Bisnis FMCG dikenal dengan kompleksitas operasional yang tinggi. Jenis bisnis ini dituntut untuk mengelola ribuan SKU secara bersamaan dengan permintaan pasar yang cepat berubah, distribusi multi-lokasi, serta tekanan untuk menjaga ketersediaan stok setiap saat.
Dalam kondisi seperti ini, banyak perusahaan terhambat oleh sistem ERP yang tidak sesuai ritme FMCG. Kesulitan memilih vendor, pengecekan proses produksi, dan reporting yang tidak terpusat sering kali membuat alur bisnis terganggu. Hasilnya, meski sistem sudah ada, proses operasional tetap terhambat karena tidak mampu mengikuti kebutuhan bisnis yang dinamis.
Oleh sebab itu, bisnis FMCG perlu selektif dalam memilih ERP yang sesuai kebutuhan, di tengah banyaknya pilihan. ERP yang tepat harus mengintegrasikan data, cepat, mudah disesuaikan, dan user-friendly. Tanpa sistem yang tepat, efisiensi dan pengambilan keputusan bisa terhambat. Berikut ringkasan rekomendasi 22 ERP FMCG terbaik yang dapat Anda pilih.
- ERP bisnis FMCG adalah sistem yang mengintegrasikan data dari produksi, stok, distribusi, hingga penjualan dalam satu platform.
- Manfaat ERP bisnis FMCG meliputi meningkatkan efisiensi operasional dengan otomasi dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat melalui analisis data.
- Rekomendasi software ERP bisnis FMCG antara lain ScaleOcean, SAP S/4HANA, Microsoft Dynamics 365, Odoo, dan SimpliDOTS.
- Software ERP FMCG ScaleOcean membantu perusahaan besar mengelola operasional dengan automasi, visibilitas real-time, dan pengambilan keputusan berbasis data untuk efisiensi lebih tinggi.
Apa itu ERP FMCG?
Software ERP FMCG (Fast Moving Consumer Goods) adalah sistem yang menyatukan data dari produksi, stok, distribusi, hingga penjualan dalam satu platform. Dengan sistem ini, perusahaan dapat mengikuti pergerakan persediaan yang cepat, sekaligus memproses transaksi dalam jumlah besar di banyak gudang dan berbagai kanal penjualan secara lebih terkontrol.
Pada umumnya, ERP khusus fast moving consumer goods memiliki dukungan untuk kebutuhan yang lebih spesifik, seperti pengelolaan stok lintas gudang, pemantauan masa simpan produk, serta pengaturan pengiriman atau pemesanan yang berulang. Karena informasi terkumpul dalam satu dashboard, tim dapat mengecek ketersediaan barang, status pesanan, dan biaya distribusi tanpa harus membuka banyak sistem terpisah.
Seperti yang dilansir Bain & Company, efisiensi operasional menjadi semakin penting di industri FMCG yang kini didorong oleh digitalisasi dan perubahan perilaku konsumen yang menuntut kecepatan dan transparansi. Dengan integrasi data akurat, perusahaan dapat mengoptimalkan stok dan lebih lincah merespons tren pasar yang cepat berubah.
Baca juga: Demand Forecasting: Pengertian, Metode, dan Cara Menghitungnya
Manfaat ERP FMCG

ERP perusahaan FMCG menawarkan berbagai keuntungan, seperti meningkatkan efisiensi operasional melalui otomasi dan membantu pengambilan keputusan berbasis data. Selain itu, software ini juga memiliki manfaat lainnya seperti berikut:
1. Manajemen Inventaris Real-Time
Di FMCG, stok bergerak cepat sehingga visibilitas real-time jadi kebutuhan utama. Fitur seperti FIFO, pelacakan batch, dan monitoring kedaluwarsa membantu menekan waste serta mencegah stockout. Kontrol stok yang rapi juga membuat modal kerja lebih efisien karena persediaan fast & slow moving stock tidak menumpuk.
2. Efisiensi Operasional lewat Otomatisasi
Volume transaksi FMCG tinggi, sementara margin sering ketat, jadi proses manual mudah memicu biaya dan error. Otomatisasi dari produksi hingga keuangan mempercepat alur kerja dan mengurangi input berulang. Dampaknya, siklus order-to-cash lebih singkat dan produktivitas tim meningkat.
3. Keputusan Lebih Cepat Berbasis Analitik
Pasar FMCG berubah cepat, sehingga laporan yang lambat membuat strategi mudah meleset. Dashboard analitik membantu memantau tren penjualan, performa promo, dan pergerakan produk secara lebih jelas. Dengan data yang tepat waktu, penyesuaian produksi dan distribusi bisa dilakukan lebih cepat.
4. Visibilitas Rantai Pasok yang Terintegrasi
Distribusi menentukan keberhasilan FMCG, terutama saat menjangkau banyak titik penjualan. ERP yang terintegrasi memberi gambaran mengenai pergerakan barang dari pabrik sampai gudang dan kanal penjualan. Hasilnya, rute pengiriman lebih optimal dan tim bisa cepat bertindak saat ada hambatan.
5. Fitur Khusus untuk Kebutuhan FMCG
FMCG punya kebutuhan yang tidak selalu didukung ERP umum, seperti manajemen multi-gudang di berbagai lokasi. Sistem yang mendukung kebutuhan ini membantu menjaga konsistensi kualitas dan kepatuhan operasional. Selain itu, pengelolaan ribuan SKU jadi lebih terstruktur dan mudah diawasi.
Selain itu, Software ERP ScaleOcean untuk FMCG juga menawarkan fitur khusus yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan industri fast-moving consumer goods (FMCG). Platform ini menyediakan solusi untuk manajemen multi-gudang yang tersebar di berbagai lokasi, memungkinkan pengelolaan stok dan distribusi produk secara efisien.
Dengan kemampuan untuk mengelola ribuan SKU, sistem ini membantu perusahaan FMCG menjaga konsistensi kualitas dan kepatuhan operasional di seluruh rantai pasok. ScaleOcean memastikan bahwa proses bisnis menjadi lebih terstruktur, terpantau dengan baik, dan dapat dioptimalkan untuk pertumbuhan yang lebih cepat.
Fitur Utama ERP FMCG
ERP FMCG menyediakan fitur untuk mengontrol produksi dan pergerakan stok yang cepat, sekaligus menjaga alur kerja tetap rapi dari hulu ke hilir. Berikut fitur ERP untuk perusahaan FMCG yang paling penting:
- Produksi & inventaris: Menata jadwal produksi dan pemakaian bahan baku agar kualitas tetap terjaga, sekaligus menjaga stok tetap seimbang.
- Distribusi & penjualan: Mempercepat proses kirim lewat rute yang lebih efisien, sambil memantau performa penjualan per area dengan data yang rapi.
- Supply chain & purchasing: Menghubungkan proses pengadaan hingga penyaluran produk akhir agar alur pasok lebih selaras dan minim hambatan.
- Keuangan & akuntansi: Mengotomatisasi pencatatan transaksi, kontrol biaya produksi, dan penyusunan laporan keuangan dalam satu sistem terpusat.
- Analitik & laporan: Menyajikan dashboard yang memungkinkan bisnis FMCG mendapatkan informasi secara real-time dan lebih akurat.
Baca juga: Peran ERP Pada Perusahaan FMCG Indofood
22 Rekomendasi Software ERP FMCG Terbaik
Bisnis FMCG membutuhkan sistem yang cepat, akurat, dan terintegrasi untuk mengelola supply chain yang kompleks serta permintaan pasar yang dinamis. Karena itu, ERP yang tepat dapat mempercepat distribusi dan menjaga konsistensi layanan.
Berikut ini adalah 22 rekomendasi software ERP untuk perusahaan FMCG terbaik yang dapat Anda pertimbangkan.
1. Software ERP FMCG ScaleOcean
ScaleOcean ERP FMCG (Fast-Moving Consumer Goods) adalah solusi perangkat lunak yang dirancang untuk mengelola operasional bisnis berskala besar yang bergerak cepat, seperti distribusi makanan, minuman, dan produk konsumen.
Dengan pendekatan modular dan terintegrasi, sistem ini mengotomatiskan proses inti, mulai dari inventaris, penjualan, pembelian, produksi, hingga keuangan, dalam satu platform untuk visibilitas real-time.
ScaleOcean membantu perusahaan FMCG bekerja lebih efisien melalui automasi alur kerja, akurasi pelacakan stok, dan kontrol distribusi yang lebih rapi. Hasilnya, keputusan bisa diambil lebih cepat berbasis data, risiko human error berkurang, dan operasional lebih siap mengikuti pertumbuhan bisnis.
Jika ingin mempelajari alurnya lebih lanjut untuk kebutuhan perusahaan Anda, tim ScaleOcean juga menyediakan demo gratis untuk mendiskusikan skenario operasionalnya bersama tim terkait.
Fitur utama ScaleOcean Software ERP FMCG:
- Inventory & Warehouse Management: Kelola stok secara real-time, minimalkan kelebihan atau kekurangan barang, serta dukung multi-gudang dan multi-lokasi.
- Sales & Distribution Management: Otomatisasi proses penjualan dan pengiriman, lengkap dengan pelacakan rute dan integrasi logistik.
- Purchasing Management: Pantau pengadaan barang secara efisien, dari permintaan hingga pembayaran, dengan sistem approval otomatis.
- Production Management: Atur proses produksi sesuai permintaan pasar, dengan kontrol bahan baku, jadwal produksi, dan kualitas produk.
- Finance & Accounting: Integrasi penuh dengan transaksi keuangan, laporan real-time, dan pencatatan pajak yang akurat.
- Mobile Access & Dashboard: Akses laporan bisnis dari mana saja dengan tampilan visual yang mudah dipahami, mendukung pengambilan keputusan cepat.
- Multi-channel Integration: Integrasi dengan sistem e-commerce dan POS untuk pengelolaan penjualan online dan offline secara bersamaan.
- Demand Forecasting & Planning: Prediksi permintaan pasar dan rencanakan distribusi secara efisien berdasarkan data historis.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
2. SAP S/4HANA

SAP S/4HANA adalah solusi ERP terintegrasi untuk perusahaan FMCG yang menggabungkan keuangan, penjualan, dan operasi dalam satu platform, dengan analitik real-time untuk mempercepat pengambilan keputusan. Sistem ini mengotomatiskan proses dari pengadaan hingga distribusi, mengoptimalkan forecasting permintaan, serta membantu bisnis tetap lincah mengikuti tren konsumen.
Fitur utama SAP S/4HANA:
- Integrasi omnichannel dan penjualan
- Manajemen promosi perdagangan
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
3. Microsoft Dynamics 365

Microsoft Dynamics 365 (D365) adalah platform berbasis cloud yang menggabungkan ERP dan CRM untuk mendukung operasional FMCG, dengan fokus pada modul Supply Chain Management dan Finance. Sistem ini memungkinkan kontrol inventaris real-time, perencanaan produksi presisi, pelacakan batch/kedaluwarsa, serta analitik AI untuk meningkatkan efisiensi dan kepuasan pelanggan.
Fitur utama Microsoft Dynamics 365:
- Otomatisasi pergudangan dan distribusi
- Integrasi dengan Power BI
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
4. Odoo

Odoo adalah ERP open-source yang populer di industri FMCG berkat sifat modular, mudah disesuaikan, dan biaya yang lebih terjangkau dibandingkan SAP. Dengan lebih dari 30 aplikasi utama, Odoo menawarkan fleksibilitas memilih modul sesuai kebutuhan bisnis, serta mendukung integrasi otomatis antara CRM, inventaris, dan manufaktur.
Fitur utama Odoo:
- Manajemen batch & tanggal kedaluwarsa
- Manajemen hubungan pelanggan (CRM)
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
5. SimpliDOTS

SimpliDOTS adalah solusi Distribution Management System (DMS) berbasis cloud yang dirancang khusus untuk mengoptimalkan distribusi di industri FMCG Indonesia. Sebagai software ERP buatan lokal, SimpliDOTS fokus pada efisiensi distribusi dan pengelolaan sales lapangan, dengan fitur unggulan seperti manajemen pesanan, pelacakan tim penjualan, dan analitik berbasis AI.
Fitur utama SimpliDOTS:
- Pemantauan tim penjualan secara langsung
- Penggunaan AI untuk menganalisis penjualan dan persediaan
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
6. Oracle NetSuite
Oracle NetSuite adalah ERP berbasis cloud yang mengintegrasikan berbagai fungsi bisnis seperti keuangan, CRM, e-commerce, dan manajemen inventaris. Solusi ini ideal untuk industri FMCG karena mampu memantau stok, mengelola pesanan dari saluran online dan offline, serta menganalisis perilaku pelanggan dalam satu dasbor terpusat, memudahkan akses informasi secara efisien.
Fitur utama Oracle NetSuite:
- Integrasi antara CRM dan HR
- Modul logistik dan manajemen gudang yang menyeluruh
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
7. ebizframe ERP
ebizframe ERP adalah solusi perencanaan sumber daya perusahaan berbasis teknologi canggih yang dirancang khusus untuk menangani kompleksitas industri FMCG (Fast-Moving Consumer Goods). Sistem ini mengintegrasikan Kecerdasan Buatan (AI) melalui asisten virtual bernama EVA, yang memungkinkan sistem mencatat data dan memberikan saran tindakan untuk operasional bisnis.
Fitur utama ebizframe ERP:
- AI copilot (EVA)
- Manajemen multilokasi & multichannel
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
8. Sage X3
Sage X3 adalah solusi ERP untuk perusahaan manufaktur dan distribusi skala menengah dengan proses bisnis kompleks, terutama di industri FMCG seperti makanan, minuman, dan kosmetik. Dilengkapi dengan fungsionalitas untuk manufaktur, manajemen inventaris, dan keuangan, Sage X3 mendukung operasional multi-perusahaan, multi-situs, dan multi-mata uang, menjadikannya ideal untuk perusahaan global.
Fitur utama Sage X3:
- End-to-rnd traceability
- Manajemen multi-negara & multi-entitas
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
9. Absolute ERP
Absolute ERP adalah solusi ERP berbasis cloud yang dirancang untuk industri FMCG, mengintegrasikan dan mengotomatisasi proses bisnis utama seperti pengadaan, produksi, inventaris, dan rantai pasokan. Selain itu, sistem ini menyederhanakan operasional, memastikan stok optimal, dan mempercepat pengambilan keputusan, mendukung efisiensi dan kelancaran bisnis.
Fitur utama Absolute ERP:
- Manajemen produksi & MRP
- Kontrol kualitas otomatis
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
10. Acumatica

Acumatica adalah platform yang mengintegrasikan manajemen inventaris, keuangan, dan distribusi dalam satu sistem. Keunggulannya terletak pada fleksibilitas integrasi dengan aplikasi pihak ketiga, termasuk logistik dan e-commerce. Platform ini mendukung kolaborasi antar divisi, memudahkan koordinasi antara staf gudang dan tim penjualan dengan akses data yang terpusat.
Fitur utama Acumatica:
- Integrasi e-commerce
- Model lisensi berdasarkan penggunaan
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
11. SYSPRO
SYSPRO adalah solusi ERP global yang dirancang khusus untuk perusahaan manufaktur dan distribusi, termasuk industri FMCG. Sistem ini mengoptimalkan manajemen inventaris, kontrol lot, dan pelacakan produk untuk menjaga kualitas dan memenuhi standar keamanan. SYSPRO juga menghubungkan proses produksi dengan manajemen gudang, membantu perusahaan FMCG merespons permintaan pasar yang fluktuatif dengan lebih efisien.
Fitur Utama:
- Lot & serial traceability
- Manajemen Kedaluwarsa & Perishable
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
12. IFS Cloud
IFS Cloud adalah platform ERP berbasis cloud yang mengintegrasikan manajemen aset (EAM), layanan (FSM), dan operasional (ERP) dalam satu solusi. Di industri FMCG, IFS Cloud unggul dalam mengelola siklus hidup produk yang kompleks, mulai dari riset dan pengembangan (R&D) hingga produksi massal dan distribusi logistik.
Fitur Utama:
- Perencanaan produksi berbasis permintaan
- Eco-footprint management
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
13. BrightPearl
Brightpearl adalah platform operasional bisnis (ERP) berbasis cloud yang dirancang khusus untuk sektor perdagangan ritel, e-commerce, dan distribusi grosir. Berbeda dengan ERP manufaktur lainnya, Brightpearl berfokus pada sisi pascapenjualan (post-purchase), menjadikannya pilihan populer bagi bisnis FMCG yang berjualan melalui banyak kanal (omnichannel).
Fitur Utama:
- Analitik performa produk
- Otomatisasi alur kerja
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
14. FishBowl ERP
Fishbowl adalah solusi manajemen inventaris dan manufaktur skala UKM, sering disebut “ERP Pendamping” karena kemampuannya mengelola stok dan integrasi mulus dengan sistem akuntansi seperti QuickBooks. Untuk bisnis FMCG, Fishbowl menawarkan solusi yang menghubungkan operasional yang kompleks dengan sistem yang lebih terjangkau dibanding ERP besar.
Fitur Utama:
- Lot & serial number tracking
- Integrasi e-commerce & pengiriman
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
15. MRPEasy

MRPEasy adalah sistem ERP berbasis cloud yang dirancang untuk produsen kecil hingga menengah (UKM). MRPEasy untuk industri FMCG fokus pada perencanaan material (Material Requirements Planning) dan manajemen produksi, menjadikannya solusi tepat bagi perusahaan yang mengolah bahan mentah menjadi produk jadi dengan volume produksi yang terkontrol.
Fitur Utama:
- Manajemen Bill of Materials (BOM)
- Perencanaan produksi & penjadwalan
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
16. DEAR Systems
DEAR Systems (sekarang Cin7 Core) adalah solusi manajemen bisnis berbasis cloud yang menghubungkan perangkat lunak akuntansi sederhana dengan ERP kelas atas. Di sektor FMCG, sistem ini populer di kalangan produsen dan distributor menengah karena kemampuannya mengelola produksi, inventaris, dan penjualan omnichannel dalam satu platform yang terjangkau.
Fitur utama:
- Integrasi dengan berbagai platform e-commerce
- Otomatisasi pembelian (B2B Portal)
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
17. Ramco ERP
Ramco ERP adalah solusi manajemen bisnis berbasis cloud untuk skala enterprise, dikenal dengan penerapan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi pintar. Di industri FMCG, Ramco unggul dalam mengelola rantai pasok global yang kompleks serta tenaga kerja besar dalam satu platform yang terintegrasi.
Fitur utama:
- Unified Human Capital Management (HCM)
- Dashboard analitik real-time
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
18. Mekari
Mekari, melalui produk Mekari Jurnal yang kini menjadi ekosistem ERP, adalah solusi cloud lokal populer untuk UMKM hingga perusahaan menengah di Indonesia. Mengintegrasikan akuntansi, HR & penggajian, serta manajemen inventaris dan penjualan dalam satu platform, Mekari memudahkan pengelolaan bisnis FMCG sesuai regulasi dan kebiasaan pasar lokal.
Fitur utama:
- Sistem FEFO (First Expired, First Out)
- Laporan bisnis yang kompehensif
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
19. DelmiaWorks
DelmiaWorks, yang sebelumnya dikenal sebagai IQMS, adalah sistem ERP yang kuat dan spesifik, menggabungkan fungsi ERP tradisional dengan sistem MES (Manufacturing Execution System). Di sektor FMCG, DelmiaWorks menjadi pilihan utama bagi perusahaan dengan pabrik sendiri, terutama yang berfokus pada produksi kemasan plastik, makanan, atau barang konsumsi yang memerlukan pengendalian mesin yang ketat.
Fitur utama:
- Real-time production monitoring
- Sistem e-commerce & EDI
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
20. Ecount ERP

ECOUNT ERP adalah solusi manajemen bisnis berbasis cloud asal Korea Selatan yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan perusahaan skala kecil dan menengah (UKM). Di industri FMCG, ECOUNT sangat populer karena menawarkan fitur yang sangat lengkap dengan model harga yang sangat unik, yaitu flat rate (biaya tetap) tanpa batasan jumlah pengguna.
Fitur utama:
- Pelacakan nomor batch & kedaluwarsa
- Aplikasi mobile & barcode
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
21. Plex
Plex adalah ERP berbasis cloud yang awalnya fokus pada operasional pabrik (MES) dan kini berkembang menjadi solusi integrasi yang komprehensif. Untuk industri FMCG, Plex menawarkan kemudahan dengan memberikan visibilitas real-time pada proses produksi, memungkinkan pelacakan bahan baku hingga produk jadi dengan tingkat akurasi yang tinggi.
Fitur utama:
- Integrasi MES (Manufacturing Execution System)
- Platform cloud multi tenant
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
22. TallyPrime
TallyPrime (sebelumnya Tally.ERP 9) adalah perangkat lunak manajemen bisnis populer di Asia Selatan dan Tenggara. Di FMCG, TallyPrime menawarkan solusi kuat untuk akuntansi, manajemen stok, dan kepatuhan pajak untuk perusahaan kecil hingga menengah. Berbeda dengan ERP berbasis web, TallyPrime unggul dalam kecepatan operasional menggunakan keyboard dan bisa bekerja offline.
Fitur utama:
- Penanganan pajak terintegrasi
- Manajemen batch & tanggal kedaluwarsa
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Baca juga: 22 Rekomendasi Aplikasi Stok Barang Terbaik di Tahun 2026
Cara Memilih Software ERP FMCG
FMCG adalah perusahaan yang tergolong fast-paced, di mana stok terus berubah, SKU sangat beragam, dan distribusi tersebar di berbagai gudang serta kanal penjualan. Oleh karena itu, pemilihan ERP harus mempertimbangkan lebih dari sekadar fitur umum. Berikut adalah tips dalam memilih software ERP untuk industri FMCG yang sesuai untuk bisnis Anda.
- Pahami kebutuhan bisnis FMCG Anda: Tetapkan skala bisnis, pola distribusi, dan prioritas seperti otomatisasi, visibilitas stok, atau analitik.
- Periksa fitur yang tersedia: Pastikan tersedia stok & gudang, order management, penjualan, pengiriman/rute, serta laporan dan analitik.
- Cek kesiapan teknis: Nilai skalabilitas, integrasi dengan sistem lain, pilihan cloud/on-premise, serta dukungan pelatihan untuk tim internal Anda.
- Hitung total biaya dan ROI: Bandingkan TCO (lisensi, implementasi, maintenance) dengan dampak terukur seperti efisiensi dan peningkatan performa.
- Pilih vendor yang tepat: Utamakan vendor berpengalaman di FMCG, lakukan demo, dan pastikan support cepat serta responsif.
Kesimpulan
Memilih ERP yang tepat menjadi langkah strategis bagi perusahaan FMCG agar tetap adaptif di pasar yang kerap mengalami perubahan. Sistem yang sesuai tidak hanya membantu merapikan proses dari produksi hingga distribusi, tetapi juga memberi visibilitas data yang menyeluruh untuk menjaga kualitas layanan dan efisiensi supply chain.
Di tengah banyaknya pilihan, ScaleOcean ERP Software dirancang untuk kebutuhan operasional FMCG, terutama saat perusahaan harus menangani multi-gudang, pergerakan stok cepat, dan transaksi tinggi. Fitur seperti manajemen stok lintas gudang, otomatisasi proses, hingga forecasting permintaan berbasis AI membantu tim bekerja lebih cepat, mengurangi pekerjaan manual, dan membuat keputusan lebih bijak dan tepat.
Untuk melihat dampaknya secara langsung pada operasional bisnis, Anda dapat menjadwalkan demo gratis ScaleOcean dan mengevaluasi kecocokannya sesuai kebutuhan perusahaan.
FAQ:
1. Apa yang dimaksud dengan FMCG?
FMCG (Fast-Moving Consumer Goods) adalah kategori produk kebutuhan harian, seperti makanan, perawatan tubuh, obat-obatan, dan kebutuhan rumah tangga, yang memiliki perputaran stok sangat cepat.
2. Apa itu ERP dalam perusahaan?
ERP (Enterprise Resource Planning) adalah sistem terintegrasi yang membantu perusahaan mengelola dan mengotomatisasi berbagai proses bisnis, seperti keuangan, SDM, produksi, dan rantai pasokan, dalam satu platform.
3. PT Indofood menggunakan ERP apa?
PT Indofood menggunakan SAP R/3 sebagai solusi ERP (Enterprise Resource Planning) untuk mengintegrasikan seluruh lini bisnis mereka. Sistem ini menyatukan berbagai fungsi mulai dari manajemen keuangan, logistik, hingga SDM ke dalam satu platform terpadu.




