Ketidakteraturan dalam sistem identifikasi batch dapat berdampak buruk pada kelancaran operasional perusahaan manufaktur. Hal ini memicu peningkatan risiko akibat sulitnya melacak produk bermasalah, potensi kerugian finansial saat terjadi penarikan barang (recall), hingga pemborosan stok akibat kegagalan rotasi barang kedaluwarsa.
Penerapan lot number yang tepat menjadi solusi utama untuk mengatasi tantangan manajemen produksi ini. Identitas unik ini menjadi titik koordinasi dalam mengenali setiap kelompok produk. Ketepatan dalam fase pelacakan ini secara langsung akan memengaruhi struktur biaya operasional, keandalan mutu di mata konsumen, serta kecepatan respons perusahaan terhadap kendala teknis.
Memahami konsep lot number dapat membantu bisnis Anda mengoptimalkan tata kelola fasilitas penyimpanan, meminimalkan kesalahan manusia dalam distribusi, dan menjaga konsistensi mutu produk hingga ke tangan pelanggan. Artikel ini akan membahas apa itu lot number, manfaat strategisnya bagi industri, perbedaannya dengan kode produksi lainnya, hingga bagaimana cara mengelolanya secara efektif dalam skala industri.
- Lot number adalah kode unik (angka dan/atau huruf) yang diberikan produsen untuk mengidentifikasi sekumpulan produk yang diproduksi secara bersamaan dengan bahan dan proses yang sama.
- Fungsi utama nomor lot meliputi pelacakan, kontrol kualitas, manajemen inventaris, kepatuhan regulasi, hingga penarikan produk.
- Perbedaan lot number dan serial number dapat dilihat dari fungsi, penerapan, skala penggunaan, hingga traceablity.
- Software manufaktur ScaleOcean dapat optimalkan manajemen lot number melalui pelacakan batch otomatis dan pengendalian kualitas yang terintegrasi.
Apa itu Lot Number?
Lot number adalah kode unik (angka dan/atau huruf) yang diberikan produsen untuk mengidentifikasi sekumpulan produk yang diproduksi secara bersamaan dengan bahan dan proses yang sama. Dalam industri manufaktur, nomor lot digunakan untuk membedakan setiap produk dalam produksi massal, memungkinkan produsen untuk melacak dan mengidentifikasi produk dengan lebih baik.
Nomor lot ini dapat berupa kombinasi angka, huruf, atau simbol yang dirancang untuk memberikan informasi khusus tentang data seperti tanggal produksi, lokasi pabrik, komponen atau bahan baku yang digunakan, serta informasi lain yang relevan dengan batch tersebut. Hal ini akan memungkinkan produsen untuk merespon lebih cepat jika terjadi masalah dalam kualitas atau keamanan pada produk tertentu.
Fungsi Utama dari Lot Number dalam Bisnis Manufaktur

1. Pelacakan
Lot number berfungsi sebagai jejak digital yang memungkinkan perusahaan melakukan penelusuran dua arah secara akurat. Dari sisi hilir, perusahaan dapat melacak produk yang sudah sampai ke tangan konsumen kembali ke sumber bahan bakunya.
Sementara dari sisi hulu, perusahaan dapat mengidentifikasi ke mana saja batch bahan baku tertentu telah didistribusikan. Kemampuan ketertelusuran ini sangat krusial untuk memetakan asal-usul masalah teknis atau kontaminasi yang mungkin terjadi selama proses produksi.
Dengan menggunakan kode produksi, perusahaan dapat mengaitkan setiap produk dengan batch dan jalur produksinya, mempercepat proses investigasi jika terjadi masalah.
2. Kontrol Kualitas
Dalam manajemen mutu, lot number menjadi dasar untuk mengisolasi variasi kualitas yang terjadi pada lini produksi. Jika ditemukan produk yang tidak sesuai standar, tim quality control tidak perlu memeriksa seluruh stok yang ada, melainkan cukup fokus pada nomor lot yang bermasalah tersebut.
Hal ini membantu tim manufaktur dalam melakukan analisis akar masalah secara lebih spesifik, apakah kesalahan terjadi pada mesin tertentu, shift kerja tertentu, atau karena kualitas bahan baku dari pemasok yang sedang menurun. Dengan memantau barang dalam proses (WIP), tim dapat lebih cepat mengidentifikasi titik-titik kritis yang mempengaruhi kualitas produk akhir.
3. Manajemen Inventaris
Penggunaan nomor lot sangat mempermudah pengendalian persediaan, terutama dalam penerapan prinsip First-In, First-Out (FIFO) atau First-Expired, First-Out (FEFO). Dengan sistem ini, pengelola gudang dapat memastikan bahwa barang yang pertama kali diproduksi atau yang mendekati tanggal kedaluwarsa akan keluar lebih dulu.
Hal ini sangat efektif untuk meminimalisir kerugian akibat penumpukan stok lama yang berisiko rusak atau tidak layak jual, sehingga aliran kas perusahaan tetap sehat.
4. Kepatuhan Regulasi
Bagi industri yang bersentuhan langsung dengan kesehatan masyarakat seperti makanan, minuman, dan farmasi, pencantuman lot number adalah kewajiban hukum yang diatur oleh lembaga seperti BPOM atau FDA 2022. Kepatuhan terhadap regulasi ini menjamin transparansi industri dan memberikan rasa aman kepada konsumen.
Perusahaan yang disiplin dalam mengelola nomor lot tidak hanya terhindar dari sanksi hukum, tetapi juga menunjukkan profesionalisme dan tanggung jawab sosial dalam menjalankan bisnisnya.
5. Penarikan Produk
Dalam skenario terburuk di mana ditemukan produk berbahaya yang sudah beredar di pasar, lot number adalah alat penyelamat reputasi perusahaan yang paling efektif. Perusahaan dapat melakukan penarikan produk (recall) secara tertarget hanya pada batch yang bermasalah, tanpa harus menarik seluruh jenis produk dari rak penjualan.
Kecepatan dan ketepatan dalam mengidentifikasi batch cacat ini dapat meminimalkan dampak negatif bagi kesehatan publik serta menekan biaya kerugian operasional yang harus ditanggung perusahaan.
Perbedaan Lot Number dan Serial Number
Perbedaan lot number dan serial number dapat dilihat dari fungsi, penerapan, skala penggunaan, hingga traceablity. Berikut adalah penjelasan dari aspek perbedaan lot number dan serial number:
1. Fungsi
Lot number berfungsi untuk mengidentifikasi kelompok produk yang diproduksi bersama dalam suatu batch atau periode waktu tertentu. Hal ini berguna untuk melacak kualitas produk dan menangani masalah yang mungkin muncul dalam satu kelompok produk, seperti penarikan atau recall.
Di sisi lain, serial number memberikan identifikasi unik untuk setiap unit produk, memungkinkan pelacakan individu dari produk tersebut. Hal ini lebih terfokus pada item-unit yang memiliki ciri khas masing-masing.
2. Penerapan
Lot number sering diterapkan pada produk yang diproduksi dalam jumlah besar, seperti makanan atau obat-obatan. Dalam hal ini, produk dengan nomor lot yang sama bisa diproduksi dalam waktu yang bersamaan dan memiliki karakteristik yang hampir serupa.
Sebaliknya, serial number digunakan untuk produk yang memerlukan identifikasi lebih rinci per unit. Contoh produk yang menggunakan serial number termasuk perangkat elektronik, mesin, atau barang mewah yang lebih mengandalkan identifikasi per unit.
3. Skala Penggunaan
Perbedaan lainnya terletak pada skala penggunaan. Lot number biasanya digunakan untuk barang yang diproduksi dalam batch atau volume besar, sehingga nomor yang digunakan bisa mengidentifikasi banyak unit produk dalam satu kali produksi.
Sebaliknya, serial number berfungsi untuk pelacakan unit yang lebih spesifik, seperti pada barang elektronik. Setiap produk yang dilengkapi dengan serial number bisa dilacak secara individual, memberikan detail yang lebih mendalam untuk keperluan pemeliharaan atau klaim garansi.
4. Traceability
Perbedaan utama antara traceability berbasis lot dan serial terletak pada tingkat granularitas identifikasi produk. Traceability berbasis lot mengelompokkan produk yang diproduksi dalam batch yang sama, seperti pengolahan bahan baku kimia dengan nomor formulasi yang sama. Hal ini mempermudah pelacakan kelompok produk secara efisien jika ditemukan deviasi pada bahan input.
Sedangkan, traceability berbasis serial memberikan identifikasi unik untuk setiap unit produk, memungkinkan pelacakan yang lebih detail dan spesifik, yang sangat berguna dalam kasus recall atau analisis kualitas produk tertentu. Pemilihan antara keduanya bergantung pada kebutuhan spesifik industri dan produk yang diproduksi.
Berikut adalah tabel ringkasan perbedaan antara lot number dan serial number:
| Aspek | Lot Number | Serial Number |
|---|---|---|
| Fungsi utama | Mengidentifikasi kelompok/batch produk yang diproduksi dalam waktu bersamaan. | Memberikan identitas unik dan spesifik untuk setiap satu unit produk secara individu. |
| Fokus penerapan | Produk massal dengan karakteristik serupa (contoh: makanan, obat-obatan, kosmetik). | Produk bernilai tinggi atau kompleks (contoh: smartphone, mesin, barang mewah, otomotif). |
| Skala penggunaan | Satu nomor mewakili banyak unit dalam satu siklus produksi. | Satu nomor hanya mewakili satu unit produk saja. |
| Tingkat traceability | Granularitas tingkat kelompok, efisien untuk melacak batch hasil panen atau produksi harian. | Granularitas tingkat unit; sangat detail untuk keperluan garansi, servis, atau klaim spesifik. |
Letak Lot Number pada Kemasan Produk
Letak lot number sangat penting untuk memastikan bahwa nomor tersebut mudah diakses dan dapat dilacak dengan cepat. Secara umum, lot number dicetak pada label dekat dengan barcode atau SKU. Beberapa produsen juga mencetak nomor lot pada label yang sama dengan barcode atau SKU untuk memudahkan identifikasi dan pelacakan produk.
Lokasi nomor lot yang tepat akan membantu melacak informasi fasilitas penyimpanan produksi produk seperti tempat dan waktu pembuatan. Jika Anda mengirim komponen atau subassemblies ke produsen kontrak, mereka juga dapat menggunakan nomor lot untuk melacak informasi yang sama.
Baca juga: MFG Date adalah: Arti, Fungsi, dan Contoh Penerapan
Contoh Penggunaan Nomor Lot
Nomor lot sangat penting untuk berbagai bisnis, beberapa industri yang sudang menggunakan hal ini adalah industri farmasi, makanan, dan elektronika. Berikut adalah penjelasan beberapa contoh bagaimana nomor lot digunakan di beberapa industri adalah:
1. Industri Farmasi
Nomor lot digunakan untuk melacak obat-obatan, memungkinkan produsen untuk segera menarik produk yang bermasalah, seperti masalah kualitas atau keamanan. Dengan sistem ini, produsen dapat memastikan bahwa obat yang beredar aman dan sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku.
Penggunaan shop floor software memungkinkan pemantauan yang lebih efisien dan real-time pada setiap tahapan produksi, meningkatkan akurasi pelacakan dan mengurangi potensi risiko.
2. Industri Makanan
Nomor lot merupakan elemen penting dalam pelacakan keamanan pangan. Ketika terjadi masalah keamanan pangan, kode lot memungkinkan produsen dan regulator untuk menarik produk yang terkontaminasi secara efisien, meminimalkan risiko bagi konsumen. Selain itu, kode lot juga membantu dalam pelacakan asal-usul bahan baku, proses produksi, dan distribusi, yang penting untuk audit dan kepatuhan terhadap regulasi keamanan pangan. Sistem ini juga membantu menjaga kualitas dan keamanan pangan, melindungi konsumen, dan memastikan standar kebersihan selalu dipenuhi.
3. Industri Elektronika
Industri elektronika menggunakan nomor lot untuk melacak komponen atau produk elektronik, yang memudahkan penarikan produk dalam kasus cacat teknis atau masalah kinerja. Penarikan ini sangat penting untuk mencegah kerugian lebih lanjut dan memastikan bahwa produk yang diterima pelanggan memiliki kualitas yang terjamin.
Implementasi software manufaktur ScaleOcean mampu optimalkan pencatatan lot number secara otomatis. Melalui fitur advanced batch & serial tracking, Anda dapat memantau histori setiap unit produk dengan presisi tinggi, sementara fitur smart warehouse integration memastikan rotasi stok berjalan optimal untuk menghindari risiko barang kedaluwarsa secara otomatis.
Langkah-langkah Implementasi Lot Number
Implementasi lot number memiliki beberapa langkah kunci, mulai dari pembuatan nomor lot yang unik, pencatatan data yang akurat, pemasangan nomor lot pada produk, pelacakan produksi, pengendalian kualitas, hingga manajemen retur.
Berikut adalah penjelasan langkah-langkah implementasi lot number:
1. Pembuatan Lot Number yang Unik
Langkah pertama dalam mengimplementasikan lot number adalah pembuatan nomor unik untuk setiap batch produk. Nomor ini biasanya terdiri dari kombinasi angka, huruf, atau simbol yang memberikan informasi tentang waktu produksi, jenis produk, atau lokasi produksi. Penting untuk memastikan bahwa nomor yang sama tidak digunakan lagi dalam waktu yang lama untuk menghindari kesalahan produk.
2. Pencatatan Data yang Akurat
Setelah nomor lot dibuat, produsen harus mencatat data terkait setiap nomor. Hal ini mencakup informasi tentang tanggal produksi, bahan baku yang digunakan, proses produksi, dan informasi lain yang relevan. Pencatatan data yang akurat menjadi kunci untuk pelacakan yang efisien dan pengendalian kualitas yang baik.
3. Pemasangan Nomor Lot pada Produk
Selama proses produksi, nomor lot harus dipasang pada setiap produk dengan jelas. Pemasangan dapat dilakukan dengan menggunakan label, stempel, atau metode lain yang sesuai. Pemasangan nomor harus tepat agar dapat memastikan bahwa setiap produk bisa dengan mudah diidentifikasi dan dilacak.
4. Pelacakan Produksi
Ketika proses produksi dilakukan, Anda harus mencatat informasi tentang setiap nomor, termasuk jumlah produk yang dihasilkan, kapan produksi dimulai, dan kapan selesai. Pencatatan data ini membantu dalam pelacakan produksi secara keseluruhan dan memungkinkan Anda untuk mengidentifikasi potensi masalah dengan cepat.
5. Pengendalian Kualitas Berbasis Lot Number
Pengendalian kualitas berbasis lot number dengan sistem lot tracking adalah tahap penting dalam proses produksi. Dengan nomor lot, Anda dapat dengan cepat memeriksa produk yang mungkin mengalami masalah atau cacat. Produk yang tidak memenuhi standar kualitas dapat dengan mudah diidentifikasi dan diisolasi.
6. Pelacakan Distribusi
Ketika produk siap untuk didistribusikan, Anda harus mencatat produk yang dikirim ke berbagai lokasi dan distributor serta mencatat nomor lot yang terkait. Agar setiap batch dapat ditelusuri dengan tepat, setiap work order perlu dikaitkan dengan lot number. Hal ini akan membantu mengelola inventaris dan memastikan bahwa produk sampai ke tangan konsumen dengan aman dan efisien.
7. Manajemen Retur Penjualan
Jika terjadi keluhan atau masalah pada produk yang sudah berada di tangan konsumen, nomor lot memungkinkan produsen untuk melakukan proses retur penjualan secara cepat dan efisien. Perusahaan dapat segera mengidentifikasi unit mana saja yang perlu ditarik berdasarkan nomor yang tertera, memberikan solusi yang tepat bagi konsumen tanpa mengganggu distribusi batch lainnya yang aman.
Kesimpulan
Lot number adalah kode unik (angka dan/atau huruf) yang diberikan produsen untuk mengidentifikasi sekumpulan produk yang diproduksi secara bersamaan dengan bahan dan proses yang sama. Tata kelola dalam industri manufaktur modern tidak hanya berfokus pada pelabelan fisik, tetapi juga mengintegrasikan elemen vital seperti pengendalian kualitas yang ketat, kepatuhan terhadap regulasi keamanan, hingga transparansi.
Software manufaktur ScaleOcean hadir sebagai solusi cerdas melalui sistem smart manufacturing yang mengintegrasikan seluruh tahapan pelacakan batch secara otomatis dan efisien. Dengan fitur unggulan yang mendukung manajemen lot tracking, pengawasan masa kedaluwarsa, dan pemantauan distribusi secara real-time.
Memahami dan menerapkan solusi teknologi ini akan membantu bisnis Anda meminimalisir risiko kesalahan identifikasi, mencegah distribusi produk cacat, dan menekan biaya operasional akibat penarikan barang yang tidak efisien. Jadwalkan demo gratis dan konsultasi dengan tim ahli kami untuk melihat secara langsung bagaimana sistem kami dapat mentransformasi efektivitas pengelolaan lot produksi Anda menjadi lebih baik!
FAQ:
1. Apa yang dimaksud dengan nomor lot?
Lot number adalah nomor yang khas digunakan untuk mengenali suatu kelompok atau batch produk, khususnya yang memiliki tanggal kedaluwarsa atau memerlukan pemantauan kualitas, seperti makanan, minuman, dan obat-obatan. Nomor lot digunakan untuk menjaga kualitas produk, keamanan, dan efisiensi operasional.
2. Bagaimana cara menulis nomor lot?
Meskipun tidak ada format baku untuk nomor lot, nomor lot umumnya terdiri dari dua bagian, sebuah huruf dan serangkaian angka. Dua angka pertama mewakili tahun pembuatan produk. Dua angka berikutnya menunjukkan tanggal pembuatan produk.
3. Bagaimana cara saya memeriksa nomor lot?
Anda dapat menemukan nomor lot pada kemasan banyak produk, yang mungkin dicetak sebagai serangkaian huruf dan angka atau sebagai kode batang. Untuk menemukan nomor lot pada suatu produk, carilah label atau stempel yang bertuliskan nomor lot atau nomor batch.













































WhatsApp Tim Kami
Demo With Us
