Apa Itu Reach Truck dan Perbedaan dengan Forklift?

Posted on
Share artikel ini

Reach truck menjadi kebutuhan mendesak ketika gudang Anda kehilangan banyak ruang hanya karena lorong terlalu lebar untuk forklift biasa. Banyak perusahaan harus mengorbankan kapasitas simpan karena lantai gudang habis dipakai hanya untuk area jalan forklift. Akibatnya, jumlah baris rak terpotong dan biaya sewa gudang melonjak.

Dengan menggunakan truk susun, perusahaan dapat beroperasi di lorong sempit sehingga baris rak bisa bertambah tanpa perlu memperluas gudang. Hal ini langsung meningkatkan kapasitas penyimpanan dan mengurangi biaya per pallet secara signifikan. Transisi dari forklift konvensional ke reach truck ini bisa menjadi titik balik efisiensi Anda.

Untuk memahami bagaimana reach truck mampu mengubah struktur ruang gudang, artikel ini akan membahas definisi, fungsi utama, perbedaannya dengan forklift, dan cara memilih tipe yang paling sesuai untuk kebutuhan operasional Anda.

starsKey Takeaways
  • Reach truck adalah forklift elektrik yang dirancang untuk beroperasi di lorong sempit dan menjangkau rak tinggi dengan sistem pantograf, memungkinkan garpu menjulur ke depan.
  • Karakteristik reach truck meliputi dapat digunakan di ruang sempit, kemampuan angkat tinggi, ramah lingkungan, dan menggunakan sistem reach.
  • Perbedaan forklift dan reach truck terletak pada radius putar yang lebih kecil, operasional dalam ruangan, dan spesialisasi untuk mencapai ketinggian rak.
  • Software Warehouse ScaleOcean mengoptimalkan kinerja reach truck dan efisiensi gudang dengan berperan sebagai navigator dan orkestrator tugas di lorong sempit dan rak tinggi.

Coba Demo Gratis!

requestDemo

1. Apa Itu Reach Truck?

Reach truck adalah jenis forklift elektrik yang dirancang khusus untuk beroperasi di lorong gudang sempit dan rak penyimpanan tinggi. Alat ini mengangkat palet dari rak tinggi dengan sistem pantograf, memungkinkan akses ke beban tanpa memindahkan unit, dan dapat mencapai ketinggian 10–12 meter.

Desainnya yang lebih kecil dan kompak dibandingkan forklift konvensional membuat reach truck ideal untuk digunakan di dalam ruangan. Kemampuan ini memungkinkan pengguna untuk memaksimalkan ruang gudang, meningkatkan kapasitas penyimpanan dengan lebih efektif, dan mengoptimalkan proses logistik dalam area terbatas.

2. Karakteristik dan Fungsi Utama Reach Truck

Reach truck dapat dengan mudah diidentifikasi melalui serangkaian fitur unik yang membedakannya dari peralatan material handling lainnya. Karakteristik ini dirancang untuk satu tujuan utama efisiensi maksimal di ruang terbatas. Berikut karakterisik utama dari reach truck:

a. Efisiensi Ruang di Lorong Sempit

Alat ini dirancang khusus untuk beroperasi di lorong sempit dengan lebar hanya sekitar 8 hingga 10 kaki. Keunggulan ini memungkinkan pemilik gudang untuk memaksimalkan penggunaan ruang dengan mengurangi jarak antar rak, serta menambah jumlah baris penyimpanan secara signifikan.

Dengan radius putar yang sangat rapat, alat ini dapat bergerak dengan cepat di area terbatas, sehingga kapasitas gudang dapat ditingkatkan tanpa perlu memperluas bangunan fisik yang memakan biaya tinggi.

b. Kemampuan Angkat untuk Rak Tinggi

Alat ini mendukung sistem penyimpanan vertikal dengan kemampuan angkat yang mencapai ketinggian hingga 10 hingga 12 meter. Ini sangat penting bagi perusahaan yang menggunakan rak berat seperti heavy duty rack untuk menyimpan beban besar di rak atas.

Dengan stabilitas yang terjaga, operator dapat melakukan proses stacking atau pengambilan palet dengan aman, memastikan setiap inci ruang udara di dalam gudang dimanfaatkan dengan maksimal.

c. Keunggulan Tenaga Listrik dan Ramah Lingkungan

Ditenagai oleh baterai elektrik, alat ini menjadi pilihan ideal untuk digunakan di dalam ruangan. Tanpa mesin pembakaran internal, alat ini tidak menghasilkan emisi gas buang yang berbahaya, menjaga kesehatan karyawan dan keamanan produk, terutama di industri makanan atau farmasi.

Selain ramah lingkungan, motor listriknya juga menghasilkan tingkat kebisingan yang rendah, sehingga bisa menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman bagi seluruh staf operasional.

d. Desain Manuver dan Sistem Reach

Struktur alat ini dirancang dengan dua kaki luar untuk distribusi beban yang stabil dan roda belakang yang fleksibel untuk manuver tajam. Fitur utamanya adalah sistem reach, di mana lengan garpu dapat bergerak maju dan mundur secara mandiri. Dengan mekanisme ini, operator dapat mengambil palet di rak tanpa harus menggerakkan bodi truk, meminimalisir risiko benturan dengan struktur rak dan mempercepat waktu siklus kerja.

Untuk lebih mengoptimalkan performa, Software Warehouse ScaleOcean berperan sebagai navigator dan orkestrator tugas untuk armada reach truck. Dengan memanfaatkan AI, sistem ini menganalisis antrian dan lokasi palet, serta menyusun urutan tugas efisien untuk setiap unit sehingga mengoptimalkan rute dan waktu operasional di lorong sempit.

Warehouse

3. Perbedaan Antara Forklift dan Reach Truck

Meskipun keduanya berfungsi untuk memindahkan barang, terdapat perbedaan reach truck dan forklift yang sangat mendasar dalam hal desain, fungsi, dan lingkungan operasional. Memahami perbedaan ini sangat penting untuk memastikan investasi pada peralatan yang sesuai kebutuhan. Berikut perbedaannya:

a. Tujuan Penggunaan di Lapangan

Perbedaan utama antara forklift konvensional dan reach truck terletak pada fungsi operasionalnya. Forklift dirancang sebagai alat serbaguna untuk aktivitas loading dan unloading di area terbuka atau lantai gudang yang luas.

Akan tetapi, reach truck lebih dikhususkan untuk lingkungan indoor dengan sistem rak tinggi (high-bay racking), memaksimalkan ruang penyimpanan vertikal tanpa perlu memperluas luas bangunan fisik secara horizontal. Alat ini sangat ideal bagi perusahaan yang ingin mengoptimalkan kapasitas gudang.

b. Kapasitas Angkat dan Kekuatan Beban

Forklift unggul dalam hal kapasitas angkat dan kekuatan beban, mampu mengangkat beban bervariasi, mulai dari 1 ton hingga lebih dari 20 ton pada unit berukuran besar. Ini menjadikannya pilihan utama di sektor industri alat berat dan logistik kontainer.

Sementara itu, reach truck memiliki kapasitas angkat yang lebih terbatas, sekitar 1 hingga 3 ton. Fokus utama alat ini bukan pada berat beban maksimum, melainkan pada kemampuan jangkauan dan presisi dalam penempatan palet di rak tinggi.

c. Kemampuan Jangkauan Ketinggian Vertikal

Kedua alat ini memiliki batasan yang jelas dalam hal jangkauan vertikal untuk mendukung strategi penyimpanan yang berbeda. Forklift standar hanya mampu mengangkat hingga ketinggian 6 atau 7 meter, cocok untuk rak rendah atau lantai.

Namun, reach truck dirancang khusus untuk mencapai ketinggian yang lebih tinggi, hingga 11 atau 12 meter, memungkinkan penggunaan ruang vertikal di gudang dengan lebih efisien dan aman, khususnya pada gudang modern dengan rak tinggi.

d. Desain Struktur dan Radius Manuver

Desain fisik forklift dan reach truck juga berbeda dalam hal ruang manuver. Forklift memiliki desain yang lebih besar dan lebar, sehingga membutuhkan lorong yang cukup luas untuk berputar dengan aman.

Sebaliknya, reach truck memiliki desain ramping dan kompak, memungkinkan alat ini bergerak lincah di lorong sempit (narrow aisle) dengan radius putar yang lebih kecil. Ini mempermudah tata letak rak yang lebih padat, meningkatkan kapasitas penyimpanan dalam area terbatas.

e. Variasi Sumber Energi dan Emisi

Pemilihan sumber energi juga menjadi pertimbangan penting. Forklift menawarkan berbagai pilihan bahan bakar, termasuk diesel, LPG, bensin, hingga elektrik, yang membuatnya lebih fleksibel untuk digunakan di luar ruangan dalam kondisi ekstrem.

Berbeda dengan itu, reach truck sebagian besar menggunakan tenaga baterai atau listrik, menjadikannya lebih ramah lingkungan. Penggunaan energi bersih ini tidak hanya mengurangi emisi gas buang berbahaya, tetapi juga mengurangi kebisingan, yang sangat penting untuk operasional di ruang tertutup.

f. Mekanisme Sistem Keseimbangan Alat

Sistem keseimbangan forklift dan reach truck berbeda dalam cara mereka menjaga stabilitas saat mengangkat beban. Forklift menggunakan sistem counterweight atau beban penyeimbang di bagian belakang truk untuk mengimbangi berat beban di depan.

Sebaliknya, reach truck tidak menggunakan beban penyeimbang besar, melainkan dilengkapi dengan kaki penyangga (stabilizing legs) di bagian depan untuk mendistribusikan beban secara merata dan menjaga kestabilan, meskipun garpu alat menjangkau lebih jauh ke depan.

4. Kapan Harus Menggunakan Forklift vs Reach Truck?

Pemilihan antara forklift dan reach truck bukanlah soal mana yang lebih baik secara umum, melainkan mana yang lebih sesuai untuk kondisi spesifik gudang Anda. Keputusan yang tepat bergantung pada evaluasi cermat terhadap tiga faktor utama ketinggian gudang, ketersediaan ruang, dan jenis lantai. Berikut penjelasan lebih rinci:

a. Berdasarkan Ketinggian Gudang (High Bay Warehouse)

Jika gudang Anda memiliki langit-langit tinggi dan menggunakan sistem rak vertikal, reach truck adalah pilihan yang tepat. Kemampuannya untuk mengangkat beban hingga 10 meter atau lebih memungkinkan akses ke rak teratas, memaksimalkan ruang vertikal yang tidak dapat dijangkau forklift standar.

Namun, untuk gudang dengan langit-langit rendah atau penumpukan palet di lantai, forklift konvensional sudah cukup. Dalam kasus ini, kemampuan angkat tinggi truk susun tidak termanfaatkan dengan baik, sehingga menjadi investasi yang kurang efisien. Pemilihan racking system harus disesuaikan dengan peralatan angkat yang digunakan.

b. Berdasarkan Ketersediaan Ruang Operasional

Faktor penentu yang paling signifikan adalah lebar lorong di gudang Anda. Jika Anda merancang gudang baru atau ingin meningkatkan kepadatan penyimpanan di fasilitas yang ada, reach truck memungkinkan Anda untuk merancang lorong yang sangat sempit.

Ini secara langsung berarti lebih banyak ruang yang tersedia untuk hand pallet, yang berujung pada peningkatan kapasitas inventaris. Jika gudang Anda memiliki lorong yang lebar dan ruang terbuka yang luas, forklift penyeimbang dapat beroperasi dengan efisien.

Mereka juga lebih cocok untuk tugas yang membutuhkan perjalanan jarak jauh melintasi fasilitas. Dalam beberapa kasus, penggunaanmobile storage racking system dapat menjadi alternatif untuk memaksimalkan ruang tanpa harus bergantung sepenuhnya pada truk susun.

c. Berdasarkan Jenis Lantai Gudang

Reach truck dirancang dengan roda kecil yang keras (biasanya poliuretan) dan suspensi yang minim untuk memaksimalkan stabilitas. Oleh karena itu, mereka mutlak membutuhkan permukaan lantai yang rata, halus, dan bersih, seperti beton yang dipoles di dalam gudang.

Mengoperasikannya di permukaan yang tidak rata atau retak dapat merusak unit dan membahayakan keselamatan. Forklift, terutama yang dilengkapi dengan ban pneumatik, jauh lebih serbaguna dalam hal kondisi permukaan.

Mereka dapat dengan mudah beroperasi di atas aspal, beton yang sedikit tidak rata, dan bahkan permukaan tanah yang padat. Hal ini menjadikan forklift pilihan yang baik untuk area dengan push-back racking, yang membutuhkan pergerakan barang yang stabil dan efisien.

5. Jenis-jenis Reach Truck untuk Berbagai Kebutuhan

Jenis-jenis Reach Truck untuk Berbagai Kebutuhan

Tidak semua reach truck diciptakan sama ada berbagai jenis yang dirancang untuk aplikasi dan konfigurasi gudang yang spesifik. Memahami variasi ini penting untuk memilih alat yang paling sesuai dengan alur kerja dan sistem rak Anda. Berikut penjelasan lebih rincinya:

a. Pantograph Reach Truck

Jenis ini menggunakan mekanisme gunting yang disebutpantograph untuk memperpanjang garpu ke depan. Mekanisme ini memungkinkan garpu untuk menjangkau lebih dalam ke dalam sistem rak. Ini adalah jenis reach truck forklift yang paling umum di Amerika Utara.

Keuntungan utama dari pantograph truk susun adalah kemampuannya untuk berinteraksi dengan rak tanpa perlu menggerakkan tiang (mast). Gerakan gunting yang presisi memberikan kontrol yang sangat baik kepada operator. Beberapa model bahkan dapat diperpanjang dua kali lipat, yang ideal untuk sistem rak double-deep.

b. Moving Mast Reach Truck

Populer di Eropa, moving mast reach truck menggunakan sistem rel di mana seluruh tiang bergerak maju dan mundur. Saat mengambil palet, seluruh rakitan tiang meluncur ke depan. Setelah beban diangkat, tiang ditarik kembali ke dalam jejak kaki (footprint) sasis untuk stabilitas selama perjalanan.

Desain tiang bergerak ini seringkali menawarkan kapasitas sisa (residual capacity) yang lebih baik pada ketinggian maksimal dibandingkan dengan jenis pantograph. Ini berarti ia dapat mengangkat beban yang sedikit lebih berat pada ketinggian yang sama. Pemilihan antara pantograph dan moving mast seringkali bergantung pada preferensi regional dan jenis rak yang digunakan.

c. Stand-Up vs Sit-Down Reach Truck

Reach truck tersedia dalam dua konfigurasi operator utama, berdiri (stand-up) dan duduk (sit-down). Model stand-up adalah yang paling umum dan ideal untuk operasi di mana operator perlu sering naik dan turun dari unit. Ini sangat efisien untuk tugas-tugas seperti pengambilan pesanan (order picking) di mana operator menangani banyak SKU dalam satu perjalanan.

Model sit-down, di sisi lain, memberikan kenyamanan yang lebih besar bagi operator selama shift kerja yang panjang. Kursi yang ergonomis dan ruang kabin yang lebih luas mengurangi kelelahan, yang dapat meningkatkan fokus dan produktivitas dalam jangka panjang. Pilihan ini lebih disukai untuk operasi di mana operator menghabiskan sebagian besar waktunya di atas truk, seperti pemindahan palet penuh dari satu lokasi ke lokasi lain.

d. Double-Deep Reach Truck

Ini adalah varian khusus yang dirancang untuk bekerja dengan sistem rak double-deep, di mana palet disimpan dua baris dari lorong. Reach truck ini dilengkapi dengan garpu teleskopik atau mekanisme pantograph yang lebih panjang. Kemampuan ini meningkatkan kepadatan penyimpanan sekitar 30-40% dibandingkan dengan rak standar.

Pengoperasian double-deep truk susun membutuhkan keterampilan operator yang lebih tinggi karena visibilitas ke palet belakang terbatas. Proses penempatan barang atau yang dikenal dengan istilah putaway adalah menjadi lebih kompleks, dan seringkali kamera di garpu digunakan untuk membantu. Meskipun menantang, manfaat peningkatan kapasitas membuatnya menjadi pilihan populer untuk gudang dengan volume tinggi.

6. Kesimpulan

Reach truck adalah jenis forklift listrik yang berfungsi untuk memindahkan dan menyusun barang di lorong gudang sempit. Kemampuannya menjangkau ketinggian dan beroperasi di lorong sempit membantu meningkatkan kapasitas penyimpanan. Alat ini memiliki fitur pantograf yang membantu pengambilan palet secara efisien tanpa harus memindahkan unit sepenuhnya, sehingga produktivitas dan efisiensi operasional meningkat.

Software Warehouse ScaleOcean bertindak sebagai navigator dan pemberi tugas” untuk armada reach truck. Kemampuan ini mengatasi tantangan manuver lambat dan visibilitas terbatas di ketinggian. Sistem ini mengoptimalkan rute, mengatur urutan tugas, dan memantau performa secara real-time, meningkatkan kecepatan serta presisi operasional.

Dengan integrasi ini, gudang Anda dapat beroperasi lebih efisien, meminimalkan waktu idle, dan mengurangi risiko kesalahan. Jadwalkan demo gratis untuk melihat bagaimana ScaleOcean dapat mengelola armada reach truck Anda, meningkatkan produktivitas dan mengoptimalkan ruang penyimpanan di gudang.

FAQ:

1. Bagian bagian reach truck?

Bagian utama reach truck meliputi chassis, mast yang memanjang, garpu, sistem hidraulik, kabin operator, kemudi, dan baterai. Semua komponen ini memungkinkan operasional di lorong sempit dan pengangkatan palet pada ketinggian tinggi.

2. Apakah reach truck sama dengan forklift?

Reach truck berbeda dengan forklift karena lebih kompak, memungkinkan penggunaan di area sempit, terutama di antara rak gudang. Sesuai namanya, reach truck dirancang untuk mengangkat beban di ketinggian.

3. Apakah reach truck sama dengan cherry picker?

Reach truck dan cherry picker berbeda. Reach truck adalah forklift untuk mengangkat palet, sedangkan cherry picker (boom lift) adalah platform kerja pengangkat yang digunakan untuk mengakses area tinggi.

Lara Zafira Rifta
Lara Zafira Rifta
Lara adalah penulis konten dengan 1 tahun pengalaman dalam membuat artikel SEO seputar bisnis, akuntansi, dan operasional. Ia terbiasa menulis konten yang jelas, informatif, dan sesuai kebutuhan brand.

Jadwalkan Demo Gratis

Error message
Error message
Error message
Error message
Error message
Error message

Rekomendasi Artikel Terkait

Temukan Artikel Serupa untuk Solusi Bisnis Lebih Lengkap