17 Asset Management Software Terbaik untuk Kelola Bisnis

Posted on
Share artikel ini

Apakah Anda kesulitan melacak lokasi dan kondisi aset secara real-time? Atau merasa proses manual memakan waktu dan menghambat efisiensi operasional perusahaan Anda? Jika dibiarkan, hal ini dapat memengaruhi produktivitas serta kinerja perusahaan secara keseluruhan.

Dalam kondisi tersebut, Anda memerlukan solusi asset management software. Aplikasi aset manajemen adalah solusi digital yang memungkinkan perusahaan untuk melacak, mengelola, memelihara, dan mengoptimalkan aset sepanjang siklus hidupnya. Solusi ini mengotomatisasi proses dan menyediakan data real-time untuk mengurangi biaya, serta meminimalkan risiko kehilangan atau kerusakan.

Namun, memilih software tidak dapat dilakukan sembarangan. Bagaimana caranya memilih software aset manajemen yang sesuai kebutuhan bisnis Anda? Artikel ini akan menjawab pertanyaan tersebut dengan memberikan 17 rekomendasi asset management software Indonesia terbaik seperti ScaleOcean, Asset Panda, SAP, InvGate, Odoo, dan SAP.

Key Takeawaysstars
  • Asset management software adalah seperangkat praktik yang dilaksanakan untuk melacak, mengelola, dan memantau aset fisik secara realtime.
  • Software asset bermanfaat untuk melacak, memantau, dan mengelola aset dari pengadaan hingga pembuangan, termasuk penjadwalan pemeliharaan untuk meminimalisasi downtime.
  • Beberapa rekomendasi aplikasi manajemen aset di Indonesia adalah ScaleOcean, Asset Panda, SAP, InvGate, dan Odoo.
  • ScaleOcean Atlas menawarkan modul manajemen aset terbaik untuk mengoptimalkan aset, meningkatkan efisiensi operasional, dan memberikan visibilitas pada seluruh aset perusahaan Anda.

Coba Demo Gratis!

requestDemo

Apa itu Asset Management Software?

Asset management software adalah praktek strategi IT yang membantu perusahaan untuk mengelola seluruh aset fisik dan digital, mulai dari mesin, peralatan, hingga lisensi perangkat lunak. Sistem ini bekerja secara otomatis dengan melacak siklus hidup serta lokasi setiap aset lewat sistem pemindaian data untuk mengoptimalkan penggunaan dan biaya.

Sistem ini mengelola setiap aset sejak dibeli hingga masa pemakaiannya berakhir. Lewat pelacakan yang real-time dan laporan otomatis, perusahaan dapat memangkas biaya operasional serta mencegah risiko kehilangan. Data yang rapi pun semakin membantu Anda dalam mengambil keputusan investasi strategis dengan lebih cepat.

Dalam konteks pemeliharaan aset berkapital tinggi, seperti mesin, overhaul adalah proses perawatan skala besar untuk membongkar, memeriksa, serta memperbaiki aset secara menyeluruh. Integrasi teknologi seperti barcode, RFID, dan CMMS juga memudahkan pengambilan keputusan strategis terkait aset perusahaan.

Apa saja Manfaat Asset Management Software bagi Bisnis?

Asset management software biasanya diterapkan oleh perusahaan dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan masing-masing aset yang dimilikinya.

Sistem manajemen aset membantu perusahaan mengelola aset dengan lebih efisien dan efektif. Dengan kemampuan untuk melacak dan memantau aset secara real-time, merencanakan pemeliharaan, serta menyediakan laporan dan analitik yang komprehensif, bisnis dapat mengoptimalkan penggunaan aset.

Berikut penjelasan lebih lanjut manfaat utama implementasi software aset manajemen bagi perusahaan:

  • Pelacakan Aset: Memungkinkan bisnis untuk memantau lokasi, status, dan riwayat penggunaan aset secara real-time. Ini sangat relevan bagi pengelolaan aset berwujud yang sering berpindah atau memerlukan pemantauan fisik. Ini membantu mencegah kehilangan, memastikan ketersediaan, dan mengoptimalkan pemanfaatan aset.
  • Manajemen Inventaris: Aplikasi manajemen aset mencatat dan mengelola informasi detail setiap aset, seperti spesifikasi teknis, nomor seri, dan kondisi terkini. Hal ini mempermudah audit, mengurangi human error, dan memastikan data aset yang akurat.
  • Pengurangan Biaya: Software asset membantu mencegah pembelian aset secara berlebihan, mengoptimalkan pemanfaatan aset, dan menghindari pemeliharaan darurat yang mahal dengan memonitor lisensi yang tidak terpakai.
  • Perencanaan Pemeliharaan: Dengan fitur ini, bisnis dapat menjadwalkan dan melacak kegiatan pemeliharaan aset secara proaktif. Hal ini diperlukan untuk mencegah kerusakan tak terduga, memperpanjang umur aset, dan memastikan kinerja optimal aset secara berkelanjutan.
  • Visibilitas Aset: Aplikasi manajemen aset memberikan visibilitas terpusat dari semua aset perangkat lunak yang dimiliki, termasuk informasi mengenai lokasi, pengguna, dan penggunaan perangkat lunak, sehingga mempermudah pengawasan dan pemeliharaan.
  • Manajemen Siklus Hidup: Asset tracking software mengelola siklus hidup aset, mulai dari pembelian hingga pemusnahan, termasuk pemeliharaan, pembaruan, migrasi, perhitungan depresiasi, dan pencatatan jurnal akuntansi.
  • Pelaporan dan Analitik: Menyediakan laporan terperinci mengenai penggunaan aset, biaya yang terkait, dan kinerja keseluruhannya. Data ini diperlukan untuk mengambil keputusan yang lebih baik.
  • Keamanan Aset: Menjamin keamanan aset perusahaan dengan sistem terintegrasi yang memastikan perlindungan dan pengelolaan yang efisien dalam setiap tahapan.

Seluruh manfaat tersebut akan jauh lebih mudah dicapai jika didukung oleh teknologi yang tepat dan terintegrasi. Menggunakan modul manajemen aset ScaleOcean Atlas dapat membantu Anda mengotomatiskan seluruh proses pengelolaan aset di berbagai lokasi sekaligus secara lebih akurat.

ERP

Rekomendasi 17 Asset Management Software Terbaik Indonesia 2026

Semakin kompleksnya kebutuhan pengelolaan aset, banyak perusahaan yang beralih ke penggunaan asset management system. Namun, dengan begitu banyak pilihan aplikasi aset yang ada, Anda pasti bingung harus memulai pencarian solusi terbaik untuk manajemen aset bisnis Anda dari mana.

Pencarian ini harus mempertimbangkan aset yang memiliki risiko tinggi dan memerlukan kepatuhan regulasi ketat, seperti pesawat angkat dan angkut. Oleh karena itu, kami bantu Anda dengan merangkum daftar software terbaik sebagai bahan pertimbangan Anda.

Berikut adalah rekomendasi 17 asset tracking software terbaik Indonesia tahun 2026:

1. ScaleOcean Asset Management Software

ScaleOcean Asset Management Software

Modul Asset Management di ScaleOcean Atlas adalah solusi untuk memfasilitasi perusahaan dalam mengelola aset yang ada, baik aset fisik maupun aset digital dalam sebuah workflow yang lebih jelas. Masalah seringkali muncul ketika bisnis Anda mengelola berbagai jenis aset di berbagai lokasi, yang membuat tim kesulitan mengetahui dimana, seperti apa, berapa, dan bagaimana penggunaan aset tersebut.

Untuk itulah, perusahaan Anda perlu memiliki sistem yang mampu memantau aset mulai dari proses pembelian, pencatatan, penggunaan, pemeliharaan, penurunan nilai hingga penjualan aset atau disposal. Dengan ScaleOcean Atlas, perpindahan aset, jadwal servis, nilai aset dan riwayat penggunaan aset akan lebih mudah dipantau.

Return on investment (ROI) dari penggunaan ERP ScaleOcean Atlas juga sudah dapat dirasakan sejak bulan pertama implementasi karena proses manual yang berkurang, end-to-end visibility meningkat, dan juga performa tim menjadi jauh lebih baik. Jika ingin mengetahui kebutuhan aset bisnis Anda dan menemukan workflow yang paling sesuai, segera jadwalkan konsultasi dengan tim ahli kami.

Berikut beberapa fitur canggih dari modul manajemen aset di ScaleOcean Atlas:

  • Preventive Maintenance Scheduling & Planning: membantu perusahaan menjadwalkan dan merencanakan pemeliharaan aset, serta melacak biaya reparasi secara preventif.
  • Overall Equipment Effectiveness (OEE): menganalisis waktu henti (downtime), kinerja, dan kualitas produksi dari peralatan yang dimiliki.
  • Real-Time Asset Location Tracking: memudahkan perusahaan untuk mengetahui posisi dan status aset kapan saja.
  • Asset Stocktake with QR Codes: memudahkan proses stock take secara otomatis dan akurat tanpa proses manual yang memakan waktu.
  • Automation of Depreciation & Recording of Asset Costs: mengotomatiskan perhitungan depresiasi aset sehingga memudahkan pengelolaan akuntansi dan pelaporan keuangan.

Cocok untuk: Berbagai bisnis atau industri dengan jumlah aset yang besar dan kompleksitas manajemen tinggi

Harga: Kompetitif dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis. Lebih lanjut dapat diketahui lewat konsultasi gratis yang diberikan.

Kelebihan Kekurangan
  1. Sistem dapat disesuaikan dengan skala bisnis, baik dari segi volume atau pengguna
  2. Terintegrasi dengan modul canggih lainnya
  3. Kustomisasi pelaporan dan analitik sesuai kebutuhan bisnis
  4. Unlimited user
  5. Dukungan pelanggan responsif dan demo gratis
  1. Waktu implementasi sistem bergantung pada kebutuhan kustomisasi sistem

Penerapan ScaleOcean telah terbukti mampu membantu Dekkson dalam mengelola aset dan inventory antar pusat, cabang, dan warehouse consignment dengan lebih baik. Tim tidak lagi harus membandingkan banyak dokumen seperti SO, PO, dan IMR hanya untuk menentukan prioritas kebutuhan cabang.

Akibatnya, proses pengesahan, monitoring stok, dan pengambilan keputusan terkait aset menjadi lebih efisien dan akurat. Dengan adanya data yang terupdate, Dekkson dapat mengurangi selisih informasi, memfasilitasi kebutuhan cabang, dan menjaga operasional tetap scalable.

2. Software Asset Management AsetKita

Asetkita adalah software asset management Indonesia yang dirancang untuk membantu bisnis mengelola aset mereka dengan lebih efektif. Dengan fitur pelacakan berbasis QR code dan RFID, Asetkita memungkinkan perusahaan untuk mencatat, melacak, dan memonitor kondisi aset secara real-time, memastikan aset tetap terorganisir dan terkelola dengan baik.

Keunggulan utama Asetkita adalah kemudahan akses dan integrasi dengan sistem lain, menjadikannya pilihan ideal bagi bisnis yang ingin mengelola aset dengan efisien tanpa memerlukan infrastruktur yang kompleks.

Fitur utama yang ditawarkan Asetkita:

  • Pelacakan aset dengan QR code dan RFID
  • Manajemen pemeliharaan dan jadwal servis otomatis
  • Laporan dan analisis aset berbasis cloud
  • Peringatan dan notifikasi untuk aset yang memerlukan perawatan

Cocok untuk: Bisnis yang memiliki banyak aset fisik dan membutuhkan solusi terintegrasi

Harga: Tidak ada keterangan detail yang dipublikasikan

Kelebihan Kekurangan
  1. Kemampuan pelacakan multi-lokasi
  2. Audit dan pelaporan yang akurat
  3. Kalkulasi depresiasi otomatis
  1. Fitur aplikasi asset management yang terbatas untuk usaha kecil
  2. Integrasi dengan sistem lain terbatas
  3. Beberapa fitur premium berbayar

3. Aplikasi Aset Manajemen Aseta

Aseta adalah sistem manajemen aset dan pemeliharaan berbasis cloud yang bisa diakses melalui aplikasi web maupun mobile. Sistem ini mempermudah perusahaan dalam mencatat data aset, tempat penyimpanan, penanggung jawab, garansi, penerusan aset, dan riwayat aktivitas dalam database.

Untuk pencatatan dan pelacakan aset fisik, Aseta menyediakan dukungan penggunaan QR Code dan RFID. Pengguna juga bisa melakukan inspeksi maupun stock opname menggunakan perangkat mobile. Tidak hanya itu, ada juga fitur preventive maintenance dan corrective maintenance yang memungkinkan pengguna untuk mencatat jadwal, reminder, dan riwayat perbaikan aset tersebut.

Fitur utama yang ditawarkan Aseta:

  • Identification and tracking of assets using QR Code or RFID
  • Preventive and corrective maintenance
  • Recording of asset transfers and mutations
  • Calculation for depreciation of assets
  • Report on activity and history of assets
  • Access through web and mobile application

Cocok untuk: Perusahaan yang perlu melacak aset fisik serta mengatur jadwal pemeliharaannya, terutama pada sektor manufaktur, konstruksi, pendidikan, dan perkantoran.

Harga: Aseta menawarkan beberapa paket sistem identification menggunakan QR Code dan RFID dengan langganan minimal 12 bulan. Additional devices, requirements khusus yang berada di luar paket, dan PPN mungkin akan menambah biaya penggunaan total biaya penggunaan.

Kelebihan Kekurangan
  1. Mendukung QR Code dan RFID untuk mengidentifikasi serta melacak aset.
  2. Menyediakan fitur pemeliharaan preventif dan korektif.
  3. Dapat diakses melalui aplikasi berbasis web dan perangkat mobile.
  1. Periode berlangganan tersedia dengan durasi minimal 12 bulan.
  2. Perangkat QR Code atau RFID dapat memerlukan biaya tambahan.
  3. Penerapan RFID membutuhkan kesiapan perangkat dan proses operasional.

4. Software Asset Pandasoftware asset management asset panda

Asset Panda adalah platform manajemen aset yang dirancang untuk membantu perusahaan memantau, melacak, dan mengelola semua jenis aset, baik aset fisik seperti peralatan, inventori, maupun aset digital seperti lisensi, dalam satu sistem terpadu. Namun menurut review Firstbase, beberapa pengguna melaporkan keterbatasan dalam proses ekspor data.

Selain itu, struktur harga berbasis jumlah aset juga menjadi perhatian bagi bisnis yang sedang berkembang, karena biaya dapat meningkat cukup cepat seiring bertambahnya volume inventori.

Fitur utama yang ditawarkan Asset Panda:

  • Asset tracking untuk mencatat lokasi, status, dan kondisi aset
  • Leased equipment tracking mencatat kontrak, tanggal pembaruan, dan status aset yang disewa
  • Facilities management untuk lacak ruang, peralatan bangunan, dan pemeliharaan terkait
  • Asset inspection untuk membuat daftar pemeriksaan (checklists) kustom

Cocok untuk: Berbagai jenis bisnis serta industri, seperti konstruksi, pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga teknologi informasi.

Harga: harga mulai sekitar $50 per bulan untuk paket Starter, sedangkan untuk kebutuhan yang lebih luas, Asset Panda menyediakan paket Enterprise dengan harga khusus (custom pricing) yang tidak dipublikasikan secara langsung

Kelebihan Kekurangan
  1. Sistem fleksibel dan dapat dikustomisasi
  2. Integrasi luas dengan berbagai sistem
  3. Sistem mudah digunakan
  1. Biaya lisensi relatif tinggi
  2. Perlu waktu untuk mempelajari fitur yang lebih dalam

5. SAP Asset Management Software

SAP Asset Management system adalah bagian dari solusi ERP SAP yang menawarkan pengelolaan aset fisik secara komprehensif. Sistem ini berfokus pada pemeliharaan prediktif dan ketersediaan aset.

Dengan aplikasi manajemen aset ini, perusahaan di berbagai industri dapat mengoptimalkan penggunaan aset dan mengurangi downtime. Integrasi dengan sistem ERP SAP memberikan manfaat tambahan yang untuk kebutuhan setiap industri.

Fitur utama yang ditawarkan Asset Panda:

  • Manajemen siklus hidup aset penuh
  • Pemeliharaan prediktif
  • Pelacakan real-time aset dan mesin
  • Integrasi ERP
  • Pemantauan kinerja aset

Cocok untuk: Industri padat aset yang membutuhkan manajemen mendalam terhadap aset fisik

Harga: dengan lisensi cloud mulai sekitar $25 per aset per tahun, sementara edisi enterprise on-premise dapat memiliki biaya awal lisensi dan implementasi mulai sekitar $100.000 atau lebih

Kelebihan Kekurangan
  1. Tersedia fitur lengkap
  2. Fitur pemeliharaan prediktif yang canggih
  3. Dukungan analitik kuat
  1. Biaya pemeliharaan dan lisensi cukup tinggi
  2. Waktu implementasi cukup lama

6. InvGate Asset Management System

Invgate Asset Management Software

InvGate adalah aplikasi yang dirancang untuk memberikan solusi pengelolaan IT dengan mudah dan efisien. Aplikasi aset ini tersedia versi cloud atau on-premise, yang memungkinkan fleksibilitas bagi berbagai kebutuhan operasional.

Aplikasi asset management ini juga menawarkan kemampuan untuk memonitor perangkat keras dan lunak di seluruh organisasi, sehingga memberikan visibilitas penuh terhadap aset yang digunakan.

Fitur utama yang ditawarkan InvGate:

  • Pelacakan aset secara real-time
  • Audit otomatis
  • Integrasi help desk
  • Kustomisasi basis data konfigurasi (CMDB)

Cocok untuk: Tim IT dan perusahaan besar yang membutuhkan solusi komprehensif untuk mengotomatiskan proses manajemen aset IT

Harga: struktur harga berlangganan yang relatif sederhana dan transparan berdasarkan jumlah agen yang akan menggunakan platformnya

Kelebihan Kekurangan
  1. Sistem mudah dimengerti dan digunakan
  2. Integrasi dengan berbagai platform ITSM
  3. Real-time asset tracking
  1. Fitur analitik terbatas pada paket dasar
  2. Biaya lisensi relatif tinggi

7. Aplikasi Management Aset Reftab

Reftab adalah solusi software asset management berbasis cloud yang dirancang untuk membantu bisnis mengelola aset mereka dengan lebih efisien. Dengan fitur pelacakan aset yang canggih, Reftab memungkinkan perusahaan untuk memantau status, lokasi, serta jadwal pemeliharaan aset secara real-time.

Salah satu fitur unggulan software aset manajemen Reftab adalah kemampuannya dalam mengotomatiskan manajemen peminjaman aset, sehingga sangat cocok untuk perusahaan yang sering meminjamkan peralatan kepada karyawan atau tim. Dengan integrasi barcode dan RFID, pengguna dapat dengan mudah melacak dan mengelola aset tanpa perlu peralatan tambahan.

Fitur utama yang ditawarkan Reftab: 

  • Pelacakan aset berbasis barcode dan RFID
  • Manajemen peminjaman dan pemeliharaan otomatis
  • Notifikasi dan pengingat pemeliharaan aset
  • Integrasi dengan berbagai sistem IT dan cloud

Cocok untuk: Berbagai sektor, termasuk pendidikan, konstruksi, dan departemen IT.

Harga: paket Starter sekitar US$ 31,25 per bulan, juga menyediakan opsi harga khusus untuk organisasi yang akan melacak lebih dari 3.000 aset

Kelebihan Kekurangan
  1. Sistem pelacakan yang fleksibel dan mendukung barcode & RFID
  2. Memudahkan peminjaman dan pemeliharaan aset
  3. Berbasis cloud sehingga mudah diakses kapan saja
  1. Kurang optimal untuk bisnis dengan aset dalam jumlah sangat besar
  2.  Beberapa fitur lanjutan memerlukan langganan premium

8. Software Asset Management Odoo

Odoo Asset Management

Odoo Asset Management adalah modul manajemen aset dalam ekosistem Odoo yang membantu bisnis mengelola aset tetap dan peralatan mereka secara efisien. Dengan fitur otomatisasi yang terintegrasi langsung dengan modul akuntansi dan pemeliharaan, Odoo memungkinkan perusahaan untuk melacak nilai aset, jadwal depresiasi, serta kebutuhan perawatan dalam satu platform terpusat.

Keunggulan utama dari Odoo adalah fleksibilitasnya dalam mengotomatisasi pencatatan aset, sehingga sangat cocok untuk bisnis yang ingin mengurangi pekerjaan manual dalam pelacakan aset dan memastikan akurasi dalam laporan keuangan.

Fitur utama yang ditawarkan Odoo Asset Management:

  • Pelacakan dan pencatatan aset tetap secara otomatis
  • Perhitungan dan jadwal depresiasi aset
  • Integrasi langsung dengan akuntansi dan pembukuan
  • Manajemen pemeliharaan aset berbasis jadwal

Cocok untuk: Bisnis yang sudah menggunakan atau berencana menggunakan ekosistem Odoo secara keseluruhan

Harga: Paket Standard biasanya sekitar US$ 24,90–US$ 31,10 per pengguna per bulan, dan Custom berada di kisaran sekitar US$ 37,40–US$ 46,70 per pengguna per bulan

Kelebihan Kekurangan
  1. Terintegrasi dengan ekosistem Odoo lainnya (akuntansi, pemeliharaan, dan inventaris)
  2. Otomatisasi depresiasi dan pemeliharaan aset
  3. Open-source dengan opsi kustomisasi fleksibel
  1. Tidak tersedia sebagai solusi standalone, harus digunakan dalam ekosistem Odoo
  2. Kurva belajar tinggi bagi pengguna baru Odoo

9. Software Manajemen Aset Bridgenr

Bridgenr Asset Management adalah software manajemen aset berbasis AI yang dirancang untuk membantu bisnis dalam pelacakan, pemeliharaan, dan optimasi aset.

Dengan fitur seperti pemantauan aset real-time, otomatisasi perawatan, dan pelaporan keuangan terintegrasi, sistem ini memastikan aset dikelola secara efisien, mengurangi downtime, serta meningkatkan umur aset.

Fitur utama yang ditawarkan software aset manajemen Bridgenr:

  • Pemantauan aset real-time berbasis AI dan IoT
  • Otomatisasi jadwal perawatan dan pemeliharaan aset
  • Pelacakan lokasi dan penggunaan aset secara langsung
  • Analitik prediktif untuk optimasi siklus hidup aset
  • Integrasi dengan sistem akuntansi dan keuangan

Cocok untuk: Berbagai jenis bisnis serta industri, seperti konstruksi, pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga teknologi informasi.

Harga: Tidak dipublikasikan di website, perlu kontak tim secara langsung untuk lebih lanjut.

Kelebihan Kekurangan
  1. Mengurangi biaya perawatan dengan sistem prediktif
  2. Meningkatkan efisiensi operasional dan transparansi aset
  3. Memastikan kepatuhan regulasi dengan audit otomatis
  4. Meminimalkan kehilangan aset dengan pelacakan real-time
  5. Skalabilitas tinggi untuk bisnis dari berbagai industri
  1. Lama waktu yang diperlukan untuk implementasi dapat bervariasi berdasarkan jumlah fitur atau modul yang ingin dikustomisasi

10. Software Asset Management Maximo

Maximo Asset Management adalah solusi Enterprise Asset Management (EAM) yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola siklus hidup aset secara menyeluruh.

Dengan fitur canggih berbasis AI dan IoT, Maximo memungkinkan organisasi untuk memantau, memelihara, dan mengoptimalkan aset mereka dalam berbagai industri, termasuk manufaktur, energi, transportasi, dan layanan publik.

Keunggulan utama Maximo adalah kemampuannya dalam analisis prediktif dan pemeliharaan berbasis kondisi, yang membantu perusahaan mengurangi downtime dan meningkatkan efisiensi operasional.

Fitur utama yang ditawarkan Maximo:

  • Manajemen aset berbasis AI untuk pemeliharaan prediktif
  • Pelacakan aset secara real-time menggunakan IoT
  • Automasi workflow untuk perawatan aset
  • Analisis kinerja aset dengan dashboard berbasis data

Cocok untuk: Industri padat aset seperti energi dan utilitas, manufaktur, minyak dan gas, serta transportasi

Harga: Detail harga tidak tersedia saat ini

Kelebihan Kekurangan
  1. Solusi EAM yang lengkap dengan fitur berbasis AI
  2. Mendukung pelacakan aset dengan IoT untuk akurasi lebih tinggi
  3. Fleksibel dengan opsi deployment cloud atau on-premise
  1. Harga tinggi, lebih cocok untuk perusahaan besar
  2. Memerlukan implementasi dan konfigurasi yang kompleks
  3. Kurva belajar cukup tinggi bagi pengguna baru

11. Aplikasi Aset Ivanti
Software Asset Management Ivanti

Ivanti menyediakan software asset management yang fokus pada keamanan dan otomatisasi. Asset tracking software ini memungkinkan berbagai industri untuk melacak aset IT, memantau siklus hidup perangkat, serta memastikan kepatuhan terhadap standar keamanan.

Asset management software Ivanti juga dapat menunjukkan laporan pra-dibuat secara detail yang memudahkan pengguna untuk menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis.

Fitur utama yang ditawarkan Ivanti:

  • Manajemen perangkat untuk Windows dan Mac
  • Pengelolaan patch keamanan
  • Distribusi perangkat lunak otomatis
  • Inventaris dan pelacakan aset real-time

Cocok untuk: Perusahaan dari berbagai industri, seperti pemerintahan, kesehatan, pendidikan, logistik, dan ritel, yang ingin mengoptimalkan investasi IT mereka.

Harga: Tidak ada keterangan harga yang dipublikasikan

Kelebihan Kekurangan
  1. Unggul pada keamanan perangkat
  2. Tersedia fitur otomatisasi pengelolaan siklus hidup aset
  3. Dukungan pelanggan yang cepat dan responsif
  1. Butuh pemahaman mendalam untuk pemakaian sistem
  2. Tidak didukung cloud-based service
  3. Butuh dukungan instalasi perangkat keras

12. Align EAM Asset Management Software

Asset management system dari Align EAM membantu perusahaan konstruksi mengelola pergerakan dan logistik aset konstruksi. Aplikasi asset management ini menyediakan alur kerja yang mudah digunakan untuk pelacakan dan pengelolaan peralatan.

Asset tracking software Align EAM memungkinkan perusahaan untuk mengoptimalkan aset dan meminimalkan downtime. Untuk itu, selain digunakan di sektor konstruksi, software asset management ini juga sangat cocok untuk sektor manufaktur, transportasi, hingga energi.

Fitur utama yang ditawarkan Align EAM:

  • Manajemen siklus hidup aset penuh
  • Pelacakan kepatuhan dan audit otomatis
  • Pemantauan kondisi dan kinerja aset
  • Integrasi ERP dan alur kerja
  • Notifikasi untuk jadwal pemeliharaan

Cocok untuk: Industri padat aset yang bergantung pada peralatan fisik dalam jumlah besar, seperti manufaktur, utilitas, dan transportasi

Harga: Tidak ditemukan keterangan yang dipublikasikan

Kelebihan Kekurangan
  1. Pelacakan real-time yang akurat
  2. Fitur manajemen pemeliharaan yang komprehensif
  3. Integrasi mudah dengan sistem ERP
  1. Implementasi yang cukup kompleks
  2. Biaya lisensi cukup tinggi
  3. Membutuhkan pelatihan untuk pengguna baru

13. Software Snipe-IT

Snipe-IT adalah software manajemen aset IT (ITAM) yang gratis dan open-source, dirancang sebagai alternatif yang mudah digunakan untuk menggantikan spreadsheet. Dikembangkan oleh Grokability, Inc., software ini memiliki pembaruan yang rutin dan menawarkan fleksibilitas untuk di-host sendiri (self-hosted) atau menggunakan layanan cloud berbayar.

Fitur utama yang ditawarkan Inventia:

  • Menyediakan API REST untuk memudahkan pengembang membuat integrasi dan otomatisasi kustom
  • Laporan dan analisis aset berbasis cloud
  • Peringatan dan notifikasi jadwal pemeliharaan

Cocok untuk: Berbagai jenis bisnis dan industri, dari perusahaan kimia hingga institusi pendidikan tinggi.

Harga: Standard/Pro Support sekitar $449,99 per tahun dan Enterprise Support sekitar $4.999,99 per tahun

Kelebihan Kekurangan
  1. Mudah digunakan dengan antarmuka yang intuitif
  2. Berbasis cloud, dapat diakses dari berbagai perangkat
  3. Mendukung berbagai metode pelacakan aset
  1. Integrasi dengan sistem lain memerlukan konfigurasi tambahan
  2. Tidak optimal untuk perusahaan dengan aset dalam jumlah sangat besar

14. Aplikasi Manajemen Aset Freshservice

aplikasi manajemen aset freshservice

Terdapat juga asset management application yang berfokus pada IT dan dukungan teknis. Aplikasi aset ini menyediakan fitur seperti pelacakan perangkat keras dan lunak, pemeliharaan, dan dukungan help desk.

Keunggulan utama Freshservice adalah kemudahan penggunaannya yang membuatnya ideal bagi perusahaan yang ingin mengelola aset IT dengan lebih efisien. Selain itu, asset management system Freshservice juga mendukung integrasi dengan sistem IT lainnya.

Fitur utama yang ditawarkan Freshservice:

  •  Pengelolaan inventaris aset berbasis cloud
  • Integrasi dengan perangkat ITSM Freshworks
  • Pelacakan siklus hidup perangkat IT
  • Notifikasi pemeliharaan otomatis
  • Pembuatan laporan dan analisis performa aset

Cocok untuk: Tim IT dan perusahaan dari berbagai ukuran yang ingin menyatukan manajemen layanan IT dan manajemen aset dalam satu platform

Harga: Paket Starter dimulai sekitar $19 per agen per bulan jika ditagihkan tahunan, dan paket Enterprise dengan harga khusus (custom quote)

Kelebihan Kekurangan
  1. Terintegrasi dengan dukungan helpdesk
  2. Mudah diimplementasikan tanpa pelatihan yang kompleks
  1. Fungsionalitas terbatas untuk non-IT aset
  2. Kustomisasi terbatas

15. Software Asset Management SISCA

SISCA adalah asset management software yang dirancang untuk membantu perusahaan Indonesia mengelola aset tetap dan bergerak dengan lebih efektif. Dengan sistem berbasis cloud, SISCA memungkinkan pelacakan aset secara real-time, mulai dari pencatatan, pemeliharaan, hingga pelaporan, sehingga perusahaan dapat mengoptimalkan penggunaan aset dan meningkatkan efisiensi operasional.

Keunggulan utama SISCA adalah otomatisasi pencatatan dan pemantauan aset, yang memudahkan bisnis dalam mengelola inventaris tanpa proses manual yang memakan waktu.

Fitur utama yang ditawarkan SISCA:

  • Pelacakan aset berbasis QR code dan RFID
  • Manajemen pemeliharaan dan jadwal servis otomatis
  • Laporan aset dan analisis keuangan terintegrasi
  • Notifikasi dan peringatan untuk aset yang perlu perawatan

Cocok untuk: Berbagai sektor, termasuk pemerintahan, pendidikan (kampus/sekolah), industri, rumah sakit, hotel, dan pengelola fasilitas

Harga: Tidak ditemukan informasi publik terkait harga

Kelebihan Kekurangan
  1. Otomatisasi pencatatan dan pelacakan aset
  2. Berbasis cloud, sehingga dapat diakses kapan saja
  3. Mendukung berbagai metode pelacakan aset
  1. Kurang optimal untuk perusahaan dengan aset dalam jumlah besar
  2. Memerlukan konfigurasi tambahan untuk integrasi dengan sistem lain
  3. Beberapa fitur lanjutan mungkin memerlukan biaya tambahan

16. ToolSense Asset Management Software

ToolsSense adalah asset management tools yang tepat untuk perusahaan manufaktur, konstruksi, dan logistik. Dengan kemampuan IoT yang canggih, perusahaan dapat melacak peralatan, mesin, dan kendaraan secara real-time, memantau penggunaan dan kondisi, serta mengoptimalkan seluruh operasi mereka.

Software asset management ini juga menawarkan kemampuan pemeliharaan prediktif, sehingga perusahaan dapat mengurangi downtime dan memaksimalkan efisiensi operasional. ToolSense cocok bagi perusahaan yang membutuhkan solusi aplikasi asset management untuk peralatan berat.

Fitur utama yang ditawarkan ToolsSense:

  • Pemantauan kondisi dan waktu operasional aset
  • Pemeliharaan preventif
  • Alat inventarisasi dengan notifikasi stok
  • Laporan analitik dan dasbor kustom

Cocok untuk: Berbagai industri, termasuk konstruksi, manufaktur, energi & utilitas, fasilitas, dan pertanian.

Harga: Custom quote sesuai dengan kebutuhan perusahaan

Kelebihan Kekurangan
  1. Pelacakan berbasis IoT yang canggih
  2. Fitur pemeliharaan prediktif
  3. Monitoring asset secara real-time
  1. Implementasi yang memerlukan biaya besar
  2. Fitur terlalu kompleks untuk perusahaan kecil

17. Software EZOfficeInventory

EZOfficeInventory adalah software yang memiliki modul manajemen aset berbasis cloud yang dirancang untuk membantu bisnis dari berbagai ukuran melacak, mengelola, dan memelihara aset fisik dan inventaris dengan mudah.

Dengan memanfaatkan kode QR, barcode, atau tag RFID, EZOfficeInventory memungkinkan perusahaan untuk menginventarisasi, memeriksa masuk/keluar aset, menjadwalkan pemeliharaan, dan memantau lokasi aset secara real-time.

Fitur utama yang ditawarkan mencakup:

  • Manajemen pemeliharaan
  • Manajemen inventaris
  • Asset tracking
  • Check in/check out asset

Cocok untuk: Berbagai industri, termasuk IT, konstruksi, pendidikan, dan kesehatan

Harga: Paket Essential dimulai sekitar US$ 35–40 per bulan, tersedia paket Enterprise dengan harga khusus (custom pricing) yang mencakup semua fitur

Kelebihan Kekurangan
  1. Monitoring real-time dan notifikasi instan
  2. Mudah digunakan dan cepat diimplementasikan
  3. Bisa diakses melalui perangkat mobile
  1. Fitur terbatas untuk pengelolaan aset non-IT
  2. Integrasi yang terbatas dengan sistem lain
  3. Kapasitas pelacakan yang terbatas untuk perusahaan besar

Apa Saja Fitur yang Wajib Dimiliki Software Asset Management?

Apa Saja Fitur yang Wajib Dimiliki Software Asset Management?

Untuk memastikan pengelolaan aset perusahaan berjalan efisien dan akurat, implementasi software asset yang dilengkapi dengan fitur-fitur esensial sangatlah penting. Fitur software asset ini dirancang untuk mencakup berbagai aspek pengelolaan aset, mulai dari pendataan hingga pelaporan.

Berikut adalah beberapa fitur aplikasi asset management yang wajib dimiliki:

1. Pelacakan Aset

Fitur ini memudahkan perusahaan memantau lokasi, jumlah, dan kondisi aset secara akurat. Informasi yang ditampilkan secara real-time membantu mencegah kehilangan atau kesalahan pencatatan aset. Dengan data yang selalu diperbarui, perusahaan dapat mengambil keputusan lebih cepat dan tepat terkait penggunaan aset.

Sebagai contoh, dalam sektor layanan kesehatan, dari analisis kami menemukan bahwa studi oleh Gartner menunjukkan bahwa sekitar 10–20% aset bergerak di rumah sakit berisiko salah alokasi atau hilang selama masa pakainya. Dengan penerapan asset management software, angka kehilangan tersebut dapat ditekan lebih dari 50%, sekaligus meningkatkan utilisasi aset hingga 70–80%.

2. Manajemen Siklus Hidup Aset

Setiap aset dicatat sejak tahap pembelian, pemakaian, hingga akhirnya dihapuskan. Dengan pengelolaan menyeluruh ini, perusahaan dapat merencanakan kebutuhan investasi aset secara lebih strategis.

Selain itu, risiko pemborosan karena aset tidak termanfaatkan dapat diminimalisir. Cara mencegah penyusutan inventaris juga menjadi bagian penting dalam manajemen siklus hidup aset, sehingga perusahaan dapat memaksimalkan umur pakai dan efisiensi operasional dari setiap aset yang dimiliki.

3. Manajemen Pemeliharaan

Melalui penjadwalan pemeliharaan rutin maupun perbaikan darurat, aset dapat digunakan lebih lama dengan performa yang optimal. Contoh maintenance checklist membantu memastikan setiap langkah pemeliharaan diikuti dengan tepat, meminimalisir potensi kerusakan besar yang biasanya membutuhkan biaya tinggi. Hasilnya, produktivitas meningkat karena aset selalu dalam kondisi siap pakai.

4. Pelaporan Keuangan dan Audit

Aplikasi asset management menyediakan laporan yang mudah diakses untuk memantau penggunaan, depresiasi aset, dan kinerja aset sesuai standar akuntansi. Fitur audit memastikan proses pengelolaan lebih transparan serta dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini juga mendukung kepatuhan perusahaan terhadap regulasi perpajakan yang berlaku.

5. Integrasi ke Perangkat Lain

Aplikasi asset management dapat dihubungkan dengan perangkat tambahan seperti barcode atau QR code scanner untuk mempercepat pencatatan aset. Selain itu, integrasi dengan aplikasi lain mendukung alur kerja yang lebih efisien. Dengan otomatisasi ini, potensi kesalahan manual berkurang dan tim dapat bekerja lebih produktif.

Bagaimana Cara Menerapkan Asset Management Software?

Untuk memilih asset management application yang tepat bagi perusahaan, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan agar asset tracking software yang dipilih dapat memberikan manfaat optimal. Berikut adalah langkah-langkah dalam memilih aplikasi manajemen aset yang perlu Anda perhatikan:

1. Menentukan Tujuan Penerapan Sistem

Langkah awal adalah mengidentifikasi masalah utama yang ingin diselesaikan, seperti meminimalisir kehilangan aset atau mempercepat proses audit. Dengan tujuan yang jelas, perusahaan dapat memilih fitur yang paling relevan dengan kebutuhan operasional.

2. Mengumpulkan Data Aset

Lakukan inventarisasi menyeluruh untuk mencatat semua aset yang dimiliki, mulai dari lokasi, kondisi, hingga nilai sisa. Data yang akurat penting agar informasi yang dimasukkan ke dalam aplikasi nantinya valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

3. Riset dan Evaluasi Sistem

Bandingkan berbagai penyedia layanan berdasarkan fungsionalitas, kemudahan penggunaan, dan fleksibilitasnya. Pastikan software asset management yang dipilih mampu berintegrasi dengan alur kerja perusahaan guna mendukung efisiensi jangka panjang.

4. Menyusun SOP yang Sesuai

Buatlah standar operasional prosedur baru yang mengatur tata cara penggunaan teknologi ini dalam aktivitas harian. SOP ini harus mencakup cara input data, pelaporan kerusakan, hingga jadwal pemeliharaan rutin agar sistem berjalan tertib.

5. Menerapkan Sistem

Setelah persiapan matang, lakukan migrasi data ke dalam aplikasi secara bertahap. Pastikan konfigurasi teknis sudah sesuai dengan kebutuhan departemen terlbat agar proses transisi dari cara manual ke digital berjalan lancar.

6. Pelatihan Penggunaan

Berikan edukasi kepada seluruh staf yang akan menggunakan aplikasi ini agar mereka memahami fitur-fitur yang tersedia. Pelatihan yang efektif membantu mempercepat adaptasi tim dan meminimalisir kesalahan teknis saat pengoperasian.

7. Pemantauan Berkala

Lakukan pengecekan rutin untuk memastikan bahwa data yang tersedia di aplikasi tetap sesuai dengan kondisi fisik di lapangan. Pemantauan ini berfungsi untuk mendeteksi adanya kendala teknis atau ketidaksesuaian input data selama periode penerapannya.

8. Perbaikan Berulang

Evaluasi hasil penggunaan teknologi ini secara berkala dan lakukan penyesuaian jika ditemukan bagian yang masih kurang efektif. Perbaikan minor yang dilakukan secara terus-menerus akan memastikan proses pengelolaan aset tetap optimal seiring berkembangnya bisnis.

Kesimpulan

Asset management software adalah rangkaian praktik yang dibuat runtut untuk membantu perusahaan mengelola, memantau, dan mengoptimalkan penggunaan seluruh aset selama siklus hidupnya dalam satu platform terintegrasi. Dengan mengimplementasikannya, perusahaan dapat memperoleh visibilitas yang lebih baik terhadap aset yang dimiliki.

Setiap perusahaan tentu memiliki kebutuhan dan skala operasional yang berbeda, sehingga pemilihan software asset management terbaik perlu disesuaikan dengan kompleksitas bisnis, jumlah aset, serta integrasi sistem yang dibutuhkan. Jika Anda mencari solusi all-in-one dengan dukungan dan layanan teknis yang andal, Modul Asset Management ScaleOcean Atlas merupakan pilihan yang tepat.

Selain menyediakan fitur manajemen aset yang lengkap dan komprehensif, ScaleOcean Atlas juga menawarkan layanan konsultasi gratis untuk membantu Anda mengenal cara kerja sistem secara langsung sebelum berkomitmen penuh terhadap implementasinya.

FAQ:

1. Apa itu software manajemen aset?

Software manajemen aset merupakan aplikasi digital yang bisa digunakan untuk mencatat, memelihara, dan melakukan optimasi aset berharga. Software ini akan memberikan informasi terkini mengenai jenis-jenis aset yang dimiliki, lokasinya, penggunanya, keadaan, hingga sejarah pemeliharaannya untuk pengelolaan yang lebih baik.

2. 8 Langkah manajemen aset?

1. Perencanaan Kebutuhan Aset
2. Pengadaan Aset
3. Inventarisasi
4. Audit Legal
5. Pengoperasian dan Pemeliharaan
6. Penilaian Aset
7. Penghapusan Aset
8. Pembaruan Aset

3. Contoh aset itu seperti apa?

Aset bisa dibagi menjadi dua kategori yaitu aset berwujud dan aset tidak berwujud. Aset berwujud merupakan aset yang memiliki bentuk fisik, seperti tanah, bangunan, mesin, kendaraan, uang, dan bahan makanan, sedangkan aset tidak berwujud tidak memiliki bentuk fisik, misalnya merek, hak cipta, paten, lisensi, software, dan goodwill.

4. Apakah ScaleOcean Atlas cocok untuk perusahaan dengan ribuan aset?

Tentu saja, ScaleOcean Atlas mampu mendukung manajemen aset berjumlah banyak, banyak pengguna, dan berbagai lokasi dengan database terpusat. Skema unlimited user membuat setiap tim terkait mengakses sistem sesuai haknya tanpa biaya tambahan per pengguna.

ERP Buat Bisnis Ngebut

Operasional rapi, bisnis makin cepat

ERP Dashboards Demo Gratis
Dekson Sinarmas Bank of China Changi Shalby

Coba Demo Gratis!

Error message
Error message
Error message
Error message
Error message
Error message

Rekomendasi Artikel Terkait

Temukan Artikel Serupa untuk Solusi Bisnis Lebih Lengkap