Apa itu Batch Picking? Pengertian, Cara Kerja, serta Manfaat

ScaleOcean Team
Posted on
Share artikel ini

Bagi yang berbisnis di dunia pergudangan atau menjalankan bisnis dengan volume pesanan yang tinggi, efisiensi dalam proses pengambilan barang adalah kunci utama untuk menurunkan biaya dan meningkatkan produktivitas. Salah satu metode yang efektif untuk mencapai efisiensi ini adalah batch picking.

Artikel ini akan membahas cara kerja, manfaat, dan teknologi yang mendukung hal tersebut untuk meningkatkan kinerja gudang Anda. Semakin cepat dan akurat pengambilan, semakin cepat pula pesanan sampai ke pelanggan, dan semakin menguntungkan operasi bisnis.

starsKey Takeaways
  • Batch picking adalah metode pengambilan barang di gudang dengan menggabungkan beberapa pesanan sekaligus, agar manajemen gudang lebih efisien.
  • Batch picking bermanfaat untuk mengurangi waktu berjalan gudang, meningkatkan produktivitas, meningkatkan akurasi, meningkatkan efisiensi, fleksibilitas dan skalabilitas.
  • WMS ScaleOcean membantu mengotomatisasi dan mengoptimalkan proses batch picking dengan pengelolaan stok.

Coba Demo Gratis!

requestDemo

1. Apa itu Batch Picking?

Batch picking adalah metode picking dalam gudang di mana beberapa pesanan digabungkan untuk diambil sekaligus, menghemat waktu dan tenaga. Pekerja mengumpulkan barang berdasarkan kesamaan produk atau lokasi penyimpanan. Tujuannya adalah untuk mempercepat proses pengambilan barang.

Batch picking warehouse mengoptimalkan waktu perjalanan dengan mengurangi perjalanan bolak-balik ke lokasi yang sama, mempercepat alur kerja dan mengurangi kelelahan. Warehouse management system (WMS) membantu mengelompokkan pesanan dan merencanakan rute pengambilan lebih efisien.

2. Bagaimana Cara Kerja Batch Picking?

Batch picking bekerja dengan menggabungkan beberapa pesanan menjadi satu daftar pengambilan berdasarkan lokasi barang yang sama. Hal ini memungkinkan petugas mengambil banyak item sekaligus dalam satu rute perjalanan yang efektif. Berikut adalah tahapan sistematis dalam prosesnya:

a. Membuat Daftar Barang

Langkah awal dilakukan dengan menggabungkan beberapa pesanan pelanggan yang berbeda ke dalam satu picking list. Hal ini bertujuan agar petugas dapat mengambil semua kebutuhan barang untuk banyak pesanan sekaligus tanpa harus bolak-balik ke area yang sama.

b. Klasifikasi Barang berdasarkan Kategori

Barang-barang yang sudah terdaftar kemudian dikelompokkan berdasarkan lokasi penyimpanan atau jenis kategorinya di gudang. Proses ini sangat penting untuk menyusun rute perjalanan yang paling efisien, sehingga waktu tempuh petugas saat menyisir rak dapat diminimalisir.

c. Menentukan PIC Pengambilan Barang

Perusahaan menetapkan personel yang bertanggung jawab untuk mengelola daftar kelompok barang tersebut sesuai dengan area kerjanya. Penunjukan ini memastikan pembagian beban kerja merata dan mempermudah pelacakan jika terjadi kendala selama proses picking.

d. Memilih Barang

Petugas akan menyisir rak penyimpanan sesuai rute yang ditentukan untuk mengambil barang dalam jumlah banyak sekaligus. Barang-barang tersebut kemudian diletakkan ke dalam troli atau wadah sementara dengan tetap memperhatikan ketepatan jenis dan jumlah sesuai instruksi daftar.

e. Mengemas dan Mengirim Barang

Setelah terkumpul, barang dibawa ke area sortir untuk dipisahkan kembali berdasarkan pesanan pelanggan masing-masing. Langkah terakhir adalah melakukan pengemasan sesuai standar keamanan sebelum barang diserahkan ke kurir untuk segera dikirimkan ke alamat tujuan.

3. Manfaat Batch Picking

Manfaat dari Batch Picking adalah

Penerapan metode ini memberikan dampak positif bagi manajemen pergudangan melalui penghematan waktu, optimalisasi tenaga kerja, hingga peningkatan ketepatan data. Berikut adalah beberapa keuntungan utama yang bisa didapatkan:

a. Mengurangi Waktu Berjalan di Gudang

Batch picking memungkinkan petugas mengambil barang untuk banyak pesanan dalam satu rute perjalanan yang terencana, meski lebih lambat dibandingkan zone picking. Dengan mengonsolidasikan daftar belanja, frekuensi pergerakan antar rak yang tidak perlu dapat dikurangi secara signifikan sehingga proses kerja menjadi lebih singkat.

b. Meningkatkan Produktivitas Karyawan

Karyawan mampu menyelesaikan lebih banyak pengambilan pesanan dalam durasi waktu yang sama. Fokus pada pengambilan kelompok barang serupa membuat beban kerja terasa lebih ringan namun memberikan hasil output yang lebih besar bagi perusahaan.

c. Meningkatkan Akurasi Pengambilan Barang

Pengelompokan barang berdasarkan kategori membantu petugas lebih fokus dalam memverifikasi jenis dan jumlah produk yang diambil dari rak. Hal ini meminimalisir risiko kesalahan pengambilan barang yang sering terjadi jika petugas harus berpindah-pindah area secara acak untuk satu pesanan saja.

d. Meningkatkan Efisiensi Operasional

Optimalisasi rute dan waktu pengambilan berdampak langsung pada kelancaran alur kerja. Dengan operasional yang lebih ringkas, perusahaan dapat menekan biaya tenaga kerja dan mempercepat kesiapan barang untuk masuk ke tahap pengemasan. Untuk meningkatkan lebih lanjut efisiensi, perusahaan biasanya menerapkan juga wave picking dengan metode ini.

e. Fleksibilitas dan Skalabilitas

Metode batch picking mudah disesuaikan dengan volume pesanan yang sedang meningkat, terutama saat periode promosi atau musim puncak. Perusahaan dapat menambah atau mengubah skala kelompok pengambilan barang tanpa harus merombak seluruh tata kelola penyimpanan yang sudah ada.

4. Contoh dan Studi Kasus Batch Picking

Misalkan sebuah gudang kosmetik menerima 100 pesanan yang semuanya berisi produk masker wajah di lokasi rak yang sama. Melalui penerapan batch picking, petugas tidak perlu mendatangi rak tersebut sebanyak 100 kali untuk setiap pesanan pelanggan, melainkan cukup satu kali perjalanan untuk mengambil seluruh stok masker secara massal.

Setelah seluruh masker wajah terkumpul, petugas membawanya ke area sortir untuk dipisahkan sesuai dengan rincian pesanan masing-masing pelanggan. Proses batch picking membuat alur kerja menjadi jauh lebih sederhana karena tahap pengambilan barang yang paling memakan waktu dapat diselesaikan dalam satu rute.

Hasilnya, penggunaan metode ini dalam skenario tersebut berhasil memangkas waktu operasional hingga setengah dari waktu normal. Selain mempercepat pengiriman, petugas juga terhindar dari kelelahan fisik yang berlebihan, sehingga tingkat ketelitian dalam memverifikasi jenis masker yang diambil tetap terjaga dengan baik.

5. Kemajuan Teknologi untuk Batch Picking

Penerapan perangkat canggih seperti robot kolaboratif, sistem penyimpanan otomatis (AS/RS), troli pintar, hingga perangkat lunak manajemen gudang bertujuan untuk meminimalkan keterlibatan manual yang berisiko tinggi terhadap kesalahan. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut masing-masing teknologi tersebut:

a. Robot

Robot memainkan peran kunci dalam meningkatkan efisiensi batch picking dengan bekerja secara kolaboratif dengan pekerja di gudang. Salah satu contoh yang populer adalah robot kolaboratif (cobot) dan autonomous mobile robots (AMR).

Cobot membantu pekerja dengan mengarahkan mereka ke lokasi pengambilan dan memberikan informasi pengambilan seperti jumlah SKU yang harus diambil. Cobot juga dapat membawa tas atau wadah untuk pekerja, mengurangi beban fisik mereka.

AMR bergerak secara mandiri di sekitar gudang, mengangkut barang dari satu titik ke titik lainnya dan menangani tugas-tugas seperti penyortiran dan pengangkutan barang. Dengan teknologi ini, batch picking menjadi lebih efisien dan presisi, karena robot dapat melakukan banyak tugas otomatis, mengurangi kesalahan dan waktu yang dibutuhkan oleh pekerja.

b. Automated Storage and Retrieval Systems (AS/RS)

Automated Storage and Retrieval Systems (AS/RS) adalah teknologi yang mengotomatiskan proses pengambilan barang sesuai permintaan. Salah satu jenis AS/RS yang banyak digunakan dalam batch picking adalah Vertical Lift Modules (VLM).

VLM berfungsi seperti mesin penjual otomatis skala industri. Contoh, rak disusun di dalam lift pengambilan yang terletak di pusat. Ketika barang dibutuhkan, pengguna memasukkan item yang perlu diakses, dan VLM akan mengirimkan rak ke titik akses operator secara otomatis.

Dengan bantuan perangkat lunak, AS/RS dapat mengelola inventaris dengan lebih efisien. Sebagai hasil, teknologi ini dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menemukan dan mengambil barang, serta meningkatkan kecepatan pengambilan barang dalam batch picking.

c. Automated Batch Picking Carts

Automated batch picking carts menggunakan perangkat lunak untuk mengoptimalkan rute pengambilan berdasarkan lokasi fisik troli secara real-time. Troli ini dilengkapi dengan komputer dan antarmuka visual yang memberi instruksi kepada pekerja mengenai barang yang harus diambil.

Dengan automated batch picking carts, pengambilan barang dalam batch picking menjadi lebih terorganisir dan cepat, mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pengambilan barang. Dengan begitu proses pengemasan dan pengiriman barang akan terselesaikan lebih cepat.

d. Warehouse Management System (WMS)

WMS memainkan peran kunci dalam batch picking. WMS membantu mengoptimalkan rute pengambilan barang, mengelompokkan pesanan berdasarkan kesamaan produk, dan memberikan visibilitas real-time tentang status pesanan dan lokasi barang di gudang.

Setelah pengambilan selesai, barang-barang dari batch pesanan akan disortir, dikemas, dan dipersiapkan untuk pengiriman. Dilansir dari Forbes, penggunaan WMS juga dapat membantu dalam memastikan bahwa proses ini dilakukan secara optimal dengan meminimalkan waktu perjalanan dan mengurangi kemungkinan kesalahan.

6. Optimalkan Batch Picking dengan Software WMS ScaleOcean

Pengelolaan inventaris secara manual atau dengan sistem yang tidak terintegrasi dapat menyebabkan kesalahan pengelompokan pesanan, kelebihan stok, atau stok yang hilang. Tanpa sistem yang tepat, proses ini bisa sangat mempengaruhi produktivitas dan efisiensi operasional.

WMS ScaleOcean hadir sebagai solusi untuk mengatasi masalah-masalah ini. Dengan kemampuan untuk mengotomatisasi proses batch picking, modul ini mengoptimalkan pengelolaan inventaris dan alur kerja gudang, mengurangi waktu perjalanan, meminimalkan kesalahan, dan meningkatkan efisiensi operasional. Berikut adalah beberapa keunggulan utama yang ditawarkan oleh modul ini.

  • Optimasi Proses Picking: Modul ini menyediakan rute picking yang paling efisien, yang membantu dalam mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mengambil barang dalam jumlah besar (batch).
  • Picking Management: Menyusun strategi picking tercepat berdasarkan tata letak gudang yang memungkinkan pengambilan barang dalam batch lebih efisien .
  • Transfer Stok: Mengelola perpindahan barang antar gudang untuk menyeimbangkan persediaan.
  • Order Management: Modul ini bisa mengotomatiskan proses pemrosesan pesanan dan mengintegrasikan informasi tentang pemesanan yang membutuhkan pengiriman dalam batch. Ini sangat penting dalam memastikan pesanan di-pick dalam jumlah batch sesuai dengan permintaan yang sudah diproses.

Untuk membantu Anda memahami lebih dalam tentang bagaimana WMS ScaleOcean dapat mengoptimalkan proses batch picking dan mempercepat pengelolaan gudang, kami menawarkan demo dan konsultasi gratis.

7. Kesimpulan

Batch picking meningkatkan efisiensi pengambilan barang dengan mengelompokkan pesanan serupa, mengurangi waktu perjalanan, dan mengoptimalkan sumber daya. Teknologi seperti WMS, barcode scanning, dan RFID mempercepat proses ini, mengurangi kesalahan, dan memastikan akurasi dalam pengambilan barang, sehingga meningkatkan produktivitas dan kepuasan pelanggan.

WMS ScaleOcean mengotomatisasi batch picking, mempercepat proses pengambilan, dan mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual. Dengan fitur seperti visibilitas real-time dan integrasi lintas modul, software ini dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan gudang. Dengan mencoba demo gratis, anda dapat merasakan manfaatnya untuk bisnis anda.

FAQ:

1. Apa itu batch picking dalam pergudangan?

Batch picking adalah metode pengambilan barang di gudang di mana pekerja mengumpulkan barang untuk beberapa pesanan sekaligus dalam satu perjalanan. Proses ini mengelompokkan pesanan berdasarkan kesamaan produk atau lokasi penyimpanan barang, yang mengurangi waktu perjalanan pekerja dan meningkatkan efisiensi operasional.

2. Apa manfaat utama dari batch picking?

Manfaat utama batch picking adalah penghematan waktu dan peningkatan produktivitas. Dengan mengumpulkan barang untuk beberapa pesanan dalam satu perjalanan, pekerja dapat menghindari perjalanan bolak-balik ke lokasi yang sama, sehingga proses pengambilan menjadi lebih cepat dan mengurangi kemungkinan kesalahan dalam pengambilan barang.

3. Bagaimana cara kerja batch picking?

Batch picking dimulai dengan pembuatan daftar pengambilan barang yang mengelompokkan pesanan berdasarkan kesamaan produk atau jalur pengambilan. Daftar ini dapat disusun otomatis menggunakan sistem seperti Warehouse Management System (WMS).

Jadwalkan Demo Gratis

Error message
Error message
Error message
Error message
Error message
Error message

Rekomendasi Artikel Terkait

Temukan Artikel Serupa untuk Solusi Bisnis Lebih Lengkap