Bisnis pertambangan di Indonesia sering kali dihadapkan pada tantangan besar dalam pengelolaan data dan proses yang kompleks. Dari pengelolaan eksplorasi hingga produksi, banyak perusahaan merasa kesulitan dalam integrasi sistem yang dapat menangani berbagai fungsi secara efisien dan tepat waktu.
Aplikasi pertambangan yang efektif sangat penting untuk mengelola seluruh siklus tambang. Mulai dari perencanaan yang tidak efisien hingga pemantauan alat berat yang terlewatkan. Pengelolaan logistik dan pelaporan keuangan juga sering kali tidak sejalan, memperburuk pengambilan keputusan yang diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan profitabilitas.
Di artikel ini, Anda akan menemukan informasi terkait 13 rekomendasi aplikasi pertambangan terbaik di Indonesia, seperti ScaleOcean, Surpac, Vulcan, Minescape, Leapfrog Geo, Odoo dan SAP. Dengan mempertimbangkan fitur dan manfaatnya, Anda dapat meningkatkan pengelolaan operasional dan mencapai efisiensi dalam bisnis pertambangan Anda.
- Software tambang adalah aplikasi digital untuk mengelola operasi tambang dari eksplorasi hingga produksi, meningkatkan efisiensi dan akurasi melalui otomatisasi dan analisis data.
- Fungsi aplikasi pertambangan: perencanaan dan desain tambang, operasional seperti penjadwalan dan pemantauan alat, analisis data, serta integrasi ERP.
- Rekomendasi software pertambangan terbaik di Indonesia, antara lain ScaleOcean, Surpac, Vulcan, Minescape, Odoo dan SAP.
- ScaleOcean ERP All-in-One memberikan solusi terbaik untuk mengelola seluruh operasi pertambangan, dengan efisiensi, otomatisasi, dan pelaporan real-time.
Apa itu Software Pertambangan?
Software pertambangan adalah aplikasi digital yang digunakan untuk mengelola seluruh proses di industri tambang, mulai dari perencanaan, pemodelan geologi, penjadwalan, pemantauan alat berat, logistik, hingga pelaporan, untuk meningkatkan efisiensi dan pengambilan keputusan melalui otomatisasi dan data real-time.
Selain itu, aplikasi pertambangan juga mendukung perencanaan, penjadwalan, dan pelaporan terkait aktivitas di lapangan. Integrasi data real-time memudahkan perusahaan dalam memantau penggunaan alat berat, logistik, serta proses produksi yang berjalan.
Hal ini juga didukung data dari Kementerian ESDM bahwa industri pertambangan Indonesia menyumbang sekitar 10,5% dari PDB pada 2023, setara Rp2.198 triliun dari total PDB Rp20.892 triliun. Kontribusi besar ini didorong oleh kekayaan sumber daya alam dan penerapan teknologi untuk meningkatkan efisiensi biaya.
Baca juga: Peran ERP PT Pertamina dalam Mengoptimalkan Pertambangan
Apa Saja Fungsi Software Pertambangan?
Fungsi utama software tambang mencakup perencanaan dan desain dengan pemodelan geologi 3D serta desain tambang, operasional seperti penjadwalan dan pemantauan alat berat, analisis data spasial dan kestabilan lereng, serta integrasi ERP untuk menghubungkan keuangan, SDM, dan operasional dalam satu platform.
Untuk lebih detail, berikut fungsi utama software pertambangan:
- Pemodelan Geologi dan Eksplorasi: Aplikasi tambang memungkinkan pembuatan model 3D bawah permukaan untuk memvisualisasikan cadangan mineral, sehingga mempermudah perencanaan eksplorasi lebih lanjut.
- Pemantauan dan Pengawasan: Dengan fitur pelacakan real-time, software ini memungkinkan pemantauan produksi, manajemen alat berat, dan aktivitas lapangan, memastikan operasi berjalan sesuai rencana dan efisien.
- Manajemen Aset dan Inventaris: Aplikasi pertambangan juga memfasilitasi pengelolaan aset seperti alat berat, termasuk perawatan rutin dan pengelolaan stok, untuk menjaga operasional tetap optimal.
- Logistik dan Rantai Pasok: Pengiriman dan inventaris dapat dikelola dengan lebih baik berkat software pertambangan yang mengoptimalkan rantai pasok, meningkatkan efisiensi distribusi material.
- Keselamatan (K3): Software pertambangan memberikan solusi untuk memantau aspek keselamatan, termasuk stabilitas lereng, dengan fitur yang mendukung pengawasan terhadap potensi bahaya di lokasi kerja.
- Manajemen Bisnis (ERP): Integrasi keuangan, laporan, dan operasional dijalankan dengan sistem ERP, menyatukan seluruh fungsi bisnis dalam satu platform untuk efisiensi yang lebih tinggi.
Tidak hanya itu, sistem kerja roster di industri tambang juga membantu membuat penjadwalan kerja lebih efisien dan memastikan tenaga kerja tersedia sesuai kebutuhan operasional. Software ERP ScaleOcean mempermudah integrasi data roster dengan sistem operasional lainnya, memastikan alur kerja berjalan lancar.
13 Rekomendasi Software Pertambangan Terbaik di Indonesia
Software tambang adalah aplikasi digital yang digunakan untuk mengelola semua proses operasional pertambangan, mulai dari eksplorasi hingga produksi. Sistem ini mencakup perencanaan, penjadwalan, pemantauan alat berat, logistik, dan pelaporan keuangan, dengan tujuan meningkatkan efisiensi dan akurasi melalui otomatisasi dan analisis data.
Contoh aplikasi tersebut adalah ScaleOcean, Surpac, Vulcan, Minescape, Leapfrog Geo, Odoo dan SAP. Secara rinci, berikut 13 rekomendasi software tambang terbaik untuk industri pertambangan di Indonesia:
1. Software Tambang ScaleOcean
ScaleOcean adalah software manajemen bisnis pertambangan (ERP) all-in-one yang dapat mengelola seluruh operasi pertambangan, mulai dari manajemen aset, inventaris, logistik, hingga proyek dan keuangan. Dengan integrasi penuh, sistem ini memudahkan pengelolaan SDM dan penjadwalan proyek, serta memantau alat berat secara real-time untuk mengurangi downtime dan meningkatkan produktivitas.
Sebagai penyedia solusi ERP independen di Indonesia, ScaleOcean juga menawarkan kemudahan kustomisasi untuk mendukung kebutuhan spesifik perusahaan Anda, serta dukungan penuh dari tim intenal yang siap membantu setiap langkahnya. Untuk melihat bagaimana sistem ini bekerja mengoptimalkan proses pertambangan, Anda bisa menjadwalkan uji coba gratisnya.
Berikut fitur-fitur unggulan Software ERP ScaleOcean:
- Perencanaan dan Penjadwalan Produksi: Memungkinkan perencanaan yang akurat dan penjadwalan produksi yang efisien, mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan waktu untuk memaksimalkan output.
- Pemantauan Alat Berat (Heavy Equipment Monitoring): Memfasilitasi pemantauan kondisi alat berat secara real-time, termasuk penggunaan, pemeliharaan, dan perawatan.
- Manajemen Logistik: Mengelola aliran logistik mulai dari pengangkutan bahan tambang hingga distribusi produk akhir, memastikan rantai pasok berjalan lancar dan tepat waktu.
- Integrasi antar Modul: Semua modul seperti aset, akuntansi, HR, dan lainnya, terintegrasi dalam satu platform untuk mengoptimalkan seluruh operasi pertambangan.
- Pelaporan Keuangan Real-Time: Menyediakan laporan keuangan yang akurat dan dapat diakses secara langsung.
- Manajemen Sumber Daya Alam (Material Management): Memantau penggunaan dan persediaan bahan tambang, serta mengotomatiskan pemesanan bahan baku dan pengendalian inventaris.
- Analisis dan Laporan Kinerja: Memberikan analisis mendalam dan pelaporan kinerja operasional, membantu manajemen dalam pengambilan keputusan strategis.
- Kepatuhan dan Standar Keamanan: Membantu dalam memastikan kepatuhan terhadap regulasi industri dan standar keselamatan pertambangan, serta pengelolaan risiko lingkungan.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
2. GEOVIA Surpac
GEOVIA Surpac adalah software pertambangan profesional untuk perencanaan tambang dan pemodelan geologi 3D yang banyak digunakan oleh perusahaan tambang global. Software ini membantu tim geologi dan teknis dalam mengelola data pengeboran, menganalisis sumber daya mineral, serta merancang desain tambang yang efisien dan akurat.
Surpac menyediakan kemampuan pemodelan 3D yang kuat dan alat perencanaan tambang yang lengkap. Namun, kekurangannya adalah harga lisensi yang relatif tinggi dan kurva belajar yang curam bagi pengguna baru. Untuk itu, Surpac lebih cocok untuk perusahaan pertambangan besar yang membutuhkan solusi lengkap untuk geologi dan tata letak tambang.
Fitur utama Software Tambang GEOVIA Surpac:
- Pemodelan Geologi 3D & Analisis Data
- Mengelola dan Meninjau Data Bor (Drillholes)
- Desain Tambang (Mine Design)
- Integrasi Data & Visualisasi yang Kuat
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
3. Software Tambang Vulcan
Vulcan adalah rekomendasi software tambang lainnya dari Maptek yang dirancang untuk perencanaan tambang dan pemodelan geologi 3D dari eksplorasi hingga produksi. Sistem ini memproses, memodelkan, dan menampilkan data geologi dan operasi tambang.
Aplikasi untuk pertambangan ini memiliki kemampuan modeling geologi 3D yang kuat, menjadikan Vulcan cocok untuk industri berat dengan operasi kompleks. Namun, biaya lisensi tinggi dan kebutuhan pelatihan intensif bisa jadi tantangan bagi perusahaan kecil.
Fitur utama Software Vulcan:
- Visualisasi Model Geologi 3D & Data Lapangan
- Desain Open Pit dan Underground
- Estimasi & Geostatistik
- Integrasi & Ekspor/Impor Data
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
4. Minescape
Berikutnya, MineScape adalah software pertambangan terintegrasi untuk perencanaan tambang terbuka (open cut) & bawah tanah (underground mining) yang membantu geologi, desain, jadwal produksi, dan pemodelan geologi 3D. Sistem ini memaksimalkan efisiensi serta pengambilan keputusan berbasis data di operasi batubara/metal.
Fitur utama Aplikasi Tambang Batubara Vulcan:
- Pemodelan Geologi 3D & Stratigrafi
- Block Modelling
- Integrasi CAD 3D dan Database
- Penjadwalan Produksi
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
5. Leapfrog Geo
Leapfrog Geo adalah perangkat lunak pemodelan geologi 3D terkemuka dari Seequent yang membantu perusahaan tambang memahami struktur bawah tanah dengan cepat dan akurat. Aplikasi untuk pertambangan ini mengintegrasikan data pengeboran, topografi, dan geofisika untuk visualisasi model geologi yang intuitif.
Dikutip Leapfrog Geo reviews dari FitGap, aplikasi pertambangan ini termasuk pemodelan implicit 3D yang cepat dan mudah dipahami, antarmuka intuitif, serta kemampuan update model real‑time saat data baru masuk, yang sangat membantu tim geologi dan manajemen tambang.
Fitur utama Aplikasi Pertambangan Leapfrog Geo:
- Pemodelan Geologi 3D Intuitif
- Integrasi Data Geoscience
- Visualisasi 2D & 3D Interaktif
- Ekstensi Fungsional
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
6. Sistem ERP Odoo
Odoo adalah software ERP (Enterprise Resource Planning) yang menyatukan berbagai fungsi bisnis seperti penjualan, inventaris, akuntansi, CRM, dan manajemen proyek dalam satu platform terintegrasi. Sistem ini bersifat modular dan open‑source, sehingga perusahaan bisa memilih modul sesuai kebutuhan dan mengotomasi proses operasional secara real‑time.
Fitur utama Sistem ERP Odoo:
- Manajemen Keuangan & Akuntansi
- Manajemen Inventaris & Gudang
- Manajemen Proyek
- Integrasi Lintas Fungsi & Modul
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
7. SAP Business One
SAP Business One adalah solusi ERP (Enterprise Resource Planning) terintegrasi untuk membantu mengelola keuangan, penjualan, inventaris, pembelian dan operasi bisnis. Sebagai salah satu rekomendasi software pertambangan, SAP dirancang untuk menyederhanakan proses, otomatisasi data, dan mempercepat pengambilan keputusan berbasis informasi real‑time.
SAP Business One menyediakan integrasi data menyeluruh, kemampuan kustomisasi tinggi sesuai kebutuhan bisnis, serta fitur lengkap. Akan tetapi, biaya lisensi dan implementasi sistem ini relatif tinggi, sehingga memerlukan pelatihan intensif tim, serta kebutuhan sumber daya IT yang memadai untuk optimalisasi sistem.
Fitur utama SAP Business One:
- Manajemen Keuangan
- Manajemen Inventaris & Supply Chain
- Analitik & Pelaporan
- Manajemen Sumber Daya Manusia
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
8. ArcGIS
ArcGIS adalah platform Sistem Informasi Geografis (GIS), yang memungkinkan perusahaan pertambangan memetakan, mengelola, menganalisis dan memvisualisasikan data spasial berbasis lokasi. Sistem ini membantu memetakan area lapangan, data topografi, cadangan mineral, dan rute operasional.
ArcGIS mendukung peta 2D/3D, analisis spasial lanjutan, serta kolaborasi data melalui dashboard dan aplikasi yang bisa dibagikan ke tim lapangan dan kantor secara real‑time. Oleh karena itu, sebagai salah satu rekomendasi aplikasi tambang emas, ArcGIS cocok untuk manajemen aset, perencanaan wilayah dan monitoring operasi tambang.
Fitur utama Sistem ArcGIS:
- Pemetaan & Visualisasi Lanjutan
- Analisis Spasial Kuat
- Integrasi Data Beragam
- Dukungan Scripting, ModelBuilder, dan REST API
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
9. Datamine
Datamine adalah software pertambangan terintegrasi yang mencakup sejak eksplorasi, pemodelan geologi, perencanaan tambang, hingga produksi dan pelaporan keberlanjutan. Sistem ini membantu perusahaan pertambangan membuat keputusan strategis dan operasional berbasis data.
Datamine termasuk solusi end‑to‑end yang skalabel dengan integrasi data lintas fase pertambangan, yang cocok untuk operasi tambang menengah hingga besar. Namun, beberapa ulasan mencatat antarmuka bisa terasa kurang intuitif dan memerlukan pelatihan intensif serta investasi hardware yang memadai agar performa optimal.
Fitur utama Software Tambang Datamine:
- Exploration & Data Management
- Geological Modelling & Resource Estimation
- Integrasi & Kolaborasi Lintas Tim
- Optimasi Desain Tambang (Open Pit & Underground)
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
10. Geoslope (GeoStudio)
GeoStudio (dari suite GeoSlope/Seequent) adalah software analisis geoteknik yang sering dipakai oleh insinyur sipil dan tambang untuk menganalisis stabilitas lereng, aliran air tanah & deformasi tanah/rock di proyek pertambangan dan infrastruktur. Rekomendasi aplikasi pertambangan ini punya modul yang membantu memodelkan kondisi tanah, air, dan tegangan‑deformasi secara terintegrasi.
Fitur utama Aplikasi GeoStudio:
- Modul Analisis Stabilitas Lereng (SLOPE/W)
- Aliran Air Tanah & Seepage (SEEP/W & SEEP3D)
- Dinamik & Liquefaction (QUAKE/W)
- Visualisasi & Integrasi Analisis
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
11. Synapsis Smart Mining
Synapsis Smart Mining adalah solusi teknologi digitalisasi operasional pertambangan yang memanfaatkan IoT, sensor real‑time, dan analitik data untuk memantau alat berat, kondisi lapangan, serta keselamatan tenaga kerja. Sistem ini membantu perusahaan tambang meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi downtime, serta menjalankan operasi yang lebih aman dan berkelanjutan.
Fitur utama Synapsis Smart Mining:
- Pemantauan Real‑Time Operasional
- Manajemen Produksi Tambang
- Analisis & Integrasi Data
- Perencanaan dan Optimasi Operasi Tambang
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
12. Oracle NetSuite
Oracle NetSuite adalah solusi ERP berbasis cloud yang mengintegrasikan fungsi bisnis seperti keuangan, CRM, inventaris, pembelian, penjualan dan manajemen proyek dalam satu platform yang terpusat. Sistem ini membantu perusahaan mengotomasi proses, meningkatkan visibilitas data real‑time, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat
Aplikasi Oracle cocok untuk bisnis yang ingin bergerak ke arah transformasi digital dan efisiensi operasional. Namun, kekurangannya adalah biaya lisensi dan implementasi yang tinggi, kompleksitas fitur yang membutuhkan pelatihan intensif, serta ketergantungan pada koneksi internet yang stabil demi performa maksimal.
Fitur utama Software Oracle NetSuite:
- Financial Management (Keuangan)
- Inventory & Order Management
- Project Management
- Analytics & Reporting
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
13. Aplikasi Pertambangan Micromine
Micromine adalah software pertambangan komprehensif yang mendukung seluruh tahap siklus pertambangan, mulai dari eksplorasi, pemodelan geologi 3D, estimasi sumber daya, desain tambang, perencanaan hingga kontrol produksi. Sistem ini membantu tim geologi dan perencana tambang mengelola data pengeboran dengan visualisasi yang kuat.
Fitur utama Software Tambang Micromine:
- Eksplorasi & Geologi
- Estimasi Sumber Daya
- Desain Tambang (Mine Design)
- Pengoptimalan Pit & Penjadwalan
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
Cara Memilih Software Tambang yang Tepat
Untuk memilih software tambang terbaik, perhatikan kebutuhan operasional spesifik seperti pemantauan alat, produksi, dan material, kemampuan integrasi dengan sistem lain, fitur keamanan data yang kuat, skalabilitas untuk pertumbuhan, kemudahan penggunaan, hingga dukungan vendor (pelatihan, support).
Pastikan vendor memahami regulasi tambang lokal dan menyediakan solusi all-in-one atau modular yang dapat disesuaikan dengan alur kerja Anda, mulai dari eksplorasi hingga distribusi. Secara lebih detail, berikut adalah cara memilih aplikasi untuk pertambangan:
1. Analisis Kebutuhan Operasional
Langkah pertama adalah mengidentifikasi proses inti yang memerlukan dukungan, seperti manajemen armada, pelacakan material, konsumsi bahan bakar, pemeliharaan, pelaporan produksi, atau pemodelan geologi. Tentukan pula apakah Anda membutuhkan solusi end-to-end atau modul khusus.
2. Evaluasi Fitur dan Fungsi
Tinjau fitur seperti pemantauan real-time untuk data kondisi alat, pergerakan armada, dan konsumsi bahan bakar. Pastikan aplikasi tambang emas juga menawarkan fitur desain dan pemodelan 3D, serta kemampuan untuk mengelola data geologi secara efisien.
3. Integrasi Sistem
Pilih sistem yang dapat terhubung dengan sistem yang sudah ada, seperti ERP, akuntansi pertambangan, dan manajemen inventaris. Integrasi ini juga membantu tim menyatukan data biaya, stok, dan transaksi dalam satu alur kerja. Karena itu, software akuntansi pertambangan yang mendukung koneksi API akan mempercepat rekonsiliasi.
4. Solusi Modular vs. All-in-One
Pilihlah antara solusi modular atau all-in-one, tergantung pada kebutuhan perusahaan. Solusi all-in-one menawarkan integrasi yang lebih mudah, sementara solusi modular memberikan fleksibilitas untuk membangun sistem secara bertahap sesuai perkembangan kebutuhan.
5. Dukungan Vendor
Pilih vendor dengan pengalaman dalam industri tambang, yang menawarkan pelatihan komprehensif, dukungan teknis responsif, dan pemahaman yang mendalam mengenai regulasi lokal untuk memastikan keberhasilan implementasi.
Kesimpulan
Aplikasi pertambangan adalah perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola seluruh siklus tambang, mulai dari eksplorasi hingga produksi (perencanaan, penjadwalan, pemantauan alat berat) serta manajemen (SDM, keuangan, logistik), dengan tujuan meningkatkan efisiensi, akurasi data, dan keselamatan kerja.
Dengan tantangan yang semakin kompleks di industri pertambangan, penting bagi perusahaan untuk memilih solusi software pertambangan yang dapat mengintegrasikan seluruh proses operasional secara efisien. Tanpa sistem yang tepat, pengelolaan proyek dan pengambilan keputusan menjadi jauh lebih sulit dan rentan terhadap kesalahan.
Oleh karena itu, ERP ScaleOcean hadir dengan solusi terintegrasi yang memungkinkan perusahaan pertambangan mengelola seluruh operasi secara efisien, dari eksplorasi hingga pelaporan keuangan. Coba demo gratis dari ScaleOcean untuk menemukan bagaimana sistem ini dapat mendukung keberhasilan operasional bisnis Anda.
FAQ:
1. Apa itu software tambang?
Software pertambangan adalah aplikasi yang dirancang khusus untuk mengelola dan mengoperasikan proses ekstraksi tambang, termasuk dalam perencanaan, penjadwalan, pemantauan, serta optimalisasi operasi tambang.
2. Software yang digunakan di pertambangan?
1. Software Pertambangan ScaleOcean
2. Software Tambang Leapfrog Geo
3. Software Pertambangan Surpac
4. Micromine
5. Aplikasi Tambang Geoslope
6. Software Pertambangan ArcGIS
7. MineScape
3. Apa itu ERP di bidang pertambangan?
Perangkat lunak ERP untuk pertambangan menyediakan alat-alat canggih yang membantu perusahaan pertambangan dalam mengelola data keuangan dengan lebih efisien dan akurat. Modul manajemen keuangan dalam sistem ERP mendukung penganggaran yang tepat, pelacakan pengeluaran, serta perkiraan pendapatan di masa depan.









