelas dan Anda dapat mengantisipasi kemungkinan keluhan sejak dini.

d. Dokumen untuk Identifikasi Barang

Nota pengiriman juga berperan sebagai dokumen yang memudahkan identifikasi barang selama pengiriman. Dengan mencantumkan deskripsi barang, jumlah, dan informasi pengirim serta penerima, waybill memastikan bahwa barang yang dikirim sesuai dengan yang tercatat dan dapat dikenali sepanjang proses pengiriman.

3. Jenis-Jenis Waybill

Terdapat beberapa jenis nota pengiriman yang disesuaikan dengan cara pengiriman, yaitu nota pengiriman barang melalui udara, laut, dan darat. Setiap jenis waybill memiliki fungsi khusus untuk memastikan pengiriman barang berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan.

a. Waybill Udara (Air Waybill)

Saat kargo masuk bandara, maskapai perlu untuk menerbitkan Air Waybill (AWB) untuk mencatat pengirim, penerima, hingga jadwal terbang. Berkas ini menjadi tanda pengenal resmi muatan Anda di area penumpukan. Hal ini berdampak positif untuk proses pengiriman seperti membuat manifes logistik jadi akurat dan menghilangkan risiko barang salah masuk lambung pesawat.

Selain itu, dokumen ini juga berfungsi sebagai bukti serah terima resmi sekaligus kontrak pengangkutan udara. Supaya operasional di lapangan tidak tumpang tindih, ada pembagian tipe MAWB dan HAWB. Aturan ini sukses mengurai kerumitan muatan konsolidasi, sehingga proses bongkar muat selesai tanpa tertukar.

b. Waybill Laut (Sea Waybill)

Perusahaan pengangkutan maritim atau pelayaran akan mengeluarkan surat Sea Waybill untuk mencatat informasi dari pengirim, penerima, detail kargo, sekaligus jalur pelayaran. Yang Dokumen ini digunakan sebagai identifikasi resmi untuk kontainer Anda selama perjalanan laut.

Lebih dari itu, berkas ini juga bisa difungsikan sebagai bukti penerimaan kargo dan tidak memerlukan fisik dokumen kertas saat diserahkan di pelabuhan tujuan. Apa dampaknya di pelabuhan tujuan? Kontainer bisa dilepas tanpa menunggu dokumen fisik dari kurir, sehingga proses keluar dari area bea cukai tidak tertahan dan biaya penyimpanan tetap lebih terkendali.

c. Waybill Darat (Land Waybill)

Waybill darat, atau land waybill, digunakan dalam pengiriman barang menggunakan transportasi darat, seperti truk atau kereta api. Proses pengiriman barang yang melibatkan beberapa pihak dan jalur sering kali memerlukan dokumen pengangkutan yang lebih spesifik selain waybill, seperti house bill of lading untuk memudahkan koordinasi antar pihak terkait.

Dokumen ini mencakup informasi mengenai pengirim, penerima, serta rute pengiriman yang digunakan. Land waybill memastikan pengiriman barang dari titik asal ke tujuan akhir melalui jalur darat sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati.

4. Informasi yang Ada Pada Waybill Number

waybill

Dalam lingkup logistik, nota pengiriman berfungsi untuk mempermudah pelacakan barang, menjamin bahwa barang dikelola dengan baik sepanjang proses pengiriman, serta memfasilitasi kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Sama halnya dengan consignment note, waybill number juga digunakan untuk mencatat rincian penting dalam pengiriman barang.

Seperti halnya bill of lading yang kerap digunakan untuk pengiriman laut bersifat negotiable. Terdapat beberapa informasi penting yang harus tercantum dalam waybill number, diantaranya:

a. Informasi Pengirim dan Penerima

Waybill mencantumkan data lengkap tentang pengirim dan penerima barang, seperti nama, alamat, dan informasi kontak. Informasi ini penting untuk memastikan bahwa barang sampai ke alamat yang benar dan diterima oleh pihak yang berwenang, sehingga menghindari kesalahan dalam pengiriman.

b. Rincian Barang yang Dikirim

Dokumen ini berisi deskripsi rinci tentang barang yang dikirim, termasuk jenis, jumlah, dan berat barang. Deskripsi tersebut membantu dalam proses bea cukai, memverifikasi kesesuaian barang dengan dokumen pengiriman, dan memastikan barang dikirim sesuai dengan spesifikasi yang telah disepakati.

c. Informasi Pengiriman dan Rute

Nota pengiriman barang membantu tim logistik memahami arah perjalanan kargo dari awal hingga tujuan. Di dalamnya, tim bisa melihat moda transportasi yang digunakan, pelabuhan muat, serta pelabuhan tujuan. Dengan data tersebut, proses pelacakan jadi lebih jelas, lalu setiap pergerakan di lokasi transit dapat dipantau dengan referensi yang sama.

d. Ketentuan dan Syarat Pengiriman

Waybill juga mencantumkan syarat dan ketentuan yang perlu dipahami sebelum barang dikirim. Di dalamnya, tanggung jawab pengirim dan penerima diatur dengan jelas, mulai dari hak, kewajiban, sampai batas kewenangan masing-masing. Hasilnya? setiap pihak punya pegangan yang sama sejak awal proses pengiriman.

e. Dokumen Pendukung dan Pembayaran

Dokumen pengiriman ini juga mencantumkan informasi mengenai dokumen pendukung yang diperlukan untuk pengiriman, seperti faktur, packing list, dan sertifikat asal. Selain itu, mencakup rincian pembayaran biaya pengiriman, apakah dibayar sebelumnya (prepaid) atau dibayar saat barang diterima (collect).

Hal tersebut dapat mencegah adanya kesalahan selama proses pengiriman. Juga penting untuk memperhatikan asuransi pengiriman barang, yang memberikan perlindungan terhadap risiko kerusakan atau kehilangan barang selama pengiriman.

5. Cara Kerja Waybill Number

Untuk memahami apa itu nomor waybill dan cara kerja waybill number, Anda perlu melihat alur pengiriman barang dari awal. Waybill number bekerja sebagai identitas unik setiap pengiriman yang digunakan untuk mencatat, melacak, dan memverifikasi status barang.

Nomor ini dibuat saat pengiriman didaftarkan, disimpan dalam sistem logistik, digunakan untuk pelacakan lokasi secara real-time, serta menjadi bukti resmi bahwa barang telah diterima dan proses pengiriman selesai. Anda bisa perhatikan penjelasan cara kerjanya dibawah ini:

a. Proses Pembuatan Nomor Waybill Unik

Sejak barang dikirim, sistem logistik langsung akan menghasilkan nomor resi unik untuk paket tersebut tanpa diperintah atau secara otomatis. Nomor ini menyimpan informasi seperti pengirim, alamat yang dituju, jenis barang, serta layanan yang dipilih. Dengan demikian, setiap paket memiliki identitasnya sendiri dan tidak akan mudah tertukar.

b. Pencatatan Nomor Waybill dalam Sistem

Waybill number kemudian dicatat dalam sistem digital perusahaan logistik. Hal ini memudahkan semua pihak yang terlibat dalam pengiriman untuk melacak barang mulai dari saat barang diterima hingga sampai di tujuan. Sistem ini juga memastikan data pengiriman tercatat dengan rapi dan mudah diakses kapan saja.

Dengan menggunakan software logistik ScaleOcean, pencatatan nomor waybill dan data pengiriman lainnya dapat dilakukan secara otomatis dan terintegrasi. Hal ini memudahkan perusahaan dalam melacak status barang secara real-time, mempercepat proses komunikasi antar pihak terkait, serta menjaga akurasi data pengiriman.

c. Pelacakan Lokasi Barang Secara Real-Time

Nomor nota pengiriman membantu pengirim dan penerima memantau posisi barang melalui situs web atau aplikasi logistik. Cukup masukkan nomor tersebut, lalu status terbaru pengiriman akan muncul. Dengan begitu, pelanggan bisa melihat perjalanan barang secara langsung tanpa harus menebak-nebak kapan pesanannya akan tiba.

d. Konfirmasi Selesainya Pengiriman

Setelah barang tiba di tujuan, apa fungsi dari delivery waybill number ini? Nomor ini menjadi bukti resmi bahwa proses pengiriman sudah selesai. Data tersebut juga membantu memastikan barang diterima oleh penerima yang sesuai, sehingga pengirim dan penerima punya acuan jelas bahwa transaksi telah rampung tanpa kendala.

Logistik

6. Kesimpulan

Nomor waybill itu apa? Waybill merupakan dokumen logistik penting dalam logistik yang berfungsi untuk mengidentifikasi dan melacak pengiriman barang, serta memastikan proses pengiriman berjalan lancar dan sesuai dengan kesepakatan.

Didalam dokumen ini ada data pengirim, penerima, jenis kargo, rute, hingga syarat angkut. Lalu, bagaimana cara melacak posisinya? Nomor waybill jadi jawabannya. Seri angka ini menampilkan lokasi barang secara riil, sehingga kedua pihak tahu pasti kapan muatan sampai di lokasi bongkar.

Selain untuk pelacakan, nota pengiriman barang juga membantu mencocokkan pembayaran, arsip dokumen, dan proses administrasi lainnya. Dengan sistem logistik seperti software ScaleOcean, pembuatan dan pelacakan waybill bisa berjalan otomatis, terhubung dengan alur pengiriman, dan tidak lagi bergantung pada pencatatan manual.

FAQ:

1. Apa yang dimaksud dengan waybill?

Waybill merupakan dokumen resmi yang diterbitkan oleh perusahaan ekspedisi untuk memuat rincian dari sebuah pengiriman, seperti data pengirim, penerima, rute, serta jenis barang. Selain berfungsi sebagai tanda terima sah, dokumen ini juga bisa bertindak sebagai kontrak pengangkutan formal selama proses distribusi berlangsung.

2. Apakah Waybill sama dengan bill of lading?

Air waybill pada dasarnya merupakan bagian khusus dari jenis bill of lading (BOL), namun keduanya tetap dikategorikan sebagai dua dokumen transportasi utama yang berbeda. Meskipun variasi BOL komersial sangat beragam, dokumen ini memiliki cakupan hukum yang jauh lebih luas dalam industri logistik global.

3. Bisakah saya melacak paket menggunakan nomor Waybill?

Tentu saja, Anda dapat melacak status dan posisi paket secara langsung melalui situs resmi atau aplikasi penyedia jasa ekspedisi menggunakan nomor waybill tersebut. Nomor unik ini berfungsi sebagai identitas pelacakan digital (tracking number) yang mencatat setiap riwayat pergerakan logistik barang dari titik awal hingga tujuan akhir.

ERP Buat Bisnis Ngebut

Operasional rapi, bisnis makin cepat

ERP Dashboards Demo Gratis
Dekson Sinarmas Bank of China Changi Shalby

Coba Demo Gratis!

Error message
Error message
Error message
Error message
Error message
Error message

Rekomendasi Artikel Terkait

Temukan Artikel Serupa untuk Solusi Bisnis Lebih Lengkap