Bersamaan dengan berkembangnya bisnis, perusahaan skala menengah hingga enterprise biasanya menghadapi proses yang makin kompleks. Data finance, inventory, sales, produksi, dan project bisa tersebar di banyak sistem. Tanpa integrasi yang rapi, tim pun lebih lambat membaca kondisi dan mengambil keputusan.
Untuk mengatasinya, Acumatica menjadi salah satu sistem ERP berbasis cloud yang membantu mengelola finance, inventory, manufacture, dan accounting. Namun, belum tentu fitur-fitur tersebut akan cocok dengan kebutuhan bisnis Anda, mengingat setiap perusahaan memiliki proses bisnis, skala operasional yang berbeda-beda.
Agar penilaian lebih objektif, di artikel ini kami akan membahas Acumatica ERP system dari sisi fitur, kelebihan, kekurangan, estimasi biaya, dan relevansinya bagi perusahaan Indonesia. Selain itu, ada juga alternatif ERP yang bisa Anda pertimbangkan sebelum memilih solusi paling tepat.
- Acumatica ERP adalah platform ERP berbasis cloud yang dapat mempermudah pengelolaan finance, inventory, manufaktur, CRM, dan proyek dalam satu sistem tersentralisasi real-time.
- Fitur dalam ERP Acumatica terdiri dari manajemen keuangan, order management, manufaktur, CRM, dan proyek akuntansi.
- Industri yang cocok mengimplementasikan Acumatica ERP mencakup manufaktur, distribusi, retail, jasa profesional, dan konstruksi yang fokus pada integrasi data serta visibilitas bisnis.
- Keunggulan dari Acumatica ERP antara lain unlimited user, cloud fleksibel, dan dashboard real-time, namun penerapannya butuh evaluasi yang mendalam.
- Software ERP ScaleOcean hadir sebagai alternatif terbaik pengelolaan bisnis dengan berdasarkan sistem terintegrasi, custom workflow, unlimited users, dan dukungan implementasi lokal.
Apa Itu Acumatica ERP?
Acumatica adalah produk digital ERP berbasis cloud yang mampu mempermudah perusahaan dalam pengelolaan beragam jenis proses bisnis dalam satu sistem terpusat. Karenanya, perusahaan bisa menjalankan operasional keuangan, inventaris, penjualan, manufaktur, CRM, sampai ke accounting dengan terstruktur. Hal ini sebab data antar divisi dapat terintegrasi dengan rapi.
Berdasarkan faktor fungsional, Acumatica Software dapat memberikan peningkatan visibilitas operasional berdasarkan data yang tersaji real-time. Dengan ini, pemantauan transaksi, stok, pesanan, biaya proyek, dan performa penjualan dapat perusahaan lakukan dari dashboard tersentralisasi. Oleh sebab itu, pengambilan keputusan dapat perusahaan lakukan menurut data yang akurat.
Kemudian, cara kerja Acumatica Indonesia umumnya berfokus pada integrasi data lintas modul. Artinya, saat tim sales  membuat pesanan, data tersebut langsung masuk ke dalam sistem inventory, finance, dan proses pengiriman. Dengan flow tersebut, perusahaan bisa meminimalisir berbagai jenis input manual, waktu koordinasi yang semakin cepat, dan juga mengurangi risiko perbedaan divisi.
Fitur Utama Acumatica ERP
Secara umum, rancangan fitur Acumatica ERP meliputi kemampuan dalam menyatukan data antar divisi guna mengoptimalkan proses bisnis. Contohnya, memantau, menganalisis, dan mengendalikan data dari satu sistem. Fitur tersebut meliputi manajemen keuangan, stok, order, produksi, penjualan, CRM, sampai ke proyek akuntansi.
Berikut merupakan lima fitur utama yang ada di dalam sistem Acumatica dan penjelasannya:
1. Financial Management
Pertama, fitur financial management hadir guna mengoptimalkan proses pengelolaan general ledger, arus kas, AP, AR, serta finance reporting. Kemudian, tim keuangan dapat memusatkan data transaksi supaya akurasi data tetap terjaga. Selain itu, perusahaan bisa melakukan pemantauan performa keuangan secara real-time. Maka, kontrol atas penggunaan anggaran lebih stabil.
2. Inventory dan Order Management
Selanjutnya, ERP Acumatica memiliki fitur inventory dan order management. Fungsi dari fitur tersebut adalah melakukan pengaturan stok, pembelian, penjualan, dan pengiriman. Karenanya, perusahaan bisa memperoleh vibilitas persediaan di seluruh cabang bisnis. Selain itu, pengecekan stok barang juga bisa tim lakukan dengan cepat.
3. Manufacturing Management Acumatica ERP
Ketiga, sistem ini mendukung BOM, work order, perencanaan material, dan kontrol produksi melalui fitur manufacturing management. Dengan ini, pabrik bisa memantau kebutuhan bahan dengan jelas. Tidak hanya itu, tim bisa mengawasi status produksi dari satu sistem terpusat. Pada akhirnya, perusahaan dapat menekan terjadinya risiko keterlambatan sejak awal.
4. CRM dan Sales Management
Berikutnya, sistem ERP yang satu ini menghadirkan fitur yang dapat melakukan pengelolaan leads, peluang, quotation, dan aktivitas customer. Dengan fitur CRM dan sales management, perusahaan bisa menghubungkan data sales, order, dan juga finance. Selain itu, pemantauan terhadap pipeline bisnis bisa perusahaan lakukan dengan lebih mudah.
5. Project Accounting
Terakhir, fitur project accounting berguna dalam melakukan pemantauan budget, biaya aktual, billing, serta profitabilitas proyek. Industri yang dapat memperoleh manfaat maksimal dari fitur ini, antara lain jasa, konstruksi, dan juga bisnis berbasis proyek. Dengan Acumatica ERP system, tim bisa membuat perbandingan rencana dan realisasi biaya.
Acumatica menuliskan dalam website-nya bahwa skema pricing dihitung dengan mempertimbangkan beberapa hal. Seperti, aplikasi yang dipilih, usage/resource, dan preferensi deployment. Selain itu, Forbes Advisor menyebutkan bahwa harga dari platform ini tidak dipublikasikan. Sejalan dengan itu, The CFO Club dan TechRepublic mencatat implementasi sistem harus melalui permintaan custom quote.
Tidak hanya itu, beberapa situs yang membahas Acumatica review juga hanya mencantumkan kisaran biaya variatif. Karenanya, angka tertulis lebih cocok sebagai estimasi awal sebelum mengadopsi sistem, bukan harga final. Dalam artikel ulasan Top10ERP, tercatat total investment Acumatica berkisar sekitar $7.50K–$150K, dengan acuan perbedaan kebutuhan bisnis dan scope implementasi tiap perusahaan.
Industri yang Cocok Menggunakan Acumatica ERP System
Dalam mengoptimalkan proses integrasi data operasional, finance, stok, penjualan, produksi, sampai ke proyek, perusahaan dapat memanfaatkan sistem ERP. Acumatica ERP cocok bagi bisnis yang bergerak di bidang manufaktur, distribusi, retail, jasa, dan konstruksi. Hanya saja, perusahaan tetap harus mempertimbangkan beberapa hal. Misalnya, skala bisnis dan kompleksitas proses.
Di bawah ini adalah penjabaran atas industri yang tepat untuk menerapkan Acumatica Indonesia:
1. Manufaktur (Manufacturing)
Pertama, Acumatica ERP System cocok untuk perusahaan manufaktur terapkan, terutama jika operasional bisnisnya memerlukan kontrol BOM, work order, material planinng, dan biaya produksi. Dengan platform tersebut, tim bisa mengontrol kebutuhan material dengan cepat. Karenanya, perusahaan bisa melakukan pemantauan margin dan kapasitas produksi dengan baik.
2. Distribusi & Grosir (Wholesale Distribution)
Selanjutnya, perusahaan yang bergerak pada industri distribusi dan grosir juga bisa memanfaatkan penggunaan software Acumatica. Karena sistem digital ini, tim dapat memperoleh visibilitas persediaan antar gudang bisnis. Dampak baiknya, waktu dalam melakukan pengecekan stok barang bisa lebih efisien. Tidak hanya itu, perusahaan bisa meningkatkan akurasi fulfilment customer.
3. Acumatica ERP untuk Retail & E-commerce
Ketiga, retail dan e-commerce bisa mengadopsi Acumatica sebagai penghubung stok, order, sales, dan data customer. Sedangkan, untuk tahapan shortlist, perusahaan dapat membuat perbandingan dengan platform serupa, seperti aplikasi Odoo ERP, guna melihat apakah sistem mendukung omnichannel. Karenanya, perusahaan bisa menilai apakah sistem telah sesuai dengan pola transaksi yang ada.
4. Jasa Profesional (Professional Services)
Industri berikutnya, yakni penyedia jasa profesional. Dengan Acumatica ERP, tim dapat melakukan automasi pengelolaan proyek, billing, timesheet, dan profitabilitas service. Selain itu, tim juga dapat menghubungkan project data dengan invoice pelanggan. Maka, perusahaan bisa mencapai evaluasi margin yang lebih transparan.
5. Konstruksi (Construction)
Terakhir, peran Acumatica ERP dalam industri konstruksi adalah mengawasi kestabilan budget proyek, biaya aktual, purchase order, dan progress billing. Kemudian, platform digital tersebut juga bisa menghadirkan visibilitas atas realisasi biaya lapangan dan membandingkan antara rencana dan aktualisasinya. Dengan ini, perusahaan bisa menekan risiko overbudget.
Kelebihan Acumatica ERP
Keunggulan sistem digital Acumatica ERP dapat perusahaan lihat berdasarkan fleksibilitas cloud, dashboard, integrasi, user access, dan support optimalisasi industri tertentu. Setiap poin tersebut dapat perusahaan jadikan sebagai bahan referensi awal sebelum mengambil keputusan memilih sistem.
Menurut review The CFO Club dan Technology Evaluation Centers, berikut empat kelebihan software Acumatica:
1. Akses Cloud yang Fleksibel
Pertama, review The CFO Club menuliskan Acumatica ERP berperan sebagai cloud ERP yang memiliki opsi deployment fleksibel. Artinya, poin ini menjadi alasan perusahaan multi-cabang untuk mengadopsi sistem sebab akses data dari berbagai lokasi bisa tim lakukan dengan mudah. Manfaat akan optimal perusahaan dapat apabila koneksi, hak akses, keamanan, dan prose input telah tertata sejak awal.
2. Dashboard dan Reporting yang Dapat Dikustomisasi
Selanjutnya, dashboard dan reporting ERP Acumatica juga bisa perusahaan kustomisasi sesuai kebutuhan bisnis. Fitur tersebut mempermudah pembacaan data finance, inventaris, dan operasional secara praktis. Maka, hasil laporan bisa lebih berguna saat struktur data, KPI, dan format laporan telah rapi sejak sebelum menerapkan platform.
3. Acumatica ERP Mendukung Integrasi dengan Open API
Ketiga, dalam artikel review yang sama, Acumatica ERP juga tercatat sebagai sistem digital penyedia open API dan koneksi dengan aplikasi pihak ketiga. Karenanya, platform sangat cocok bagi bisnis yang telah mempunyai sistem tambahan. Hanya saja, perusahaan masih harus menyiapkan desain integrasi, mapping data, dan testing supaya aliran data bisa selalu konsisten.
4. Relevan untuk Bisnis Berbasis Proyek
Terakhir, dalam ulasan yang TEC tulis, Acumatica ERP mendukung fieldwork konstruksi untuk bekerja efisien. Maka, sebagai salah satu alternatif aplikasi odoo, sistem cocok untuk bisnis proyek. Sehingga, sebelum melakukan implementasi, perusahaan bisa melihat workflow detail, approval, billing, kontrol biasa, dan laporan proyek perusahaan terkait.
Kekurangan Acumatica ERP
Biarpun sistem mempunyai beberapa kelebihan, perusahaan perlu memahami harus ada evaluasi guna memperbaiki keterbatasannya. Di antaranya, faktor biaya, implementasi, konfigurasi, akses mobile, dan kustomisasi. Kekurangan Acumatica merupakan pertimbangan penting sebelum perusahaan memutuskan memilih.
Berikut beberapa kekurangan Acumatica yang dirangkum berdasarkan review dari The CFO Club dan ITQlick:
1. Skema Biaya Perlu Dihitung Detail
Mengenai pricing, biaya dalam menerapkan Acumatica ERP bergantung pada aplikasi, resource, dan pilihan lisensi. Skema ini sebenarnya memberikan fleksibilitas, tetapi perusahaan tetap harus memperhitungkan detail modul, transaksi, implementasi, training, dan support supaya estimasi anggaran tidak melebihi rencana awal.
2. Implementasi Acumatica ERP Membutuhkan Investasi Besar
Kemudian, dalam artikel review tertulis bahwa penerapan Acumatica ERP memerlukan proses yang cukup panjang. Mulai dari beberapa minggu sampai beberapa bulan, tergantung ukuran bisnis dan kebutuhan sistem. Karenanya, biaya bisa meningkat, terutama bagi perusahaan skala enterprise atau proses yang perlu kustomisasi yang banyak, migrasi dan integrasi data, serta training teknis tim.
3. Advanced Manufacturing Perlu Konfigurasi Tambahan
Ketiga, sumber yang sama juga menilai fitur advanced manufacturing dalam Acumatica ERP tetap memerlukan konfigurasi ekstra. Artinya, sistem tidak begitu sesuai untuk perusahaan manufaktur dengan proses operasional yang kompleks. Misalnya, proses multi-BOM, quality control, subcontracting, atau produksi berbasis pesanan dengan alur kerja spesifik.
4. Mobile App Belum Selengkap Desktop Acumatica ERP
Selanjutnya, fungsi mobile app Acumatica ERPÂ software juga masih sangat terbatas jika dibandingkan dengan versi desktop-nya. Maka dari itu, untuk perusahaan yang mempunyai tim lapangan, gudang, sales, dan proyek, implementasi platform digital tersebut harus melewati pengujian akses guna menyesuaikan aktivitas operasional harian.
5. Kustomisasi dan Update Perlu Dikelola Hati-Hati
Terakhir, beberapa update Acumatica ERP bisa mengganggu custom workflow atau pengaturan tertentu dalam sistem perusahaan. Maka, perusahaan dengan banyak proses khusus perlu mempertimbangkan penerapan sistem untuk menghindari hal yang justru menghambat operasional bisnis. Sebagai contoh, proses dokumentasi konfigurasi, testing, dan support teknis.
ScaleOcean ERP Sebagai Alternatif Terbaik ERP Acumatica
Software Scale360 ERP ScaleOcean merupakan alternatif terbaik Acumatica ERP, terutama apabila perusahaan lebih memerlukan sistem ERP dengan fleksibilitas tinggi. Tujuan penerapannya adalah optimalisasi operasional bisnis di Indonesia. Artinya, perusahaan bisa mengelola finance, inventory, purchasing, sales, manufaktur, gudang, HR, dan project dalam satu platform terintegrasi.
Sebagai penyedia software ERP yang bisa berbagai industri terapkan, ScaleOcean menyediakan custom alur kerja, unlimited users, AI, mobile access, dan implementasi lokal. Coba demo gratis sekarang untuk merasakan bagaimana sistem bisa memenuhi kebutuhan approval, integrasi data, dan proses bisnis Anda.
Relevansi ScaleOcean terlihat dari pengalaman Dekkson, perusahaan hardware architectural dengan operasional lintas cabang. Sebelumnya, mereka menghadapi tantangan pada approval stok yang berlapis, inventaris belum terlihat jelas, rekonsiliasi cabang dan pusat, payroll, timesheet, hingga absensi 1000+ karyawan.
Dengan implementasi ScaleOcean ERP, PT Fajar Lestari Sejati (Dekkson Group) dapat mencatat transaksi, menyusun laporan keuangan, melacak absensi, dan menjalankan payroll otomatis dalam satu sistem. Hasilnya, efisiensi bisnis naik 85%, laporan keuangan selesai 10 detik, dan 1000+ payslip dibuat 10 menit.
Di bawah ini tujuh poin keunggulan ScaleOcean guna menjawab kebutuhan ERP yang lebih sesuai:
1. Skema Biaya dan ROI Lebih Terukur
Pertama, berkenaan dengan anggaran, kehadiran ScaleOcean dapat mempermudah pemahaman kebutuhan investasi ERP sejak awal. Perusahaan bisa membuat permintaan sistem dengan scope biaya sesuai modul, cabang, alur kerja, dan implementasi. Karena ini, perusahaan dapat mulai merasakan ROI mencapai 45-75% bahkan sejak satu bulan penerapan, tergantung situasi operasional.
2. Implementasi Bertahap dengan Scope yang Jelas
Selanjutnya, guna menghindari potensi implementasi berlarut, kerja sama dengan ScaleOcean umumnya dimulai dengan mapping workflow, scope modul, dan kesiapan data. Setelah itu, proses berjalan sesuai tahapan prioritas bisnis. Selain itu, tim juga dapat pendampingan masa adaptasi. Maka, proses sejak awal diskusi sampai ke adaptasi bisa lebih terarah dan tidak menghambat operasional.
3. Custom Workflow untuk Sistem Jangka Panjang
Ketiga, ERP ScaleOcean menyediakan custom workflow. Berdasarkan hal ini, perusahaan bisa melakukan penyesuaian approval, hak akses, laporan, warehouse, dan komunikasi antar divisi. Tak hanya itu, sistem dapat bekerja jangka panjang, bahkan hingga 20 tahun ke depan, menyesuaikan perkembangan bisnis. Artinya, perusahaan tidak perlu mengganti sistem ketika operasional bertambah kompleks.
4. Modul Manufaktur dan Industri Lebih Lengkap
Bagi bisnis manufaktur, ScaleOcean menyediakan modul untuk BOM, MRP, PPIC, work order, QC, dan production costing. Data bahan, jadwal produksi, biaya, dan kualitas dapat saling terhubung. Hal ini membantu pabrik mengurangi proses manual dan menjaga kontrol produksi dari satu sistem.
5. Akses Mobile untuk Operasional Harian
Berikutnya, ScaleOcean juga cocok untuk industri konstruksi berbasis proyek. Dengan menerapkan sistem ERP ini, tim lapangan bisa terhubung dengan sales, warehouse, proyek, pengawasan operasional, serta akses approval via mobile. Dengan fitur yang tersedia, perusahaan multi-cabang bisa mengawasi seluruh operasional tanpa perlu menunggu tim membuat laporan manual sebab data dapat diperbarui real-time.
6. Integrasi All-in-One Lintas Departemen
Keenam, ScaleOcean ERP sebagai sistem all-in-one juga berperan menghubungkan finance, inventory, purchasing, sales, HR, warehouse, manufacturing, dan proyek. Dengan ini, perusahaan bisa melakukan migrasi dari sistem lama hanya dalam kurun waktu 1 minggu hingga 3 bulan. Selain itu, integrasi software existing juga dapat tercapai dengan estimasi waktu 2 hari hingga 3 bulan.
7. Dukungan AI, Tim In-House, dan Support Responsif
Terakhir, selain fitur operasional, perusahaan yang mengadopsi sistem ERP ScaleOcean juga mendapat dukungan AI, tim in-house, dan support responsif. Dengan kehadiran AI, tim bisa melakukan reporting, analisis data, prediksi kebutuhan, dan otomatisasi bisnis dengan efisien. Tim in-house juga mempermudah fitur, sedangkan dukungan lokal dapat menjaga kestabilan operasional sistem.
Kesimpulan
Acumatica ERP adalah platform pengelolaan bisnis berbasis ERP cloud yang bersifat komprehensif. Fungsinya mengintegrasikan proses bisnis, mulai dari data keuangan, rantai pasokan, manufaktur, dan operasional lainnya dalam satu sistem terpusat. Meskipun fiturnya cukup luas, perusahaan harus mempertimbangkan beberapa faktor. Misalnya, skema biaya, konfigurasi, dan kesiapan sebelum implementasi.
Sebagai alternatif terbaik, software ERP Cloud ScaleOcean menyediakan solusi yang lebih fleksibel bagi bisnis melalui custom workflow, unlimited users, AI, mobile access, dan dukungan lokal. Dengan ini, perusahaan dapat mengelola finance, inventory, purchasing, sales, manufaktur, gudang, HR, dan proyek dalam satu platform terintegrasi. Lakukan uji coba gratis untuk melihat sistem menyempurnakan proses bisnis Anda.
FAQ:
1. Apakah Acumatica itu sebuah ERP?
Acumatica adalah platform ERP berbasis cloud yang membantu perusahaan menyatukan dan mengotomatisasi berbagai proses bisnis. Dengan sistem ini, tim dapat mengelola operasional lebih terpusat, mengurangi pekerjaan manual, dan lebih fokus pada pertumbuhan bisnis.
2. Apa fungsi dari Acumatica?
Acumatica membantu bisnis mengelola rantai pasokan, inventaris, penjualan, dan hubungan pelanggan dalam satu sistem. Platform ini juga mendukung perencanaan produksi, penjadwalan, kontrol stok, manajemen proyek, penganggaran, hingga kebutuhan kepatuhan perusahaan.
3. Apa itu ERP berbasis cloud?
Cloud ERP adalah sistem manajemen bisnis berbasis cloud yang diakses melalui internet dan dijalankan di server penyedia layanan. Sistem ini membantu perusahaan menyatukan proses seperti keuangan, HR, inventaris, dan rantai pasok dalam satu platform terpusat, tanpa perlu mengelola server fisik sendiri.











