Contoh Mesin Produksi Manufaktur yang Banyak Digunakan

ScaleOcean Team
Posted on
Share artikel ini

Tidak sedikit pebisnis manufaktur di Indonesia yang masih menghadapi masalah tingginya angka reject karena proses produksi yang terlalu mengandalkan tenaga manusia. Padahal, menggunakan berbagai contoh mesin produksi yang tepat dapat membantu menjaga tingkat presisi barang secara konsisten di lantai pabrik.

Proses manual yang repetitif sering kali memicu kelelahan pekerja sehingga kecepatan produksi menurun secara signifikan di jam-jam kritis. Kondisi ini menyebabkan biaya lembur membengkak drastis sementara target output harian sering kali tetap tidak tercapai secara maksimal.

Investasi pada mesin produksi manufaktur memberikan solusi nyata untuk menstabilkan alur kerja dan menekan pemborosan bahan baku secara efektif. Artikel ini akan membahas berbagai pilihan mesin populer yang bisa segera Anda terapkan untuk mendukung efisiensi operasional perusahaan manufaktur Anda.

starsKey Takeaways
  • Mesin produksi pabrik adalah alat yang digunakan untuk mengolah bahan mentah menjadi produk jadi dalam industri manufaktur.
  • Berbagai contoh mesin manufaktur seperti CNC, printer 3D, dan robot industri memiliki peran krusial untuk mempercepat proses transformasi bahan baku menjadi produk jadi.
  • Penggunaan mesin produksi memberikan manfaat besar dalam meningkatkan efisiensi, menjaga kualitas produk tetap konsisten, serta menjamin keselamatan kerja karyawan.
  • Software manufaktur ScaleOcean membantu perusahaan mengoptimalkan kinerja mesin produksi melalui fitur perencanaan material otomatis serta kontrol kualitas terintegrasi.

Get a Free Demo!

requestDemo

Apa itu Mesin Manufaktur?

Mesin manufaktur adalah kombinasi teknologi, peralatan, dan mesin yang digunakan dalam industri untuk mengubah bahan baku menjadi produk jadi. Mesin ini mampu mempercepat produksi, meningkatkan kualitas, dan menurunkan biaya operasional. Seiring perkembangan industri, mesin ini terus berinovasi untuk memenuhi tuntutan efisiensi dan kualitas yang lebih tinggi.

Dengan teknologi yang semakin canggih, mesin-mesin ini tidak hanya membantu mempercepat waktu produksi, tetapi juga meningkatkan ketepatan dan konsistensi produk yang dihasilkan. Inovasi dalam mesin manufaktur juga mengurangi pemborosan dan pengelolaan sumber daya yang lebih baik, yang pada akhirnya berdampak positif bagi kemajuan industri secara keseluruhan.

Apa Saja Contoh Jenis Mesin Manufaktur?

Apa Saja Contoh Jenis Mesin Manufaktur

Terdapat banyak jenis mesin digunakan untuk mendukung proses produksi yang efisien dan berkualitas. Setiap jenis mesin memiliki peran dalam mengubah bahan baku menjadi produk jadi. Berikut beberapa jenis mesin manufaktur yang umum digunakan beserta fungsinya.

1. Mesin CNC (Computer Numerical Control)

Mesin CNC salah satu contoh mesin manufaktur yang merupakan perangkat otomatis yang menggunakan instruksi terprogram untuk mengendalikan dan menggerakkan alat pemotong atau peralatan manufaktur lainnya. CNC machine menggunakan data komputer dan perintah numerik untuk mengendalikan dan menggerakkan alat seperti bor, penggiling, pemotong laser, atau mesin pemotong lainnya.

Mesin CNC banyak digunakan dalam berbagai industri, seperti manufaktur, produksi mobil, peralatan medis, industri pesawat terbang, dan banyak lagi. Keuntungan utama dari penggunaan mesin CNC termasuk tingkat akurasi yang tinggi, kemampuan untuk mengulang produksi dalam skala besar dengan konsistensi yang baik, dan dapat memproduksi produk berkualitas tinggi.

Untuk menjaga performa mesin manufaktur tetap optimal dan meminimalkan risiko kerusakan, penerapan total productive maintenance (TPM) sangat dianjurkan. TPM membantu perusahaan meningkatkan efisiensi mesin dan mengurangi biaya perawatan secara keseluruhan.

2. Peralatan Pembentukan Logam

Mesin pemotong logam merupakan alat yang dirancang khusus untuk memotong bahan logam sesuai bentuk yang dibutuhkan. Terdapat berbagai jenis mesin pemotong logam, masing-masing dengan metode kerja dan fungsi yang berbeda. Beberapa jenis yang umum dipakai antara lain gergaji potong, pemotong plasma, pemotong laser, mesin milling, serta mesin bubut.

Keberagaman mesin pemotong logam ini menawarkan keunggulan dan kegunaan tersendiri. Misalnya, mesin pemotong laser bekerja dengan melelehkan logam untuk mendapatkan potongan yang presisi. Dalam pengelolaan mesin seperti ini, memahami konsep mean time between failure sangat penting untuk menjaga performa dan mencegah gangguan produksi akibat kerusakan alat.

3. Mesin Pencetakan 3D

Mesin pencetakan 3D juga dikenal sebagai printer 3D adalah mesin produksi pabrik yang membuat objek fisik dengan cara menumpuk material secara bertahap hingga membentuk objek berdasarkan model digital yang diberikan.

Pencetakan 3D digunakan dalam berbagai industri, termasuk manufaktur, desain produk, kedokteran, seperti penciptaan prototipe atau alat kesehatan, dan bidang-bidang lainnya untuk membuat prototipe, suku cadang, model, perhiasan, atau bahkan makanan. Printer 3D memiliki kemampuan membuat objek menggunakan desain rumit tanpa terjadinya kesalahan, sehingga teknologi ini bersifat inovatif.

4. Mesin Pengemasan

Mesin pengemasan adalah contoh mesin manufaktur otomatis yang digunakan dalam proses pembungkusan atau pengemasan produk ke dalam kemasan tertentu, seperti kantong, wadah, botol, kotak, atau kemasan lainnya sesuai dengan kebutuhan. Mesin-mesin ini membantu mengemas produk secara efisien.

Ada berbagai jenis mesin pengemasan yang dikhususkan dengan kebutuhannya. Beberapa di antaranya termasuk mesin pengemas vakum, mesin segel berdinding tipis, mesin pengemas flow wrap, mesin pengepakan karton, dan mesin pembotolan dan penyegelan

Mesin pengemasan dapat diatur untuk berbagai ukuran dan jenis produk, dari makanan, minuman, kosmetik, hingga produk farmasi. Beberapa jenis mesin manufaktur memiliki karakteristik khusus, seperti perawatan mesin air kemasan yang memerlukan perawatan dan penanganan berbeda dibandingkan mesin produksi lainnya.

Mereka membantu meningkatkan efisiensi dalam proses produksi, memastikan kebersihan, keamanan, dan integritas produk, serta memungkinkan peningkatan dalam kapasitas produksi secara keseluruhan.

Selain itu, integrasi mesin ini dengan software manufaktur terbaik membantu meningkatkan efisiensi dalam proses produksi secara menyeluruh, memastikan kebersihan, keamanan, dan integritas produk.

5. Robot Industri

Robot industri adalah mesin otomatis yang dirancang khusus untuk melakukan tugas-tugas dalam lingkungan industri. Engineering control diterapkan pada robot industri untuk memastikan bahwa sistem operasionalnya berjalan dengan aman dan efisien. Robot ini terprogram untuk melakukan berbagai pekerjaan yang sebelumnya dijalankan oleh manusia atau membutuhkan intervensi manusia secara signifikan. Mereka dilengkapi dengan sensor, aktuator, dan sistem yang dapat melakukan tugas bisnis manufaktur secara otomatis.

Robot industri dapat melakukan berbagai tugas, termasuk pengangkutan barang, penyusunan, pengerjaan dan penanganan material, perakitan, pengelasan, pemotongan, inspeksi kualitas, dan tugas-tugas repetitif lainnya dalam proses produksi. Namun, seperti mesin lainnya, robot industri juga memerlukan pemeliharaan rutin serta breakdown maintenance untuk mengatasi kerusakan mendadak yang dapat mengganggu kelancaran produksi.

6. Peralatan Pemrosesan Makanan

Peralatan pemrosesan makanan adalah mesin produksi di industri makanan yang berfungsi untuk mengolah, menyiapkan, memasak, atau memproses bahan mentah menjadi produk makanan siap konsumsi. Mesin ini dirancang untuk mendukung berbagai tahap produksi, mulai dari persiapan bahan hingga produk setengah jadi maupun jadi.

Contoh mesin manufaktur yang sering digunakan dalam pemrosesan makanan mencakup penghancur makanan, pemotong dan pengiris, mesin penggorengan, pencuci, pencetak, mesin pemasakan, mesin pendingin dan pembeku, serta peralatan pengemasan makanan.

Peralatan ini banyak diaplikasikan di sektor seperti restoran, pabrik makanan, dan layanan katering. Untuk menjaga kelancaran operasional, penting mengelola downtime mesin dengan baik agar proses produksi tetap efisien, aman, dan kualitas produk makanan tetap terjaga.

7. Peralatan Pengolahan Plastik

Peralatan pengolahan plastik adalah serangkaian mesin, alat, dan perangkat yang digunakan dalam proses manufaktur untuk membentuk, memproses, dan memodifikasi bahan plastik mentah menjadi produk jadi atau komponen plastik yang digunakan dalam berbagai aplikasi. Proses pengolahan plastik melibatkan beberapa tahap, dan berbagai peralatan khusus digunakan dalam setiap langkah ini.

Beberapa peralatan pengolahan plastik yang umum digunakan meliputi ekstruder, mesin pencetak injeksi, mesin blow molding, mesin thermoforming, mesin pencetakan, dan granulator. Peralatan pengolahan plastik ini digunakan dalam bisnis manufaktur, termasuk industri otomotif, kemasan, elektronik, dan banyak lagi. Peralatan pengolah plastik dapat membentuk dan mengolah plastik menjadi berbagai macam produk, seperti alat makan, mainan anak-anak, dan lain lain.

Seluruh mesin manufaktur yang digunakan untuk produksi harus dikelola dengan baik agar kinerjanya maksimal. Selain pemeliharaan rutin, pencatatan yang baik seperti contoh laporan maintenance sangat penting untuk memonitor kondisi mesin dan merencanakan tindakan preventif secara tepat waktu.

Anda bisa menggunakan software MES untuk manufaktur yang mampu mengoptimalkan operasi mesin manufaktur di perusahaan. Dengan kemampuannya untuk menyediakan visibilitas real-time, kontrol yang lebih baik, dan data yang akurat dalam mengelola mesin manufaktur produksi secara menyeluruh.

Manufaktur

Manfaat Utama Mesin Produksi dalam Operasional Manufaktur

Mesin produksi dalam manufaktur menawarkan berbagai manfaat untuk memperlancar operasional pabrik. Meskipun perusahaan juga perlu mempertimbangkan biaya penyusutan mesin dalam perencanaan keuangan mereka.

Dengan kemampuannya untuk bekerja lebih cepat dan lebih konsisten dibandingkan tenaga manusia, mesin tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga membantu menekan biaya dan meningkatkan kualitas produk. Berikut adalah beberapa manfaat utama penggunaan mesin produksi:

  • Meningkatkan Efisiensi Produksi: Mesin dapat beroperasi lebih cepat dan lebih efektif dibandingkan tenaga kerja manusia. Hal ini dapat memperlancar proses produksi serta mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan barang. Tapi pastikan perawatan mesin produksi juga dilakukan secara rutin untuk menjaga performanya.
  • Meningkatkan Kualitas Produk: Dengan teknologi yang lebih canggih, mesin dapat menghasilkan produk secara konsisten dan presisi. Ini berkontribusi pada kualitas produk yang lebih tinggi dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
  • Mengurangi Biaya Produksi: Dengan meningkatkan efisiensi dan kualitas, mesin membantu mengurangi biaya produksi secara keseluruhan. Proses yang lebih cepat dan minim pemborosan meningkatkan profitabilitas.
  • Mengurangi Ketergantungan pada Tenaga Kerja Manusia: Mesin mengurangi kebutuhan tenaga kerja manusia, terutama untuk pekerjaan berat dan repetitif. Hal ini tidak hanya mengurangi biaya tenaga kerja tetapi juga meningkatkan produktivitas.
  • Meningkatkan Keselamatan Kerja: Dengan menggantikan peran manusia dalam proses berisiko, mesin membantu mengurangi potensi kecelakaan di tempat kerja, sehingga dapat meningkatkan keselamatan kerja.
  • Memudahkan Produksi Massal: Mesin memungkinkan pabrik untuk memproduksi barang dalam jumlah besar dengan cepat dan efisien, memastikan kapasitas produksi dapat memenuhi permintaan pasar yang tinggi tanpa mengorbankan kualitas.

Penggunaan mesin produksi juga secara langsung berdampak pada efisiensi operasional pabrik, karena mampu meminimalkan kesalahan manual dan mempercepat proses kerja. Dengan efisiensi yang meningkat, perusahaan dapat memenuhi permintaan pasar lebih cepat sambil menjaga standar kualitas yang konsisten.

Tingkatkan Efisiensi Produksi dengan Software Manufaktur ScaleOcean

Manufaktur

Dalam industri manufaktur yang penuh persaingan, efisiensi operasional merupakan hal yang mendukung keberhasilan bisnis. Oleh karena itu, penerapan ScaleOcean ERP Manufaktur dapat mempermudah pengelolaan proses produksi dengan lebih efisien.
Dengan teknologi canggih, ScaleOcean mendukung otomatisasi dan memberikan visibilitas serta kontrol penuh di seluruh rantai produksi, mulai dari perencanaan hingga pengiriman.

Dirancang khusus untuk sektor manufaktur, ScaleOcean membantu mengelola perencanaan produksi, pengendalian inventaris, dan penjadwalan proses. Solusi ERP ini memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi pemborosan, dengan fungsionalitas yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan dan standar industri.

Berikut beberapa fitur utama dalam software manufaktur ScaleOcean:

  • Perencanaan Material (MRP): Mengotomatiskan perhitungan bahan baku yang diperlukan, berdasarkan jadwal produksi dan lead times, menghindari kekurangan bahan dan memastikan persediaan tepat waktu.
  • Manajemen Stok & Gudang: Memantau tingkat inventaris secara real-time dan mengotomatisasi pemesanan ulang bahan baku yang akan habis.
  • Kontrol Kualitas: Memastikan bahwa setiap tahap produksi memenuhi standar kualitas yang ditetapkan, dengan fitur pelacakan inspeksi dan pengelolaan tindakan korektif.
  • Manajemen Biaya Produksi: Menghitung harga pokok produksi dengan akurat, termasuk bahan baku, tenaga kerja, dan overhead.
  • Optimasi Sumber Daya: Mengatur jadwal produksi dan memantau penggunaan mesin serta tenaga kerja, untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi pemborosan.
  • Pelaporan Real-Time: Menyediakan analitik dan laporan yang dapat diakses kapan saja untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat.

Dengan sistem yang fleksibel dan dapat disesuaikan, ScaleOcean memberikan solusi yang tidak hanya membantu mengurangi biaya operasional, tetapi juga mempercepat waktu produksi dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Kesimpulan

Mesin manufaktur merupakan kombinasi teknologi dan peralatan industri yang mengubah bahan baku menjadi produk jadi secara efisien. Penggunaan mesin-mesin ini mempercepat siklus produksi serta meningkatkan konsistensi kualitas produk yang dihasilkan. Inovasi teknologi pada mesin juga membantu perusahaan menekan biaya operasional melalui pengelolaan sumber daya yang lebih optimal.

Penerapan berbagai jenis mesin produksi manufaktur memberikan keunggulan kompetitif dalam mendukung produksi yang presisi. Mesin-mesin ini secara langsung meningkatkan keselamatan kerja dengan menggantikan peran manusia dalam tugas-tugas berisiko tinggi atau repetitif. Pengelolaan yang baik melalui pemeliharaan rutin memastikan performa mesin tetap stabil guna meminimalkan hambatan operasional di lantai pabrik.

Software manufaktur ScaleOcean membantu mengoptimalkan kinerja mesin-mesin tersebut melalui fitur otomatisasi perencanaan material dan kontrol kualitas yang terintegrasi. Anda bisa mempelajari solusi ini lebih lanjut dengan mencoba layanan demo gratis untuk menyesuaikan kebutuhan standar industri perusahaan.

FAQ:

1. Apa yang dimaksud dengan mesin manufaktur?

Mesin manufaktur adalah teknologi vital yang mencakup upaya untuk mengubah bahan baku jadi produk lewat proses produksi. Kehadirannya sangat esensial untuk meningkatkan produktivitas, memperbaiki mutu produk, serta mengendalikan biaya operasional agar lebih efisien.

2. Apa saja mesin produksi?

Jenis mesin produksi dan perkakas meliputi Mesin Bubut untuk membentuk material, mesin bor (drilling) untuk membuat lubang, mesin milling, mesin sekrap (shaping), dan mesin gerinda. Alat-alat ini digunakan secara luas untuk berbagai kebutuhan teknis dalam industri.

3. Apa yang dimaksud dengan mesin produksi?

Mesin produksi merupakan mesin yang digunakan untuk memproduksi barang dalam skala besar. Alat ini sangat umum digunakan di berbagai sektor, mulai dari industri makanan dan farmasi hingga otomotif, guna mendukung proses pembuatan produk secara massal.

Jadwalkan Demo Gratis

Error message
Error message
Error message
Error message
Error message
Error message

Rekomendasi Artikel Terkait

Temukan Artikel Serupa untuk Solusi Bisnis Lebih Lengkap