Menyusun laporan harian proyek sering kali menjadi tantangan besar. Andadapat merasa frustrasi ketika menggnuakan metode manual yang memakan waktu atau data yang tersebar di berbagai tempat. Hal ini membuat laporan sulit disusun secara akurat dan tepat waktu.
Jika laporan yang terlambat atau kurang detail menjadi masalah yang sering Anda hadapi, hal ini dapat menyebabkan masalah di lapangan tidak segera teratasi. Pada akhirnya, masalah tersebut mengarah pada kerugian yang lebih besar. Menghadapi hal ini, penting untuk mencari cara yang lebih efisien dalam menyusun laporan.
Artikel ini akan mengulas langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam menyusun laporan harian proyek yang akurat, serta memberikan contoh dan strategi untuk mempercepat pembuatan laporan sambil menjaga akurasi dan transparansi.
- Laporan harian proyek merupakan dokumen yang mencatat aktivitas pada hari tertentu untuk memantau perkembangan proyek.
- Manfaat laporan harian proyek untuk meningkatkan efisiensi operasional, dan memastikan akuntabilitas pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek.
- Format laporan harian proyek umumnya mencakup informasi tentang identitas laporan, ringkasan, catatan mengenai kegiatan, dan lampiran.
- Software konstruksi ScaleOcean dapat membantu Anda dalam membuat laporan harian proyek dengan memanfaatkan fitur seperti real-time progress tracking, untuk pendataan yang akurat.
1. Apa itu Laporan Harian Proyek?
Laporan harian proyek adalah dokumen rutin yang dibuat setiap hari untuk mencatat perkembangan pekerjaan dan kendala yang muncul di lapangan. Fungsi utamanya untuk monitoring progres, kontrol penggunaan sumber daya, serta dasar pengambilan keputusan cepat dan tepat selama proyek berjalan.
Misalnya dalam proyek pembangunan gedung. Laporan harian proyek mencatat jumlah pekerja yang hadir, material yang digunakan, progres pekerjaan, serta kendala di lapangan, seperti keterlambatan pengiriman material. Dengan catatan ini, manajer proyek bisa segera menilai kondisi aktual, sehingga rencanan seperti RAB dapat disesuaikan kembali.
Bukan hanya sekedar formalitas, pembuatan laporan berikut merupakan suatu hal yang wajib. Hal ini dikarenakan laporan harian proyek merupakan bagian dari Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) sesuai dengan Peraturan Menteri PUPR No. 10 Tahun 2021.
2. Apa Manfaat Laporan Harian Proyek dalam Konstruksi?

Safety Toolbox Meeting (TBM) juga menjadi bagian penting dalam laporan harian, karena memastikan bahwa risiko keselamatan dibahas dan ditangani dengan baik setiap harinya. Berikut dijelaskan lebih lanjut manfaat laporan harian proyek di konstruksi:
- Memantau Kemajuan Proyek: Laporan harian membantu melihat progres di lapangan yang biasanya tersedia pada laporan progres proyek, memastikan pekerjaan sesuai jadwal, dan memudahkan kontrol capaian harian.
- Mengidentifikasi Risiko dan Masalah: Catatan harian menjelaskan hambatan yang terjadi di lapangan seperti cuaca buruk atau material terlambat sehingga langkah pencegahan bisa segera dilakukan.
- Memfasilitasi Komunikasi yang Efektif: Informasi yang terdokumentasi rapi membuat semua pihak memiliki data yang sama, mengurangi miskomunikasi, dan meningkatkan kolaborasi tim.
- Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas: Laporan harian menampilkan kondisi rencana proyek secara jelas bagi pemilik maupun stakeholder sehingga kepercayaan dapat terjaga.
- Sebagai Bukti Dokumentasi: Laporan harian dapat dipakai sebagai bukti resmi untuk klaim, penyelesaian sengketa, serta melindungi kontraktor dari tuntutan yang tidak sah.
Baca juga: Pentingnya Software ERP untuk Konstruksi serta Modulnya
3. Format Laporan Harian Proyek
Format laporan harian proyek adalah struktur yang digunakan untuk menyusun informasi penting yang terkait dengan perkembangan proyek setiap harinya. Laporan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kemajuan pekerjaan, masalah yang dihadapi, hingga kebutuhan material dan tenaga kerja.
Berikut format dalam penyusunan laporan harian proyek yang penting untuk dipahami, diantaranya:
- Judul Proyek: Identitas nama dan lokasi pengerjaan guna memastikan data tidak tertukar dengan dokumen lain.
- Informasi Pekerjaan: Catatan mengenai jenis aktivitas yang telah diselesaikan serta pencapaian volume kerja pada hari tersebut.
- Informasi Peralatan: Daftar alat yang digunakan beserta status operasionalnya untuk memastikan ketersediaan sarana pendukung lapangan.
- Informasi Bahan: Laporan mengenai jumlah material yang masuk, keluar, serta sisa stok guna menjaga kelancaran pasokan.
- Informasi Tenaga Kerja: Pendataan jumlah personel dan keahlian yang hadir untuk memantau produktivitas di lokasi kerja.
- Informasi Kondisi Pekerjaan: Gambaran situasi lapangan, termasuk faktor cuaca, yang memengaruhi kecepatan serta keamanan proses pengerjaan.
- Rencana: Target aktivitas untuk hari berikutnya untukmembantu persiapan kebutuhan sumber daya secara lebih terarah.
- Tanda Tangan: Bukti pengesahan dari pihak terkait sebagai bentuk tanggung jawab atas kebenaran data yang dilaporkan.
Untuk membantu dalam penyusunan laporan, bisnis biasanya memilih untuk menerapkan sistem konstruksi seperti ScaleOcean. Hal ini dikarenakan platform tersebut dapat mengintegrasikan data secara terpusat, sehingga pencarian informasi terkait masing-masing proyek dapat dicari dan kelola dengan mudah.
4. Contoh Laporan Harian Proyek
Untuk memahami lebih lanjut, Anda bisa melihat contoh laporan harian proyek berikut yang dibuat dari skenario sederhana. Laporan harian proyek ini diambil dari proses konstruksi diberi tanggung jawab membangun jembatan yang menghubungkan dua desa. Durasi proyek ditargetkan selama 6 bulan.
Mengingat kompleksitas dan pentingnya proyek ini, tim manajemen memutuskan membuat form laporan harian proyek untuk memantau kemajuan proyek. Berikut contoh laporan harian proyek dari skenario di atas.
Contoh laporan harian proyek seperti di atas membantu semua pihak yang terlibat agar tahu apa yang terjadi selama proyek berlangsung. Kondisi ini juga bisa menjadi dasar keputusan manajemen risiko. Untuk meningkatkan efektivitas pemantauan, penggunaan grafik barchart proyek dapat memperjelas tren perkembangan proyek.
Laporan proyek harus dibuat dengan teliti agar berisi informasi yang akurat. Sayangnya, metode manual tidak mampu menjamin hal ini. Cara manual sering kali rawan human error. Oleh karena itu, grafik dengan kurva S proyek sering digunakan untuk memvisualisasikan perbandingan antara kemajuan aktual dan yang direncanakan.
Selain itu, juga memakan waktu lama untuk disusun dan diperiksa ulang. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan software konstruksi. Dengan sistem ini, seluruh proses pembuatan laporan proyek bisa diotomatisasi.
5. Buat dan Kelola Laporan Proyek Harian Lebih Mudah dengan Software Konstruksi ScaleOcean
Software konstruksi ScaleOcean hadir untuk membantu Anda mengelola pelaporan proyek dengan lebih efisien dan akurat. Sistem ini terintegrasi dengan modul lain seperti purchasing, inventory, accounting, dan asset. Sehingga setiap perubahan di lapangan secara otomatis tercatat dan tersedia untuk dianalisis.
ScaleOcean juga menawarkan konsultasi serta demo gratis sehingga Anda bisa tahu lebih detail cara kerjanya dalam pengelolaan proyek. Tidak hanya untuk membuat laporan, software tersebut juga membantu Anda mengelola proyek secara end–to–end melalui fitur-fitur berikut:
- Automated Budget & Cost Control: Membantu menetapkan anggaran proyek secara detail dan memantau pengeluaran aktual dibandingkan dengan anggaran yang direncanakan.
- Resource Allocation & Scheduling: Memungkinkan Anda untuk mengalokasikan sumber daya, baik tenaga kerja, material, atau alat secara optimal berdasarkan jadwal proyek.
- Real-time Progress Tracking: Dengan pelacakan progres proyek secara real-time, Anda dapat melihat status setiap fase proyek dan menilai apakah berjalan sesuai rencana.
- Document Management System: Membantu menyimpan, mengelola, dan membagikan dokumen proyek seperti kontrak, Rencana Anggaran Biaya (RAB), gambar teknis, dan dokumen lainnya dalam satu platform.
Dengan fitur-fitur unggulan tersebut, ScaleOcean software project management membantu Anda mengelola proyek, mulai dari perencanaan hingga pelaporan akhir, dengan efisiensi dan akurasi yang lebih baik.
6. Kesimpulan
Laporan harian proyek sangat penting dalam memantau perkembangan, transparansi, dan pengelolaan biaya di proyek. Namun, metode manual sering kali rawan kesalahan dan memakan waktu lama. Diperlukan software konstruksi agar proses pembuatan laporan menjadi lebih efisien dan akurat.
Software konstruksi ScaleOcean hadir sebagai solusi terbaik dengan fitur-fitur canggihnya. Dengan sistem ini, proses pembuatan laporan menjadi lebih mudah, cepat, dan akurat, membantu Anda mengelola proyek dari awal hingga akhir. Pelajari lebih lanjut sistem kami dengan memanfaatkan demo gratisnya sekarang!
FAQ:
1. Apa itu laporan harian proyek?
Laporan proyek adalah dokumen yang merangkum kemajuan, pencapaian, penggunaan sumber daya, anggaran, serta tantangan dan risiko yang dihadapi dalam suatu proyek.
2. Apa tiga jenis laporan proyek?
Terdapat tiga jenis laporan proyek, yaitu:
1. Laporan ringkasan eksekutif: Ringkasan singkat untuk manajemen puncak.
2. Laporan kemajuan: Tampilan status proyek secara real-time melalui dasbor.
3. Laporan kinerja: Menampilkan KPI dan pencapaian utama proyek.
3. Apa tujuan laporan proyek?
Dokumen ini menjelaskan tujuan dan sasaran proyek secara jelas. Selain itu, dokumen ini juga menginformasikan sumber daya yang diperlukan dan jadwal standar untuk memulai dan menyelesaikan proyek.













































WhatsApp Tim Kami
Demo With Us

