Perbedaan Perusahaan Jasa, Dagang dan Manufaktur dalam Dunia Bisnis

ScaleOcean Team
Posted on
Share artikel ini

Bukan merupakan hal mengejutkan lagi bahwa terdapat semakin banyak jumlah bisnis di dunia seiring berjalannya waktu. Masing-masing bisnis tersebut memiliki spesialisasinya masing-masing, ada yang menawarkan jasa dan ada yang menjual produk, yakni berupa perusahaan jasa, dagang dan manufaktur. Namun, apa perbedaan perusahaan jasa, dagang dan manufaktur? Bisnis Anda termasuk sebagai jenis apa?

Perbedaan antara ketiga jenis perusahaan tersebut cenderung berada pada metode penghasilannya, modal yang diperlukan untuk menjalankan bisnis, dan lain seterusnya. Simak lebih lanjut artikel berikut untuk mengetahui lebih mendalam segala perbedaan yang ada dalam masing-masing bisnis tersebut!

requestDemo
starsKey Takeaways

Coba Demo Gratis!

1. Jenis dan Karakteristik Perusahaan

Sebelum menjelaskan tentang perbedaan-perbedaan utama antara bisnis jasa, dagang dan manufaktur, perlu adanya pemahaman terlebih dahulu mengenai masing-masing jenis perusahaan tersebut. Penjelasannya adalah yakni sebagai berikut:

a. Perusahaan Jasa

Perusahaan jasa adalah sesuai dengan namanya, suatu bisnis yang menyediakan keahlian atau layanan kepada pihak lain, biasanya perusahaan, untuk menghasilkan pendapatannya. Jenis layanannya beragam, yakni dapat mencakup jasa transportasi, perbankan, logistik, komunikasi dan bahkan manufaktur.

Hal ini berarti perusahaan jasa tidak perlu memproduksi barang fisik untuk dijual, melainkan mendapatkan penghasilan dari penjualan jasa kepada konsumen. Walaupun tidak memiliki harga pokok produksi (HPP), jenis perusahaan tersebut cenderung melakukan investasi pada fasilitas atau alat dan perlengkapan yang dapat meningkatkan kualitas layanan yang disediakan, sehingga meningkatkan juga kepuasan pelanggan.

Salah satu contoh perusahaan penyedia jasa paling umum di Indonesia adalah BCA, atau lebih tepatnya PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang menyediakan jasa perbankan. Terdapat juga salah satu perusahaan unicorn, yakni bisnis dengan evaluasi bernilai US$ 1 Miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) atau lebih sering dikenal dengan istilah Gojek yang menyediakan jasa transportasi, pengiriman dan lain sebagainya.

b. Perusahaan Dagang

Berbolak balik dengan perusahaan jasa, perusahaan dagang adalah jenis perusahaan yang menjual produk fisik. Namun, barang yang dijual bukan merupakan hasil produksi perusahaan itu sendiri, melainkan berasal dari pemasok seperti pabrik atau perusahaan manufaktur.

Contoh perusahaan dagang adalah bisnis ritel dan ecommerce. Hal ini sering dipertemukan dalam kehidupan sehari-hari dalam bentuk toko serba ada seperti Alfamart dan Indomaret, atau jika menginginkan barang lebih spesifik seperti perabotan rumah, maka seringkali dilakukan perbelanjaan di AZKO, atau dulunya dikenal dengan istilah ACE Hardware.

c. Perusahaan Manufaktur

Perusahaan manufaktur adalah bisnis yang tidak hanya menjual sebuah produk fisik, tetapi juga menghasilkan produk tersebut. Hal inilah yang menjadi salah satu perbedaan dagang dan manufaktur. Dikarenakan adanya tahapan berlebih dalam operasinya, prosedur dalam perusahaan manufaktur cenderung lebih kompleks dibandingkan dengan kedua jenis sebelumnya, sehingga seringkali menggunakan sistem manufaktur.

Terdapat banyak jenis barang yang diproduksi jenis bisnis tersebut, yakni dapat berupa produksi makanan dan minuman, elektronik, otomotif dan lain sebagainya. Salah satu contoh barang dagangan paling populer di Indonesia adalah Indomie, yang merupakan hasil produksi oleh PT indoFood Sukses Makmur Tbk. (INDF).

2. Perbedaan Utama antara Ketiga Jenis Perusahaan

Berikut adalah perbedaan antara ketiga perusahaan jasa, dagang dan manufaktur.

 

Setelah memahami pembahasan sebelumnya, Anda pasti telah mendapatkan sebuah visualisasi lebih jelas tentang perbedaan-perbedaan antara ketiga jenis perusahaan tersebut. Yang pertama adalah produk yang dihasilkan. Perusahaan jasa tidak menawarkan produk fisik sama sekali, melainkan menjual jasa, sedangkan perusahaan dagang menjual produk dari pemasok dan bisnis manufaktur menghasilkan barang dagang.

Yang kedua adalah aktivitas operasionalnya, di mana perusahaan jasa menjalankan bisnis dengan menyediakan jasa kepada pelanggan. Berbolak-balik, perusahaan dagang beroperasi dengan menjual barang yang telah didapatkan oleh pemasok di lokasi atau metode penjualan, dan perusahaan manufaktur mengolah bahan baku untuk memproduksi barang jadi yang akan dijual, cenderung kepada bisnis dagang secara grosir.

Perbedaan ketiga adalah kompleksitas akuntansinya. Karena perusahaan jasa cenderung tidak memiliki HPP dan penghasilan sepenuhnya berasal dari penyediaan layanan, maka proses akuntansinya relatif simple. Hal tersebut berlaku juga bagi perusahaan dagang karena walaupun memiliki HPP, HPP hanya meliputi biaya pembelian produk yang kemudian akan dihitung dengan total penjualan untuk menghasilkan angka keuntungan.

Namun, perusahaan manufaktur merupakan sebuah jenis bisnis dengan proses akuntansi yang rumit. Hal ini karena terdapat banyak transaksi yang harus diperhitungkan dalam menjalankan operasi produksi seperti biaya bahan baku, pengiriman, perawatan fasilitas, tenaga kerja dan lain sebagainya. Maka dari itu, perusahaan manufaktur cenderung memilih untuk implementasi software akuntansi dan manufaktur untuk mempermudah proses tersebut.

3. Perbedaan dalam Laporan Keuangan

Seperti yang telah dinyatakan sebelumnya, terdapat perbedaan siklus akuntansi perusahaan jasa dagang dan manufaktur. Jadi, tidak mengherankan bahwa laporan keuangannya berbeda juga. Berikut adalah penjelasan pada laporan keuangan masing-masing jenis bisnis tersebut:

a. Perusahaan Jasa

Contoh penyedia jasa.

Laporan keuangan bisnis penyedia jasa relatif mudah untuk dinavigasi karena tidak mengandung banyak transaksi dan tidak memiliki HPP. Pendapatan berupa penjualan layanan kepada pihak eksternal dan pengeluaran berupa biaya tenaga kerja, perawatan utilitas dan peralatan yang digunakan.

b. Perusahaan Dagang

Dalam perusahaan dagang, laporan keuangan mencakup pendapatan yang dihasilkan dari penjualan barang serta harga pokok penjualan (HPP), yang terdiri dari biaya pembelian barang dan biaya tambahan yang diperlukan, seperti sewa bangunan, untuk menjual produk. Laporan ini berfungsi sebagai alat bagi perusahaan untuk mengevaluasi margin keuntungan dari produk yang dipasarkan.

c. Perusahaan Manufaktur

Dikarenakan transaksi perusahaan manufaktur meliputi banyak komponen, laporan keuangan bisnis manufaktur cenderung rumit. Selain biaya untuk mengadakan bahan baku, perusahaan juga perlu mencatat biaya pengiriman dari pemasok ke bisnis dan dari bisnis ke pelanggan. Selain itu, terdapat juga pengeluaran lain seperti perawatan mesin dan pabrik, serta tentu saja biaya tenaga kerja yang cenderung melimpah.

4. Implementasi Software Akuntansi ScaleOcean untuk Menyusun Laporan Keuangan yang Optimal

Penerapan software akuntansi ScaleOcean merupakan salah satu cara untuk menyusun laporan keuangan dengan optimal.

Telah disebutkan sebelumnya bahwa mengimplementasikan software akuntansi merupakan sebuah tindakan strategis yang cenderung dilakukan untuk mempermudah proses akuntansi bisnis. Hal ini tidak hanya terbatas untuk perusahaan manufaktur, tetapi berlaku bagi jenis bisnis apapun. Namun, sistem tersebut tidak dapat diimplementasi secara sembarangan, melainkan memerlukan pertimbangan penyedia yang handal terlebih dahulu.

Salah satu vendor software akuntansi terbaik di Indonesia adalah ScaleOcean. Vendor tersebut dapat memantau keuangan secara real time dan juga memastikan kelancaran arus kas. Setelah melakukan perhitungan secara efisien, sistem akuntansi ScaleOcean dapat menyusun laporan keuangan yang akurat secara otomatis.

Tidak hanya itu, ScaleOcean juga memiliki lebih dari 200 modul dan 1000 pilihan fitur yang spesifik, sehingga dapat digunakan dalam jenis bisnis apapun. Sistemnya juga dapat diintegrasi lancar dengan platform lain yang telah digunakan perusahaan, terutama sistem yang dapat membantu dalam proses perhitungan seperti sistem HRIS, manufaktur dan manajemen gudang.

Segala keunggulan di atas dapat diuji coba terlebih dahulu melalui demo gratis yang ditawarkan oleh vendor untuk memastikan kecocokan sistem. Berikut adalah beberapa contoh fitur yang ada dalam software akuntansi ScaleOcean:

  • Accounts Receivable and Payable: Mempermudah pencatatan piutang dari pelanggan serta utang perusahaan dapat membantu meningkatkan kepatuhan terhadap tenggat waktu dan memperlancar arus kas.
  • Cash Flow Forecasting: Mencatat transaksi keuangan dan memprediksi arus kas di masa depan dengan akurasi tinggi berdasarkan data historis penerimaan serta pengeluaran.
  • Budget Planning: Mendukung perencanaan anggaran keuangan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang dengan menetapkan batas pengeluaran guna meminimalkan biaya overhead.
  • Automatic Tax Calculation: Menghitung pajak penjualan, pajak penghasilan, dan berbagai pajak lainnya secara otomatis berdasarkan peraturan yang berlaku, dapat menghindarkan dari kesalahan perhitungan dan memastikan kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan.
  • Bank Reconciliation: Melakukan pemeriksaan kesesuaian data keuangan perusahaan dengan catatan bank secara efisien dan akurat, sekaligus mengidentifikasi perbedaan yang ada untuk melakukan penyesuaian yang diperlukan.
  • Comprehensive Report: Memungkinkan pembuatan laporan keuangan yang komprehensif, seperti laporan laba rugi, neraca, dan arus kas, dengan pilihan metrik yang dapat disesuaikan. Laporan tersebut disajikan dalam bentuk visual atau grafik, sehingga memudahkan dalam melakukan analisis.

5. Kesimpulan

Demikian pembahasan artikel berikut mengenai perbedaan perusahaan jasa, dagang dan manufaktur. Ditemukan bahwa perbedaan antara ketiga jenis tersebut berada pada barang yang diproduksi, operasional bisnis dan tingkat kompleksitas akuntansi. Akuntansi dalam bisnis, terutama bisnis berskala nasional dan multinasional, cenderung merupakan suatu hal yang sulit dikelola, sehingga perusahaan menerapkan sistem akuntansi.

Salah satu penyedia software akuntansi yang paling handal adalah ScaleOcean. Dengan adanya penerapan sistem tersebut, Anda dapat melacak dan mengelola segala transaksi yang muncul dalam menjalankan usaha Anda, baik itu perusahaan jasa, dagang ataupun manufaktur, serta juga menyusun laporan keuangan yang optimal untuk setiap periode. Lakukanlah demo gratis Anda sekarang dan kembangkan akuntansi dalam bisnis Anda!

requestDemo

Jadwalkan Demo Gratis

Error message
Error message
Error message
Error message
Error message
Error message

Rekomendasi Artikel Terkait

Temukan Artikel Serupa untuk Solusi Bisnis Lebih Lengkap