
Halo, kami siap bantu cari solusi ERP sesuai kebutuhan Anda.
Konsultasi Sekarang
Sebagai pebisnis, pasti Anda tidak ingin fasilitas maupun aset perusahaan cepat rusak dan juga rawan terjadi kehilangan. Maka daripada itu, dibutuhkan sebuah sistem digital yang membantu Anda memantau tiap fasilitas perusahaan dilayar komputer Anda! Sistem ini adalah facility management software.
Software fasilitas mengubah pengelolaan gedung yang tadinya serba mendadak menjadi strategi pencegahan yang terencana. Platform digital ini mempermudah Anda melacak aset, mengatur jadwal perawatan rutin, mengelola perintah kerja, hingga berkoordinasi dengan vendor dalam satu sistem yang sangat praktis.
Namun, memilih software tentu tidak bisa sembarangan. Setiap perusahaan memiliki kebutuhan, skala, dan prioritas yang berbeda. Karena itu, artikel ini akan memberikan 14 rekomendasi facility management software terbaik yang dapat membantu Anda menemukan solusi paling sesuai untuk mendukung operasional dan pertumbuhan bisnis.
Facility management software adalah alat terpusat untuk mengelola operasi gedung dan aset fisik, termasuk pemeliharaan, penjadwalan servis, manajemen aset, serta pengelolaan ruang dan utilitas. FMS membantu mengurangi biaya, meningkatkan produktivitas, dan memastikan keamanan serta kenyamanan lingkungan kerja.
Berdasarkan analisis kami dari Mondor Intellegence, diketahui pasar manajemen fasilitas Indonesia diperkirakan mencapai USD 12,86 miliar pada tahun 2025 dan diproyeksikan tumbuh menjadi USD 17,15 miliar pada tahun 2030, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 5,93%.
Facility management software memberikan banyak manfaat bagi bisnis, termasuk merencanakan, melaksanakan, dan memantau kegiatan terkait manajemen ruang dan tempat kerja. Sistem ini memungkinkan pengelolaan aset, pemeliharaan, dan inventarisasi secara efisien.
Untuk lebih detail, berikut fungsi utama software manajemen fasilitas:
Fungsi utama software fasilitas adalah memantau kondisi dan lokasi aset fisik perusahaan. Perangkat ini memungkinkan pelacakan riwayat penggunaan untuk membantu pengelolaan aset secara optimal, serta mendeteksi kebutuhan pemeliharaan lebih awal.
Penerapan perangkat lunak ini membantu otomatisasi berbagai tugas administratif yang sebelumnya dilakukan secara manual. Dengan alur kerja yang lebih teratur, tim fasilitas dapat fokus pada tugas-tugas strategis, sehingga operasional harian perusahaan berjalan lebih cepat dan efektif.
Software manajemen fasilitas membantu penjadwalan perawatan preventif, menangani permintaan perbaikan, dan memantau status pekerjaan secara real-time melalui work order management. Kami menemukan analisis dari PMC yaitu implementasi preventive maintenance mengurangi downtime tak terduga hingga 52,7%, mengurangi kerusakan dan biaya darurat.
Facility management app memungkinkan pengaturan jadwal pemeliharaan rutin dan inspeksi yang diperlukan. Dengan demikian, perusahaan dapat memastikan bahwa setiap tugas terlaksana sesuai rencana, menjaga efisiensi operasional, dan menghindari gangguan yang tidak diinginkan.
Salah satu fitur utama dari software manajemen aset fasilitas adalah kemampuan menghasilkan laporan kinerja secara berkala, mencakup penggunaan energi, biaya pemeliharaan, dan analisis lainnya.
Dalam studi Smar Energy Analytics kami menemukan bahwa penerapan energy analytics dan deteksi otomatis (FDD) dapat menurunkan konsumsi energi hingga 9% dan biaya pemeliharaan dengan payback period 2 tahun. Selain itu, perusahaan yang menerapkan preventive maintenance mengurangi downtime tak terduga.
Selain itu, facility management system juga memberikan visibilitas real-time terhadap kondisi fasilitas dan kinerja aset. Dengan adanya informasi yang dapat diakses kapan saja, manajer dapat membuat keputusan yang lebih tepat berdasarkan data yang tersedia.
Software fasilitas juga berperan dalam menjaga standar keselamatan serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Dengan fitur pemantauan dan pelaporan, organisasi dapat memastikan bahwa operasional fasilitas logistik maupun produksi berjalan sesuai dengan peraturan yang ada.
Oleh karena ini, manfaat menggunakan software manajemen fasilitas terintegrasi meliputi efisiensi biaya operasional, automasi alur kerja, optimalisasi penggunaan ruang, kepatusan SLA, serta pelaporan dan analisis data terpusat.
Mengelola operasional fasilitas yang kompleks memerlukan solusi yang mampu menyatukan seluruh fungsi tersebut secara praktis. ScaleOcean facility management software hadir untuk membantu Anda mengotomatiskan pengelolaan aset dan pemeliharaan, sehingga seluruh fasilitas perusahaan tetap berfungsi optimal dan efisien.
Beberapa rekomendasi software manajemen fasilitas terbaik untuk perusahaan di Indonesia antara lain ScaleOcean, MaintainX, UpKeep, dan lainnya. Untuk membantu Anda memilih solusi terbaik yang sesuai dengan kebutuhan bisnis, berikut adalah rekomendasi 14 software manajemen fasilitas:
Modul Facility Management dari ScaleOcean Atlas adalah salah satu perangkat lunak pengelolaan fasilitas terbaik yang bisa Anda pilih. Kenapa demikian? FMS ini sangatlah serba bisa, perusahaan dapat mengelola aset, infrastruktur, dan fasilitas dalam satu platform digital sekaligus menghubungkan dengan jadwal pemeliharaan, monitoring energi, serta sistem keamanan.
Dengan teknologi integrasi data real-time, analitik berbasis AI, dan sistem manajemen otomatis, software ini memudahkan Anda dalam memantau pemeliharaan aset, menjaga kinerja fasilitas agar tetap optimal, dan mengurangi biaya operasional.
Sebagai vendor ERP independen yang berbasis di Indonesia, ScaleOcean menawarkan dukungan pelanggan melalui tim internal kami untuk seluruh layanan, mulai dari penerapan, perawatan, hingga pengembangan perangkat lunak.
Ini memastikan adanya interaksi yang lebih cepat, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan khusus masing-masing perusahaan tanpa bergantung pada distributor atau pihak ketiga. Dengan implementasi ScaleOcean Atlas, perusahaan dapat mencapai hingga 50%+ peningkatan efisiensi operasional melalui otomatisasi proses bisnis.
ScaleOcean juga menyediakan layanan konsultasi dengan tim ahli untuk memahami kebutuhan spesifik bisnis Anda. Selain itu, tersedia konsultasi gratis tanpa komitmen biaya awal, memungkinkan Anda untuk mencoba dan merasakan manfaat software ini sebelum implementasi penuh.
Dengan fitur-fitur unggul berikut, Modul Facility Management di ScaleOcean Atlas mampu memenuhi kebutuhan manajemen fasilitas secara efisien dan fleksibel.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|

MaintainX adalah perangkat lunak manajemen fasilitas yang dirancang untuk mendukung bisnis properti dalam melacak pemeliharaan reaktif dan preventif. Selain itu, perangkat ini juga membantu mengontrol operasi harian, seperti inspeksi keselamatan dan kualitas, dengan jejak audit digital.
Fitur Utama:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|

Berbasis cloud, Corrigo dapat membantu perusahaan mengelola berbagai aktivitas operasional fasilitas, seperti work order, pemeliharaan preventif, pengelolaan vendor, hingga proses perbaikan di berbagai lokasi. Dengan kemampuan pengelolaan kontraktor yang kuat, Corrigo akan mendukung aktivitas pemeliharaan fasilitas perusahaan.
Fitur Utama:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
eSSETS adalah facility management app yang dibuat untuk mendukung perusahaan dalam mengatur aset, perawatan, dan kegiatan sehari-hari dengan cara yang lebih efektif dan mudah.
Dengan tampilan yang mudah dipahami, eSSETS bantu mempermudah proses pemantauan aset, pengaturan jadwal pemeliharaan, dan manajemen dokumen yang berkaitan, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi pengeluaran operasional bisnis Anda.
Fitur Utama:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|

Oracle Primavera Unifier adalah perangkat lunak manajemen fasilitas berbasis cloud yang dirancang untuk meningkatkan visibilitas dan efisiensi operasional. Selain itu, dengan konfigurasi yang luas serta proses bawaan, Unifier tidak hanya memungkinkan otomatisasi berbagai proses bisnis tetapi juga melalui formulir dan alur kerja kustom.
Fitur Utama:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Facility Management eXpress (FMX) menjadi salah satu solusi pilihan jika Anda mencari cara praktis menyederhanakan operasional harian gedung lewat platform berbasis cloud.
Kelebihan sistem ini terletak pada antarmuka yang intuitif, hal ini bantu mempercepat tim Anda dalam mengatur pemeliharaan rutin, pelacakan aset, hingga penjadwalan ruang secara terpadu. Hasilnya? perusahaan dapat meningkatkan efisiensi kerja hingga ke tingkat tertinggi sekaligus memangkas waktu tunggu secara signifikan.
Fitur Utama:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Infraspeak adalah sistem manajemen fasilitas berbasis cloud yang meningkatkan efisiensi operasional melalui teknologi NFC dan integrasi IoT. Selain itu, dengan Infraspeak, tim pemeliharaan dan manajer fasilitas dapat mengelola aset serta tugas pemeliharaan dengan lebih efektif di berbagai lingkup perusahaan.
Fitur Utama:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
eMaint CMMS adalah facility management system berbasis cloud yang dirancang untuk membantu bisnis dalam mengelola aset, penjadwalan pemeliharaan, dan inventaris. eMaint CMMS mengoptimalkan pengelolaan aset, penjadwalan pemeliharaan, dan inventaris bisnis melalui antarmuka yang intuitif.
Fitur Utama:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
UpKeep adalah software manajemen pemeliharaan berbasis cloud yang dirancang untuk memudahkan pengelolaan aset dan pemeliharaan bagi bisnis. Lalu, dengan antarmuka yang intuitif serta akses melalui perangkat seluler, UpKeep tidak hanya memungkinkan tim untuk membuat, melacak, dan menyelesaikan pesanan kerja.
Fitur Utama:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|

WorkTrek adalah aplikasi facility management yang dirancang untuk membantu bisnis dalam mengelola aset, pemeliharaan, dan operasi harian dengan lebih efisien. Dengan antarmuka yang intuitif, Worktrek memudahkan pelacakan aset, penjadwalan pemeliharaan, dan manajemen pesanan kerja, sehingga meningkatkan produktivitas.
Fitur Utama:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
OfficeSpace adalah perangkat lunak manajemen ruang kerja berbasis cloud yang dirancang untuk membantu perusahaan mengoptimalkan penggunaan ruang dan meningkatkan efisiensi operasional. OfficeSpace tidak hanya memudahkan pengelolaan tata letak kantor tetapi juga alokasi sumber daya.
Fitur Utama:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Jika Anda menginginkan cara pintar untuk meningkatkan pengelolaan fasilitas dan aset perusahaan yang didukung AI, Perangkat Lunak Manajemen Fasilitas Bridgenr adalah pilihan yang ideal. Menariknya, sistem ini memungkinkan Anda untuk mengawasi aset dalam waktu nyata dan secara otomatis mengatur jadwal pemeliharaan yang bersifat preventif.
Fitur Utama:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|

Quickbase adalah platform manajemen fasilitas berbasis cloud yang memungkinkan bisnis membangun aplikasi kustom tanpa memerlukan keterampilan pemrograman yang mendalam. Selanjutnya, Quickbase dengan antarmuka intuitifnya mengotomatisasi proses operasional, meningkatkan kolaborasi tim, dan menyediakan visibilitas real–time.
Fitur Utama:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
FMS Workplace adalah solusi Integrated Workplace Management System (IWMS) berbasis cloud yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola fasilitas dan real estat secara efisien. Selain itu, sistem ini juga mendukung perencanaan strategis, sehingga meningkatkan produktivitas dan pengambilan keputusan.
Fitur Utama:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Misalkan Anda mengelola sebuah hotel dengan ratusan kamar dan berbagai fasilitas, seperti restoran, kolam renang, dan spa. Menjaga setiap fasilitas tetap dalam kondisi optimal tentu menjadi tantangan.
Dengan facility management software, tugas ini menjadi jauh lebih mudah. Anda dapat menjadwalkan pemeliharaan preventif secara otomatis untuk fasilitas utama seperti lift, sistem keamanan, atau peralatan dapur, sehingga risiko kerusakan tak terduga bisa diminimalkan.
Selain itu, software ini membantu mencatat preferensi tamu, seperti jenis kamar favorit atau layanan khusus yang mereka inginkan, sehingga Anda dapat memberikan pengalaman yang lebih personal pada kunjungan berikutnya.
Dengan sistem tersebut, Anda dapat memastikan hotel Anda beroperasi lebih efisien, memberikan layanan yang lebih baik kepada tamu, dan menjaga reputasi hotel, sekaligus mengurangi biaya operasional yang tidak perlu
Facility asset management software memberikan solusi yang komprehensif untuk berbagai industri yang membutuhkan pengelolaan fasilitas secara efektif. Setiap industri memiliki kebutuhan unik, dan sistem ini mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Industri-industri tersebut di antaranya:
Industri real estate, dengan banyaknya properti yang dikelola, memerlukan sistem terpusat untuk memantau dan mengelola aset. Sebagai contoh, Anda harus melacak status pemeliharaan setiap unit, dari AC yang rusak hingga keran bocor.
Selain itu, integrasi dengan property management system memungkinkan Anda untuk memantau kondisi setiap properti secara real-time, menjadwalkan perawatan preventif, dan melacak riwayat aset. Hasilnya, penyewa Anda merasa lebih puas karena masalah mereka ditangani dengan cepat.
Untuk bisnis rental bangunan, seperti gedung perkantoran atau pusat komersial, efisiensi dalam manajemen fasilitas sangatlah penting. Terlebih setiap penyewa memiliki kebutuhan berbeda. Dengan facility management software, Anda bisa mengelola kontrak sewa dengan mudah.
Selain itu, juga menjadwalkan otomatis pemeliharaan fasilitas seperti lift atau sistem HVAC, dan memastikan kondisi bangunan selalu optimal. Ketika penyewa puas dengan layanan Anda, mereka lebih mungkin untuk memperpanjang kontrak.
Dalam bisnis hotel, memastikan setiap kamar dan fasilitas umum berfungsi dengan baik adalah kunci untuk menjaga reputasi. Jika Anda terlewat melakukan perawatan pada berbagai jenis aset tetap, bisa jadi tamu mengeluhkan fasilitas yang tidak berfungsi dengan baik.
Masalah ini bisa diatasi dengan software manajemen fasilitas. Selain itu, fitur CRM juga membantu mencatat preferensi tamu, seperti kamar favorit atau jenis layanan yang mereka sukai, sehingga Anda bisa memberikan pengalaman yang lebih personal pada kunjungan berikutnya.
Sebagai pemilik pabrik, Anda mengandalkan mesin-mesin besar untuk produksi. Namun, jika mesin tersebut rusak tiba-tiba, downtime produksi bisa sangat mahal. Facility management software membantu Anda menjadwalkan pemeliharaan preventif secara otomatis, memantau kondisi mesin secara real-time, dan mengurangi risiko kerusakan mendadak.
Dengan informasi lengkap tentang aset pabrik, Anda dapat memastikan produksi tetap berjalan lancar. Tim Anda juga bisa lebih fokus pada peningkatan kualitas, bukan pada perbaikan darurat.

Memilih software manajemen fasilitas yang tepat adalah langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pengelolaan aset bisnis Anda. Oleh karena itu, pertimbangkan beberapa faktor kunci untuk memilih perangkat lunak yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda dan memberikan manfaat maksimal.
Pertama-tama, evaluasi aspek operasional yang paling membutuhkan peningkatan, seperti pelacakan aset, pemeliharaan preventif, atau pengelolaan ruang. Kemudian, identifikasi masalah utama dan akhirnya, cari facility management system yang memiliki fitur tepat untuk memberikan solusi konkret.
Pilih facility management app dengan antarmuka yang mudah digunakan, sehingga semua anggota tim dapat memahaminya. Pastikan software berbasis cloud untuk akses fleksibel dari berbagai perangkat, memungkinkan tim bekerja di mana saja dengan mudah.
Pastikan software dapat disesuaikan dengan pertumbuhan bisnis Anda, terutama jika perusahaan Anda sedang berkembang. Fitur skalabilitas penting agar software tetap relevan meskipun terjadi peningkatan jumlah aset, ruang, atau kompleksitas operasional di masa mendatang.
Pilih penyedia software yang menawarkan dukungan pelanggan responsif dan program pelatihan. Hal ini memastikan implementasi berjalan lancar dan tim Anda dapat memaksimalkan penggunaan software, terutama jika ada pembaruan fitur atau penyesuaian.
Pertimbangkan biaya langganan atau implementasi serta fitur yang Anda dapatkan. Fokus pada solusi yang menawarkan pengembalian investasi (ROI) tinggi tanpa mengorbankan kualitas atau efisiensi, serta fleksibel dalam paket harga sesuai kebutuhan bisnis Anda.
Baca juga: Apa itu Preventive Maintenance? Arti, Tujuan, dan Jenisnya
FMS atau facility management software merupakan solusi digital yang efektif untuk mengelola fasilitas dengan efisien. Berbagai fitur dan manfaat yang dimilikinya dapat membantu organisasi mencapai tujuan operasional, keuangan, dan keselamatan mereka.
Modul Facility Management ScaleOcean Atlas dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional dan pengelolaan aset bisnis Anda. Selain itu, Anda dapat dengan mudah menggunakan dan menyesuaikan fitur-fitur khusus untuk manajemen fasilitas ini sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.
Software manajemen fasilitas adalah suatu platform digital yang dirancang untuk mengelola, memantau, dan memelihara seluruh aset fisik, infrastruktur, dan operasional bangunan yang dimiliki oleh perusahaan.
Tugas manajemen fasilitas (FM) adalah memastikan bahwa bangunan, infrastruktur, dan real estat tetap berfungsi, nyaman, aman, dan efisien. FM juga bertanggung jawab memastikan kelancaran operasi sehari-hari.
Keunggulan software manajemen aset fasilitas berbasis cloud:
1. Akses data setiap saat
2. Data aset terpusat
3. Maintenance lebih proaktif
4. Integrasi dengan IoT & BMS
5. Kurangi biaya infrastruktur IT
6. Skalabilitas
7. Work order terkontrol
8. Mobile untuk teknisi lapangan
9. Dashboard dan analytics real-time
10. Kolaborasi antar-departemmen lebih mudah
Tentu! Modul ini akan membantu proses perencanaan, penjadwalan, dan pemantauan aktivitas pemeliharaan fasilitas secara real-time dan terstruktur dalam satu platform terintegrasi. Jadwal maintenance disusun berdasarkan data periode, waktu, kondisi aset, dan kebutuhan operasional, sehingga perawatan dapat dilakukan sebelum terjadi kerusakan.
Ya, sebagian besar facility management software mendukung integrasi dengan sistem lain seperti ERP, HR, atau accounting. Integrasi ini memastikan data aset, jadwal pemeliharaan, dan biaya operasional selaras sehingga proses bisnis lebih efisien dan terpusat.