Pemilihan jenis truk logistik akan menentukan kelancaran proses pengiriman barang. Pemilihan armada yang tidak tepat bisa saja menyebabkan keterlambatan dalam distribusi, kerusakan pada muatan, bahkan menuntut perusahaan utuk menbayar biaya operasional yang lebih besar.
Tidak semua kegiatan pengiriman memiliki kebutuhan yang sama. Hal ini dibedakan dari ukuran barang yang dikirim, jarak perjalanan, kapasitas muatan, hingga jenis barang yang diangkut. Untuk itu, perusahaan harus memahami fungsi dari berbagai jenis truk agar proses distribusi berjalan lancar dan optimal.
Pada artikel kali ini, kami akan menjelaskan tentang jenis-jenis truk logistik yang sering digunakan, beserta fungsinya dan cara memilih truk yang tepat untuk memenuhi kebutuhan pengiriman bisnis Anda.
- Setiap jenis truk logistik memiliki ciri-ciri dan kapasitas yang berbeda karena setiap truck tersebut digunakan sesuai dengan kebutuhan dalam pengiriman, jenis dari barang yang diirimkan, juga situasi dalam proses distribusi.
- Ketika memilih jenis truck yang sesuai, perusahaan harus mempertimbangkan faktor-faktor seperti jenis barang, jarak pengiriman, kapasitas armada, sistem keamanan, biaya operasional, serta estimasi waktu pengiriman.
- ScaleOcean merupakan solusi perangkat lunak logistik yang membantu perusahaan untuk melaksanakan pengiriman dengan berbagai jenis armada.
Jenis Truk Logistik
Sebagai yang telah dikutip dari Kompas, penggunaan truk ringan sangat dominan pada tahun 2025, sementara itu dump truck dan truk box tetap menjadi pilihan utama. Hal ini menunjukkan bahwa pemilihan alat transportasi ini didasarkan oleh pertimbangan pengiriman.
Berikut 10 jenis truk logistik yang banyak dipakai serta fungsinya.
1. Truk Box CDE
Truk Box CDE atau Colt Diesel Engkel adalah truk logistik yang memiliki dua sumbu roda dengan jumlah roda sebanyak empat sampai enam. Ruang kargo yang tertutup pada truk tersebut akan membuat muatan lebih aman dari air hujan, panas, debu, serta risiko kerusakan selama perjalanan.
Dengan kapasitas muatan sekitar 2,5 sampai 5 ton, Truk Box CDE cocok untuk transportasi muatan secara local atau pendek. Jenis truk engkel yang tidak terlalu besar juga membuat truk ini lebih bisa melintasi area jalanan sempit, kota, dan distribusi yang tidak begitu banyak aksesnya.
Truk jenis ini biasanya dipakai untuk mengantar barang elektronik, barang retail, bahan makanan, hingga barang pecah belah dalam satu kali ritase. Penggunaan pintu belakang yang tertutup juga akan meningkatkan keamanan muatan.
2. Truk Box CDD
Sebagai pengembangan Truk Box CDE, Truk Box CDD atau colt diesel double memberikan kapasitas angkut yang lebih besar. Jenis truk CDD memiliki 2 sumbu dengan konfigurasi rodanya adalah double rear wheels dengan jumlah roda sekitar 6 hingga 10 buah.
Dengan kapasitas daya angkutnya antara 4 sampai 7 ton, maka truck ini menjadi pilihan dalam logistik pengiriman kota-kota lain. Selain itu, karena ruang boxnya yang lebih besar ini memudahkan dalam mengirimkan barang-bang yang berjumlah besar ataupun barang yang berukuran besar, seperti furniture, elektronik, sampai retail.
Tidak hanya kapasitas daya angkutnya yang lebih besar, ruang box yang tertutup pada Truck Box CDD ini bisa membantu perlindungan barang dari cuaca, kotoran, dan bahkan kerusakan selama perjalanan.
3. Truk CDD Long Box
Truk CDD Long Box merupakan salah satu jenis Truk Box CDD yang memiliki ukuran bak yang lebih panjang, yang dirancang khusus untuk membawa beban yang berukuran panjang atau besar dan tidak bisa dibawa oleh truk biasa.
Desain yang memanjang ini memberikan fleksibilitas penataan barang yang lebih baik, mengurangi risiko kerusakan. Jenis truk CDD long box sering digunakan dalam industri konstruksi atau untuk pengiriman barang berat yang tidak dapat dipisahkan.
4. Truk Trailer
Jenis truk trailer adalah truk logistik yang memiliki kapasitas sangat besar dan banyak sumbu roda, yang bisa mencapai 24 roda. Kendaraan ini bisa menampung barang yang berat sekitar 20 hingga 60 ton, jadi cocok untuk pengiriman dalam skala besar.
Kendaraan truk ini biasanya digunakan untuk mengangkut kontainer, alat berat, bahan bangunan, peralatan industri, atau perlengkapan projek. Karena memiliki kapasitas besar, truk trailer pun menyediakan bagian trailer yang bisa diadakan sesuai dengan tipe muatan.
5. Truk Pick Up
Pickup Truck merujuk pada salah satu jenis truk logistik berukuran kecil yang memiliki dua sumbu roda dan box terbuka. Daya angkutnya biasanya sekitar 1-1,5 ton sehingga sesuai untuk mengangkut bahan-bahan yang tidak terlalu berat pada area perkotaan atau rute pendek.
Selain itu, karena desain yang ringkas, truk pickup mudah untuk digunakan dalam jalur sempit atau daerah padat. Pickup truck sering kali dipakai oleh perusahaan-perusahaan kecil maupun retail hingga yang butuh distribusi setiap harinya tanpa banyak armada.
Agar pengirimannya lebih terpantau, perusahaan dapat menggunakan aplikasi trucking untuk mengelola rute, jadwal, dan status armada secara lebih akurat.
6. Truk Fuso
Truk Fuso adalah salah satu jenis truk logistik medium yang memiliki sumbu dua hingga tiga. Kapasitas muatan truk tersebut sekitar 7 hingga 15 ton, sehingga banyak diaplikasikan untuk pengangkutan barang massal lintas kota ataupun antar provinsi.
Bila dibandingkan dengan truk CDD, Truk Fuso dapat membawa muatan yang lebih banyak dan berat. Mobil armada ini sangat cocok untuk mengangkut perabot, barang industri, produk ritel, dan lainnya yang memerlukan kapasitas angkutan yang lebih besar.
Dengan kapasitas pengangkutan yang besar dan performanya yang stabil, Truk Fuso menjadi pilihan yang tepat untuk jalur rute menengah sampai jauh agar berjalan lebih aman dan lancar.
7. Wingbox
Truk wingbox adalah salah satu jenis truk logistik yang memiliki bak tertutup dan dinding samping truk yang dapat dibuka ke atas seperti sayap. Dengan bentuk ini, aktivitas loading dan unloading barang menjadi semakin mudah sebab dapat dilakukan dari bagian kanan, kiri, maupun belakang truk.
Kapasitas maksimum muatan jenis truk wingbox bisa mencapai 20 ton. Truk wingbox digunakan untuk memindahkan barang secara massal. Kelebihan utama yang dimiliki oleh truk wingbox adalah efisiensi operasional. Bandingkan truk box biasa, armada ini dapat
8. Truk Dump
Truk dump atau truk produksi, dengan bak yang dapat dibuka dan diturunkan, digunakan untuk mengangkut bahan galian seperti pasir, kerikil, atau tanah. Truk ini seringkali digunakan dalam industri konstruksi atau penambangan, di mana bahan galian tersebut perlu didistribusikan dalam jumlah banyak.
Penurunan bak ini memudahkan proses muatan, karena bahan galian tersebut langsung turun pada tempat yang telah ditentukan tanpa bantuan alat lainnya. Selain itu, truk Dump juga lebih efisien dalam mengangkut bahan yang memiliki berat tinggi karena daya tahan bak tersebut yang cukup kuat.
9. Truk Refrigerated
Truk Refrigerated adalah salah satu jenis truk logistik yang memiliki sistem pendingin untuk mempertahankan temperatur benda di dalamnya.
Jenis truk ini digunakan untuk mengangkut barang yang memerlukan suhu terkontrol, seperti makanan, obat-obatan, atau produk farmasi. Truk tersebut memungkinkan barang-barang yang sensitif terhadap suhu untuk tetap dalam kondisi optimal, mencegah pembusukan atau kerusakan.
Industri makanan dan farmasi sangat bergantung pada jenis truk ini agar produk sampai ke konsumen dalam kondisi yang aman dan layak konsumsi.
10. Truk Trintin
Truk Trintin merupakan truk yang memiliki bentuk atau struktur yang lebih kuat dan dikhususkan untuk menarik beban berat atau beban dengan volume banyak. Kemampuan untuk mengangkut lebih aman dan stabil menjadikan truk ini lebih cocok digunakan untuk pengiriman dalam area yang lebih jauh atau beban yang perlu dipindahkan dengan hati-hati.
Truck logistik ini umumnya digunakan untuk mengirim beban berat atau besar, khususnya ke daerah yang memerlukan kapabilitas kendaraan yang kuat dalam melalui medan yang lebih sulit.
Baca juga: Berikut Definisi dan Fungsi Kapal Kontainer di Logistik
Tips Memilih Jenis Truk Logistik yang Tepat bagi Bisnis
Sebelum memilih armada, perusahaan harus memahami fungsi trucking dalam logistik sebagai komponen perencanaan dan pengelolaan pengiriman barang. Memilih jenis truk yang tepat akan memudahkan proses distribusi serta mencegah terjadinya keterlambatan, kerusakan, dan timbulnya biaya-biaya operasional yang tidak diperlukan.
Karena setiap tipe truk memiliki fungsi, kapasitas, dan keterbatasan yang berbeda-beda, perusahaan harus menyesuaikan kebutuhan tersebut dengan kebutuhan perusahaan dan karakteristik barang yang dikirim. Dibawah ini adalah beberapa cara untuk memudahkan Anda memilih truk sesuai dengan kebutuhan bisnis.
1. Sesuaikan Truk dengan Jenis Barang yang Dikirim
Pertama-tama, pertimbangkan semua ciri-ciri barang yang akan diangkut. Contohnya, untuk barang-barang yang membutuhkan suhu tertentu, gunakan truk refrigerated. Selain itu, untuk barang berat atau besar, pilih truk dengan kapasitas lebih seperti truk trailer atau fuso.
2. Pertimbangkan Jarak Pengiriman
Lalu, Anda juga perlu sesuaikan jenis truk dengan jarak pengiriman yang akan dituju. Jika akan melakukan pengiriman jarak jauh, truk besar seperti trailer atau wing box dikatakan lebih efisien. Namun, jika dalam pengiriman lokal atau jarak dekat, truk pick-up atau fuso sudah cukup.
3. Evaluasi Kapasitas dan Ukuran Barang
Fungsi penggunaan truk juga termasuk mempermudah pengiriman barang. Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan kapasitas truk sehingga cukup untuk mengangkut barang tersebut.
Harus dipastikan bahwa ukuran truk tersebut dapat menampung semua barang secara efektif tanpa memberikan beban yang berlebihan. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak terjadinya Over Dimension Over Load (ODOL) yang berakibat pada kerus
4. Pilih Truk dengan Fitur Pengamanan yang Tepat
Keamanan pengiriman adalah sesuatu yang perlu diperhatikan saat mengirim barang. Anda harus memilih truk logistik yang memiliki kemampuan untuk berfungsi sebagai sistem penguncia yang baik atau ruangan tertutup, seperti truk box. Ini akan membuat barang yang dikirim tetap aman selama proses pengiriman, terutama bila itu merupakan barang yang bernilai dan raw
5. Pertimbangkan Biaya Operasional
Pastikan jenis truk sesuai anggaran biaya pengiriman. Untuk efisiensi biaya, pahami ketentuan (FOT) free on truck agar menentukan titik tanggung jawab saat pemuatan barang. Hal ini memastikan pemilihan armada memberikan nilai yang sebanding dengan kebutuhan logistik Anda.
6. Periksa Kondisi Truk
Sebelum memilih truk, pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan rutin dipelihara. Truk yang terawat dengan baik akan mengurangi risiko kerusakan atau kecelakaan di jalan. Melakukan pemeriksaan dan perawatan truk secara berkala memastikan pengiriman barang berlangsung lancar.
7. Tentukan Waktu Pengiriman yang Diperlukan
Perlu dicatat juga, pilihlah truk yang sesuai dengan waktu pengiriman yang dibutuhkan. Jika barang harus segera sampai, maka truk yang lebih cepat dan efisien seperti truk pick-up atau fuso mungkin menjadi pilihan yang tepat. Namun jika pengiriman bisa dilakukan lebih fleksibel, maka truk yang lebih besar seperti truk trailer atau dump justru akan menjadi pilihan yang lebih ekonomis.
Melalui pengefektifan fleet management system ScaleOcean, perusahaan akan lebih mudah dalam mengendalikan lalu lintas dan melakukan rute pengiriman.
Mudahkan Kegiatan Ekspedisi dengan ScaleOcean Freight Forwarding Software
ScaleOcean adalah aplikasi freight forwarding yang bisa membantu mempermudah manajemen pengiriman bagi perusahaan logistik, dari merencanakan rute, penjadwalan fleet, hingga monitoring proses distribusi tersebut. Keterlibatan moda laut, darat, dan udara membuat proses operasional menjadi lebih mudah untuk diatur melalui satu sistem integrasi.
Tidak hanya itu, ScaleOcean juga menawarkan demo gratis, memungkinkan Anda untuk merasakan langsung kemudahan integrasi dalam pengelolaan pengiriman barang.
Fitur Utama ScaleOcean Freight Software:
- Integrasi Multi-Moda Transportasi: Mengelola pengiriman melalui berbagai moda transportasi secara terpusat untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi kompleksitas operasional.
- Konsolidasi Muatan: Fitur untuk menggabungkan pengiriman parsial (LTL, LCL) yang membantu mengurangi biaya pengiriman per unit, sehingga meningkatkan margin keuntungan.
- Tracking Pengiriman Real-Time: Memastikan Anda selalu mendapatkan informasi terkini mengenai status pengiriman, memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat.
- Pengelolaan Pembayaran dan Keuntungan: Memudahkan dalam menghitung dan memonitor margin keuntungan dari setiap pengiriman untuk memastikan proses keuangan yang transparan dan efisien.
- Kepatuhan Kepabeanan: Mengotomatiskan pengelolaan dokumen bea cukai dan memastikan semua pengiriman mematuhi regulasi internasional yang berlaku.
- Peningkatan Kolaborasi Vendor: Memfasilitasi kerjasama yang lebih baik antara perusahaan logistik dan berbagai vendor transportasi untuk efisiensi operasional yang lebih baik.
Secara keseluruhan, ScaleOcean memberikan solusi yang menyeluruh dan canggih untuk mengoptimalkan operasional logistik, mengurangi biaya, dan meningkatkan margin keuntungan dengan cara yang mudah dan efisien.
Kesimpulan
Pemilihan jenis truk logistik yang tepat adalah langkah penting untuk melancarkan proses trucking dan pengiriman barang. Dengan memahami kebutuhan spesifik barang yang akan dikirim, jarak pengiriman, dan biaya operasional, perusahaan dapat menghindari masalah seperti keterlambatan, kerusakan barang, dan pemborosan biaya.
Oleh karena itu, memilih jenis truk yang sesuai dengan cermat akan mendukung kesuksesan bisnis jangka panjang, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan mengoptimalkan kinerja logistik secara keseluruhan.
ScaleOcean hadir dengan solusi perangkat lunak ERP yang terintegrasi dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan logistik bisnis Anda. Dengan ScaleOcean, Anda dapat mengelola pengiriman, memilih truk yang sesuai, dan memantau seluruh proses pengiriman dengan lebih efisien. Coba demo gratis sekarang dan temukan bagaimana ScaleOcean dapat membantu bisnis Anda meningkatkan pengelolaan logistik dan pengiriman barang!
FAQ:
1. Macam2 jenis truk?
Jenis truk pengangkut dibedakan berdasarkan jenis kargo yang diangkut, yaitu semi-trailer, flatbed, step deck, dry van, reefer, truk box, dan tanker. Pemilihan jenis truk ini sangat bergantung pada kebutuhan spesifik barang yang akan diangkut.
2. Apa sebutan untuk truk pengiriman besar?
Truk pengiriman besar biasanya disebut sebagai truk trailer atau semi-trailer. Truk ini dirancang untuk mengangkut barang dalam jumlah besar atau berat, dengan kemampuan untuk membawa muatan lebih banyak dibandingkan truk pengiriman lainnya.
3. Apa itu truk dalam logistik?
Truk adalah kendaraan besar dan berat yang dirancang untuk mengangkut barang dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Ukuran dan bentuk truk berbeda-beda, tergantung pada jenis barang yang akan dipindahkan.











