Barcode reader adalah alat yang digunakan untuk memindai dan mengidentifikasi informasi yang tertera pada barcode. Akan tetapi, masih terdapat banyak perusahaan menghadapi tantangan dalam akurasi dan kecepatan pengelolaan data produk, yang sering mengarah pada kesalahan pencatatan stok dan pelacakan yang tidak efisien.
Masalah seperti pencatatan stok yang tidak akurat dapat memperlambat proses operasional dan meningkatkan potensi kesalahan manusia. Fungsi scanner barcode sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dalam manajemen inventaris, pelacakan aset, dan pemantauan produksi secara real-time, sehingga meningkatkan produktivitas.
Di artikel ini, Anda akan mendapatkan insight mengenai pengertian, jenis-jenis, dan fungsi scanner barcode. Dengan pemahaman ini, Anda dapat memanfaatkan teknologi barcode untuk mempermudah pengelolaan aset dan inventaris di perusahaan Anda. Simak sampai akhir!
- Barcode reader adalah perangkat elektronik yang memindai dan menguraikan informasi dari barcode menjadi data digital, penting untuk pelacakan inventaris yang akurat.
- Fungsi barcode reader: mempercepat input data, mengurangi kesalahan manusia, mengelola inventaris secara real-time, dan mempermudah pelacakan produk, meningkatkan efisiensi logistik.
- Jenis barcode reader: pen type, laser, CCD, image, dan wireless scanner, yang masing-masing dirancang untuk kebutuhan spesifik dalam industri.
- ScaleOcean Inventory Management Software mengatasi tantangan barcode reader tradisional dengan mengintegrasikannya secara langsung, hingga meminimalkan kesalahan manual.
1. Apa itu Barcode Reader?
Barcode reader adalah perangkat elektronik yang berperan dalam memindai serta menguraikan informasi yang tersimpan dalam barcode. Scanner ini mengubah informasi dari barcode menjadi data yang dapat diproses oleh sistem komputer, berguna dalam berbagai proses seperti transaksi, pelacakan inventaris, dan manajemen data.
Barcode merupakan representasi data dari garis-garis vertikal dan spasi yang bervariasi lebar yang dapat dikenali dan diinterpretasikan oleh pembaca ini. Ketika barcode dipindai oleh pembaca barcode, sinar yang dipancarkan oleh perangkat tersebut diarahkan ke barcode dan kemudian memantulkan cahaya kembali ke sensor di dalam scanner.
Data yang dihasilkan dapat berupa informasi tentang produk, seperti harga atau informasi, yang sangat membantu dalam manajemen inventaris dan operasi penjualan di berbagai industri. Dalam konteks lot tracking, teknologi barcode memungkinkan pelacakan produk berdasarkan lot number dengan mudah.
Pembaca barcode juga sangat beragam, mulai dari model genggam hingga yang tertanam dalam alat kasir, dengan teknologi yang juga berkembang dari yang menggunakan sinar laser hingga imager untuk membaca barcode 2D. Teknologi ini memberikan fleksibilitas dalam mengelola stok dan memantau pergerakan barang dalam sistem inventaris.
Meskipun barcode scanner dan RFID keduanya digunakan untuk pengidentifikasian produk, keduanya berbeda dalam cara kerjanya. Barcode scanner memerlukan kontak langsung dan garis pandang yang jelas untuk membaca barcode, sementara RFID memungkinkan pembacaan data dari jarak jauh tanpa perlu kontak langsung atau garis pandang.
Fitur ini membuat RFID warehouse sangat cocok diaplikasikan di gudang dengan volume barang tinggi dan perputaran cepat, sehingga proses inventarisasi menjadi lebih efisien dan minim hambatan. Kombinasi kedua teknologi ini dapat meningkatkan efektivitas manajemen inventaris dan pengiriman barang dengan optimal.
Baca juga: Stock Opname Partial: Manfaat, Cara Kerja & Strateginya
2. Fungsi Barcode Reader

Fungsi scanner barcode adalah membaca dan mengonversi kode barcode menjadi data digital dengan cepat dan tepat, untuk berbagai kebutuhan. Proses transaksi menjadi lebih cepat dengan penggunaan teknologi ini, mengurangi risiko kesalahan input data yang sering terjadi pada pengolahan manual.
Selain itu, sistem ini juga meningkatkan efisiensi dalam manajemen inventaris, pelacakan aset, dan pemantauan produksi, memberikan kendali lebih besar atas operasional bisnis. Dengan mengintegrasikan teknologi seperti RFID dan barcode scanner, proses ini menjadi lebih akurat dan terorganisir. Secara lebih rinci, berikut fungsi scanner barcode:
a. Mempercepat Transaksi
Fungsi barcode reader adalah mempercepat proses input data barang di kasir, mengurangi antrean, dan mempermudah transaksi pembelian. Hal ini memungkinkan proses transaksi yang lebih cepat dan efisien, memberikan pengalaman belanja yang lebih baik bagi pelanggan.
b. Mengurangi Kesalahan
Scanner barcode menggantikan input data manual yang rentan kesalahan dengan pemindaian otomatis yang lebih akurat. Penggunaan perangkat ini membantu menghindari kesalahan manusia, meningkatkan akurasi data dan memastikan keandalan informasi yang tercatat.
c. Meningkatkan Efisiensi Inventaris
Tidak hanya itu, fungsi scanner barcode adalah memudahkan pelacakan stok barang di gudang secara real-time. Dengan pemindaian otomatis, barang dapat dipantau dari penerimaan hingga pengiriman, meningkatkan pengelolaan inventaris dan memastikan ketersediaan stok yang lebih baik.
Hal tersebut juga didukung artikel “How Barcodes Revolutionized Inventory Management”, survei dari Wasp Barcode Technologies menyebut bisnis yang menggunakan teknologi barcode memperoleh tingkat akurasi pengendalian inventaris sekitar 99% dibanding sebelum menggunakan barcode.
d. Melacak Aset dan Produksi
Fungsi scanner barcode juga mencakup pemantauan pergerakan aset dan produk dalam rantai pasok serta alur kerja produksi. Ini memungkinkan pengawasan yang lebih baik terhadap setiap tahapan proses, mengoptimalkan pengelolaan sumber daya.
Dengan memanfaatkan scanner barcode, order picking menjadi lebih terorganisir dan cepat. Sistem ini membantu dalam pengambilan barang yang tepat sesuai permintaan, mengurangi kesalahan dan meningkatkan efisiensi alur kerja produksi serta distribusi.
e. Memfasilitasi Integrasi Sistem
Data yang diperoleh dari pemindaian barcode dapat langsung terhubung ke sistem akuntansi, ERP, atau database lainnya. Hal ini mempermudah analisis dan pelaporan data yang lebih tepat dan efisien, mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan informasional.
Software stok barang juga berperan penting dalam menyinkronkan data antar berbagai sistem yang digunakan, memastikan kelancaran operasional di seluruh departemen. Dengan demikian, akurasi pelaporan meningkat, yang pada akhirnya memungkinkan pengambilan keputusan bisnis yang lebih cepat dan lebih tepat.
f. Meningkatkan Kinerja Karyawan
Dengan mempermudah tugas seperti inventarisasi dan pengawasan produk, scanner barcode dapat meningkatkan produktivitas karyawan. Pekerja dapat menyelesaikan tugas dengan lebih cepat dan efisien, yang pada gilirannya meningkatkan motivasi dan kinerja tim.
g. Memungkinkan Pelacakan Real-time
Fungsi barcode reader juga memungkinkan pelacakan data secara real-time, memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap proses bisnis. Hal ini mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan berbasis data, membantu perusahaan beradaptasi dengan perubahan secara efisien.
Dengan menggunakan aplikasi scan barcode barang, perusahaan dapat memperoleh visibilitas real-time yang lebih akurat terhadap aliran barang. Sistem ini meningkatkan efisiensi operasional, membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih cepat, dan memungkinkan adaptasi yang lebih baik terhadap perubahan kebutuhan bisnis.


3. Cara Menggunakan Barcode Reader
Untuk menggunakan barcode scanner, pertama buka aplikasi yang memerlukan pemindaian, seperti aplikasi kasir atau kamera ponsel. Arahkan pemindai ke kode batang dan tunggu beberapa detik hingga kode terdeteksi dan informasi terkait muncul di layar perangkat.
Untuk pemindai tipe nirkabel atau kabel, pastikan sudah terhubung dengan perangkat melalui Bluetooth atau adaptor USB. Untuk lebih mudah memahaminya, berikut cara menggunakan barcode reader:
a. Pilih Barcode Reader yang Sesuai
Penting untuk memilih jenis barcode reader yang sesuai dengan kebutuhan spesifik bisnis Anda. Misalnya, scanner laser cocok untuk lingkungan ritel yang memerlukan pemindaian dari jarak jauh, sementara CCD scanners lebih cocok untuk kasir di mana barang dipindai dari dekat.
Pertimbangan lainnya termasuk frekuensi penggunaan serta kondisi fisik tempat scanner akan digunakan. Misalnya, penting untuk memastikan apakah perangkat perlu tahan air atau tahan benturan, terutama jika digunakan dalam lingkungan industri yang lebih keras.
b. Instalasi dan Setup
Instalasi yang benar dapat memaksimalkan efektivitas barcode reader. Pastikan bahwa semua perangkat lunak yang diperlukan telah terpasang dan reader telah terhubung dengan benar ke sistem komputer atau POS.
Pengaturan awal harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pengguna, termasuk penentuan format data output yang diinginkan. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan preferensi untuk kode tertentu yang akan sering dipindaikan, agar pemindaian berjalan lebih efisien dan akurat.
c. Penyesuaian dan Kalibrasi
Penyesuaian reader termasuk mengatur sensitivitas dan spesifikasi pembacaan agar sesuai dengan jenis kode yang digunakan. Kalibrasi sangat penting dilakukan, terutama di lingkungan yang mengalami perubahan pencahayaan secara signifikan.
Sebagai contoh, di gudang besar yang menggunakan kombinasi cahaya alami dan buatan, kalibrasi yang tepat akan memastikan pemindaian tetap akurat meskipun kondisi pencahayaan berubah. Ini membantu memastikan bahwa barcode reader dapat bekerja dengan efisien dalam berbagai kondisi pencahayaan.
d. Penggunaan Sehari-hari
Penggunaan sehari-hari yang efektif memerlukan teknik memegang scanner dengan benar, agar pemindaian dapat dilakukan dengan nyaman dan efisien. Selain itu, pastikan label kode inventaris terletak dalam posisi yang optimal, sehingga pemindaian dapat dilakukan dengan mudah dan data yang diperoleh tetap akurat.
Menghindari refleksi cahaya langsung dan memastikan barcode tidak rusak juga penting untuk keakuratan pembacaan. Pengguna harus terbiasa dengan suara atau sinyal visual yang menunjukkan pemindaian barang.
e. Pemeliharaan Rutin
Pemeliharaan rutin membantu memperpanjang umur barcode reader. Membersihkan komponen secara teratur mencegah akumulasi debu yang bisa mengganggu sensor.
Periksa secara berkala adanya kerusakan pada kabel atau casing yang dapat mempengaruhi kinerja. Selain itu, update perangkat lunak secara teratur dapat menyesuaikan kompatibilitas barcode reader dengan sistem baru dan keamanan data.
f. Pelatihan Pengguna
Mengadakan sesi pelatihan untuk staf baru dapat mengurangi potensi terjadinya kesalahan dalam penggunaan alat. Pelatihan harus mencakup pemahaman dasar tentang cara mengoperasikan scanner dengan benar, termasuk teknik untuk menangani barcode yang sulit dibaca.
Selain itu, penting juga untuk mengajarkan prosedur yang jelas dalam mengatasi masalah teknis yang mungkin muncul selama pemindaian, guna memastikan kelancaran operasional. Panduan yang mudah diakses harus tersedia untuk membantu staf saat scanner tidak berfungsi seperti yang diharapkan.
Baca juga: SOP Gudang: Definisi, Langkah Membuat, dan Contohnya
4. Apa Perbedaan dari Barcode Scanner dan Barcode Reader?
Barcode reader dan barcode scanner sering kali disalahartikan sebagai perangkat yang sama, padahal keduanya memiliki perbedaan mendasar dalam fungsi dan penerapannya. Secara umum, keduanya berperan untuk membaca data dari barcode, namun cara kerjanya sedikit berbeda.
Barcode Reader adalah perangkat yang berfungsi untuk membaca informasi yang terkandung dalam barcode, lalu mengonversinya ke dalam format digital yang dapat dipahami oleh sistem komputer. Barcode reader seringkali merujuk pada perangkat yang lebih fokus pada pengambilan dan penerjemahan data barcode.
Dalam praktiknya, barcode reader ini lebih sering digunakan dalam perangkat yang sederhana, seperti sistem kasir atau perangkat portabel. Barcode Scanner, di sisi lain, sering merujuk pada perangkat yang lebih canggih dan dapat memindai barcode secara lebih cepat serta dengan akurasi lebih tinggi.
Scanner ini menggunakan teknologi yang lebih maju, seperti laser atau CCD, untuk membaca barcode dari jarak yang lebih jauh dan dengan kecepatan yang lebih tinggi. Barcode scanner lebih sering digunakan di lingkungan yang membutuhkan pemindaian cepat, seperti di gudang besar atau fasilitas logistik.
Meskipun kedua perangkat ini digunakan untuk tujuan yang sama, yaitu membaca barcode, barcode scanner memiliki kemampuan dan aplikasi yang lebih luas. Sementara itu, barcode reader cenderung lebih sederhana dan fokus pada penerjemahan data untuk aplikasi tertentu.
5. Jenis Barcode Reader

Barcode reader memiliki berbagai jenis yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik dari berbagai aplikasi industri dan komersial. Berikut adalah beberapa jenis utama dari pembaca barcode.
a. Pen-Type Reader
Pen-type reader ideal untuk aplikasi yang membutuhkan keakuratan tinggi dalam membaca barcode yang lebih sederhana. Penggunaannya membutuhkan gerakan manual membatasi kecepatannya, tetapi keakuratan yang dihasilkan sangat tinggi.
Scanner ini sangat cocok digunakan di lingkungan dengan volume transaksi yang lebih rendah, atau di tempat di mana penggunaan teknologi terbatas. Contohnya termasuk lingkungan medis kecil atau acara dengan sistem tiket barcode, di mana kebutuhan akan pemindaian cepat dan efisien tidak terlalu tinggi.
b. Laser Barcode Scanner
Laser scanner sangat populer dalam bisnis ritel dan gudang karena kecepatan dan jangkauan pembacaannya yang luas. Mereka dapat memindai barcode dengan cepat dari jarak beberapa meter, menjadikannya pilihan ideal untuk proses checkout yang cepat dan pelacakan inventaris.
Fitur ini sangat berguna di lingkungan yang luas, seperti gudang besar atau area ritel, di mana efisiensi pemindaian jarak jauh sangat diperlukan. Laser scanner dapat membaca barcode yang terletak pada permukaan yang kurang ideal, seperti yang melengkung atau terlipat.
c. CCD Reader
CCD reader biasanya digunakan di kasir atau di lingkungan industri dimana barcode ditempel pada jarak dekat. Meskipun tidak seefektif laser scanner dalam pemindaian jarak jauh, keunggulan utama dari jenis ini terletak pada kemampuannya untuk membaca barcode yang lebih lebar dengan presisi tinggi.
Hal ini membuatnya sangat cocok untuk aplikasi di mana barcode dengan ukuran lebih besar atau lebih kompleks perlu dipindai dengan akurat. CCD reader juga lebih tahan terhadap kerusakan dibandingkan dengan pembaca barcode lainnya karena tidak memiliki bagian bergerak.
d. Image Barcode Scanner
Imager scanner mampu membaca semua jenis barcode, termasuk 2D dan QR code. Dengan kemampuan memindai dari berbagai sudut tanpa perlu penyesuaian posisi, imager menjadi pilihan ideal untuk aplikasi yang mengutamakan kecepatan dan efisiensi.
Ini sangat berguna di lokasi seperti bandara atau fasilitas logistik, di mana setiap detik berharga dan efisiensi operasional sangat penting untuk kelancaran proses. Imager juga dapat merekam gambar fisik, yang berguna untuk mencatat kondisi serial number produk saat pengiriman.
e. Wireless Barcode Scanner
Terakhir yaitu Wireless scanner memberikan kebebasan dalam bergerak ketika digunakan. Jenis wireless barcode scanner sering digunakan di gudang besar atau ketika perlu memindai item besar yang sulit dijangkau.
Dengan mengeliminasi ketergantungan pada kabel, pekerja dapat meningkatkan efisiensi dan keselamatan di tempat kerja. Selain itu, penggunaan perangkat nirkabel memberikan fleksibilitas lebih dalam mengatur layout gudang, karena tidak terbatas oleh lokasi outlet listrik, memungkinkan pengaturan ruang yang lebih optimal dan dinamis.
6. Penggunaan Barcode Reader dalam Berbagai Industri
Barcode reader telah menjadi alat yang sangat penting dalam berbagai industri untuk meningkatkan efisiensi operasional, akurasi data, dan kecepatan transaksi. Dengan kemampuan membaca barcode secara cepat dan akurat, teknologi ini sangat berguna di berbagai sektor.
Teknologi ini membantu dalam mengelola inventaris, melacak pengiriman, dan memastikan keselamatan produk atau peralatan di seluruh rantai pasokan. Di bawah ini, akan dibahas bagaimana barcode reader dimanfaatkan di berbagai industri dan bagaimana teknologi ini membantu meningkatkan kinerja mereka.
a. Ritel
Di industri ritel, barcode reader digunakan untuk mempercepat proses transaksi di kasir. Dengan memindai barcode produk, proses checkout menjadi lebih cepat dibandingkan dengan metode manual, mengurangi waktu tunggu pelanggan dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Selain itu, sistem ini mengurangi kesalahan input data yang sering terjadi pada proses pencatatan manual, memungkinkan staf kasir untuk fokus pada pelayanan pelanggan. Selain mempercepat transaksi, barcode reader juga sangat efektif dalam mengelola inventaris.
Dengan pembaruan stok secara otomatis dan real-time, toko dapat memantau ketersediaan barang di rak dan menghindari kekurangan atau kelebihan stok. Hal ini membantu ritel untuk mengoptimalkan pengelolaan persediaan dan mengurangi biaya penyimpanan.
b. Logistik
Dalam industri logistik, barcode reader digunakan untuk melacak pergerakan barang di sepanjang rantai pasokan. Dengan menggunakan barcode untuk setiap paket atau item, perusahaan dapat memantau barang dari titik pengiriman hingga tujuan akhir, memastikan bahwa pengiriman dilakukan tepat waktu dan sesuai dengan pesanan.
Sistem ini meningkatkan transparansi dan akurasi dalam pengelolaan pengiriman. Barcode reader juga membantu dalam meminimalkan kesalahan dan kehilangan barang selama proses pengiriman.
Dengan pembaruan data secara otomatis, perusahaan dapat memastikan bahwa barang yang diterima sesuai dengan yang dipesan dan bahwa setiap transaksi tercatat dengan akurat. Teknologi ini mempercepat proses penerimaan dan pengiriman barang, serta meningkatkan kepuasan pelanggan.
Menurut studi oleh Deloitte, penggunaan aplikasi berteknologi canggih termasuk fungsi pemindaian barcode dalam rantai pasok klinis telah meningkatkan transparansi dan efisiensi pelacakan barang di setiap tahap dari pengiriman hingga penerimaan. Integrasi teknologi ini juga mengurangi langkah manual dan memperkuat akurasi data di seluruh sistem.
c. Kesehatan
Di sektor kesehatan, barcode reader digunakan untuk melacak obat-obatan dan peralatan medis dengan tingkat akurasi yang tinggi. Teknologi ini memungkinkan rumah sakit dan klinik untuk memastikan bahwa obat yang diberikan kepada pasien adalah sesuai dengan resep dokter, mengurangi risiko kesalahan medis.
Setiap obat dan alat medis diberi barcode yang unik, memudahkan staf medis dalam pengelolaan persediaan dan penggunaan. Selain itu, barcode reader membantu dalam memantau penggunaan peralatan medis dan memastikan bahwa peralatan yang digunakan dalam prosedur medis telah melalui pemeriksaan yang diperlukan.
Ini meningkatkan keamanan pasien dan meminimalkan risiko kesalahan yang dapat terjadi jika data tidak tercatat dengan benar. Dengan teknologi ini, sektor kesehatan dapat meningkatkan akurasi administrasi dan memberikan layanan yang lebih aman dan efisien.
d. Manufaktur
Di industri manufaktur, barcode reader digunakan untuk melacak bahan baku, komponen, dan produk jadi di sepanjang jalur produksi. Dengan memindai barcode pada setiap item, perusahaan dapat memastikan bahwa setiap komponen yang digunakan dalam proses produksi adalah sesuai dengan spesifikasi dan standar kualitas.
Hal ini meningkatkan efisiensi dan mengurangi risiko kesalahan dalam proses produksi. Selain itu, barcode reader juga membantu dalam mengelola inventaris bahan baku dan produk jadi dengan lebih efisien.
Pembaruan data secara otomatis mempermudah perusahaan dalam memantau persediaan barang dan menghindari kekurangan stok yang dapat menghambat proses produksi. Dengan demikian, teknologi ini membantu perusahaan manufaktur untuk tetap berjalan dengan lancar dan mengoptimalkan pengelolaan sumber daya.
7. Inventory Management ScaleOcean: Solusi Bisnis Modern dengan Barcode Reader Terintegrasi
Salah satu tantangan terbesar dalam manajemen inventaris adalah meminimalkan kesalahan manual dan mempercepat proses pengelolaan barang. Penggunaan barcode reader tradisional seringkali memerlukan input manual, hal ini tentu meningkatkan risiko kesalahan dalam pencatatan data stok yang akan memperlambat proses transaksi.
Software Inventroy Management ScaleOcean dapat membuat masalah tersebut dapat teratasi. Sistem ini mengintegrasikan barcode reader untuk memperbarui data inventaris secara otomatis dan real-time, mengurangi kesalahan manual, mempercepat pengelolaan, dan meningkatkan visibilitas stok barang di seluruh perusahaan.
Dengan software ini, Anda dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, meningkatkan akurasi, dan mempercepat pengambilan keputusan. Sistem ini menawarkan solusi canggih untuk manajemen inventaris, akuntansi, dan lainnya, memastikan operasional yang lebih optimal.
Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, ScaleOcean menawarkan demo gratis untuk menunjukkan betapa mudahnya mengintegrasikan sistem ini ke dalam operasional Anda. Berikut ini merupakan kelebihan barcode reader berbasis software ini yang cocok untuk industri Anda:
- Integrasi Otomatis ke Sistem ERP: Menghubungkan barcode scanner dengan sistem ERP secara langsung, memperbarui data inventaris secara otomatis dan real-time.
- Pengurangan Risiko Kesalahan Manual: Meminimalkan kesalahan input manual dengan solusi berbasis sistem ERP.
- Proses Transaksi yang Lebih Cepat dan Efisien: Mempercepat penerimaan barang, pengeluaran stok, dan pengelolaan inventaris melalui pemindaian barcode.
- Visibilitas dan Laporan Real-Time: Memberikan pembaruan inventaris yang langsung dapat diakses melalui laporan dan dashboard real-time.
- Pengelolaan yang Terpusat dan Terintegrasi: Mengintegrasikan semua data yang dipindai dalam satu platform untuk manajemen inventaris yang lebih terpusat.
Integrasi barcode scanner dalam manajemen inventaris ScaleOcean memberikan keuntungan utama dalam efisiensi, akurasi, dan kecepatan operasional. Hal ini berbeda dengan barcode reader biasa, yang memerlukan langkah tambahan dan pengelolaan terpisah.
Baca juga: Apa itu Loading Barang dan Unloading Barang dalam Logistik
8. Kesimpulan
Memahami apa itu barcode reader adalah suatu hal yang membantu bisnis untuk mencapai efisiensi serta mempermudah integrasi teknologi ini dalam kegiatan operasional. Dari meningkatkan proses checkout di ritel hingga memperkuat sistem warehouse management, fungsi dari reader ini tidak dapat diabaikan.
Dengan memahami fungsinya, memilih jenis reader yang tepat, dan memahami cara menggunakanbarcode reader secara efektif, perusahaan bisa menghemat waktu dan biaya serta meningkatkan akurasi data. Investasi dalam teknologi barcode adalah langkah strategis yang membawa berbagai manfaat operasional dan kompetitif.
Aplikasi inventaris yang terintegrasi dengan barcode scanner memungkinkan pembaruan data otomatis, meningkatkan efisiensi operasional, dan memberikan visibilitas lebih baik terhadap aliran barang. ScaleOcean menawarkan demo gratis agar Anda dapat melihat bagaimana teknologi ini bekerja.
FAQ:
1. Apakah fungsi dari barcode reader?
Barcode reader berfungsi untuk membaca dan menerjemahkan informasi yang tersimpan dalam barcode. Alat ini digunakan untuk mempercepat proses identifikasi produk, pelacakan inventaris, dan manajemen data di berbagai industri.
2. Bagaimana cara menggunakan barcode scanner?
Untuk menggunakan barcode scanner, arahkan pemindai ke barcode dan tekan tombol pemindaian. Perangkat akan membaca kode, mengonversinya menjadi data digital, lalu mengirimkannya ke sistem komputer atau perangkat lunak yang terhubung.
3. Bagaimana cara kerja scanner barcode?
Scanner barcode bekerja dengan memancarkan cahaya ke barcode, kemudian sensor menangkap pantulan cahaya tersebut. Pola garis atau titik dalam barcode diterjemahkan menjadi data numerik atau alfanumerik yang dapat diproses oleh komputer.



