Review Procore 2026: Modul, Kekurangan, dan Kelebihan

Posted on
Share artikel ini

Saat memilih sistem manajemen konstruksi, banyak perusahaan mempertimbangkan Procore sebagai salah satu opsi. Berbagai review Procore menyoroti kemampuannya dalam mengelola proyek, mulai dari kolaborasi tim hingga pemantauan progres dan anggaran secara real-time.

Namun, reputasi dan kelengkapan fitur saja belum tentu menjawab kebutuhan setiap bisnis. Penting untuk menilai apakah sistem ini benar-benar sesuai dengan skala proyek, kompleksitas operasional, serta kesiapan tim dalam proses implementasinya.

Artikel ini membahas review Procore secara lebih ringkas dan objektif, mencakup kelebihan serta kekurangannya, sekaligus menghadirkan alternatif yang dapat dipertimbangkan sebelum Anda mengambil keputusan strategis.

starsKey Takeaways
  • Procore adalah platform manajemen konstruksi berbasis cloud yang menghubungkan seluruh pemangku kepentingan dalam satu sistem terpadu.
  • Procore menawarkan keunggulan seperti alat estimasi proyek yang kuat, fitur manajemen proyek menyeluruh, serta analitik dan laporan detail untuk pengawasan real-time.
  • Procore memiliki beberapa kekurangan seperti layanan pelanggan yang tidak konsisten, dukungan tim penjualan yang kurang responsif, serta antarmuka pengguna yang dianggap kurang intuitif.
  • Software konstruksi ScaleOcean adalah alternatif terbaik Procore dengan antarmuka intuitif dan dashboard kontekstual yang mendukung pengelolaan proyek real-time.

Coba Demo Gratis!

requestDemo

Apa itu Software Konstruksi Procore?

Procore merupakan platform manajemen konstruksi berbasis cloud yang dirancang untuk menghubungkan berbagai pemangku kepentingan, seperti kontraktor, pemilik proyek, dan arsitek, dalam satu sistem terpusat. Sistem ini digunakan untuk mendukung koordinasi dan pertukaran informasi selama proyek berlangsung.

Platform ini menyediakan fitur untuk memantau progres proyek, mengelola anggaran, serta mendokumentasikan aspek kualitas dan keselamatan kerja. Software ERP konstruksi fungsi ini dalam sistem memungkinkan perusahaan konstruksi mengelola proses operasional secara lebih terstruktur.

Fitur dan Modul Utama Procore

Procore menyediakan sejumlah modul yang mencakup pengelolaan proyek, pengendalian anggaran, manajemen vendor, serta dokumentasi kualitas dan keselamatan kerja. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai fitur dan modul utama Procore:

1. Modul Manajemen Proyek (Project Management)

Modul ini fokus pada koordinasi lapangan dan kantor agar proyek berjalan sesuai jadwal. Fitur Drawings memungkinkan pengelolaan gambar teknis terbaru dengan anotasi dan sinkronisasi otomatis ke seluruh tim. Selain itu, RFI & Submittals melacak Request for Information (RFI) dan persetujuan material secara terstruktur.

Dengan Daily Log, laporan harian digital dapat mencatat aktivitas pekerja, cuaca, dan kejadian di lapangan. Schedule juga terintegrasi dengan Primavera P6 dan MS Project, sehingga tim dapat memantau progres secara real-time untuk memastikan kelancaran operasional proyek.

2. Modul Manajemen Keuangan (Financial Management)

Modul ini dirancang untuk membantu pemantauan kondisi finansial proyek melalui pencatatan anggaran, perubahan biaya, dan realisasi pengeluaran. Change Events & Orders mengelola variasi pekerjaan dan dampaknya terhadap biaya sebelum disetujui.

Selain itu, Procore menyederhanakan proses penagihan dengan fitur Invoicing yang memungkinkan pengelolaan tagihan dari subkontraktor dan pemilik proyek secara efisien. Modul ini mendukung pengendalian biaya dan anggaran secara transparan.

3. Modul Kualitas & Keselamatan (Quality & Safety)

Modul ini memastikan standar proyek terpenuhi dan meminimalkan risiko kecelakaan. Fitur Inspections memungkinkan penggunaan daftar periksa digital untuk kontrol kualitas di lokasi, sementara Observations mencatat isu lapangan dan menugaskannya ke pihak terkait untuk perbaikan.

Incidents digunakan untuk merekam dan menganalisis insiden keselamatan, sehingga mematuhi regulasi HSE. Dengan Safety Hub yang akan dirilis pada awal 2026, semua data keselamatan dapat diakses dalam satu tampilan untuk kemudahan pemantauan dan pengelolaan risiko.

4. Modul Pra-Konstruksi (Preconstruction)

Modul ini membantu memenangkan tender dengan estimasi yang lebih akurat. Bid Management mengelola proses lelang, mulai dari pengiriman undangan hingga perbandingan penawaran. Fitur Estimating & Takeoff memungkinkan perhitungan volume material langsung dari gambar digital.

Selain itu, Procore juga menyediakan punch list yang memudahkan tim untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan tugas yang masih tertunda sebelum proyek selesai. Dengan fitur-fitur ini, Procore memfasilitasi perencanaan proyek yang lebih efisien, membantu tim untuk meraih kesuksesan sejak tahap pra-konstruksi.

5. Modul Manajemen Sumber Daya (Resource Management)

Modul ini mengoptimalkan penggunaan tenaga kerja dan peralatan. Workforce Planning memfasilitasi perencanaan penempatan kru di berbagai lokasi proyek agar tidak terjadi bentrok, sementara Field Productivity melacak jam kerja karyawan melalui kartu waktu untuk memantau produktivitas di lapangan.

Pengelolaan sumber daya yang efisien memastikan alokasi tenaga kerja dan peralatan dilakukan dengan tepat, mendukung keberhasilan setiap tahap proyek.

6. Fitur Pendukung Terbaru

Procore terus berinovasi dengan peluncuran fitur baru.Procore Helix merupakan fitur berbasis AI yang digunakan untuk membantu analisis data proyek secara otomatis, sehingga pengguna dapat meninjau informasi proyek secara lebih sistematis.

Selain itu, Analytics 2.0 menawarkan dashboard laporan yang lebih mendalam untuk memantau performa portofolio perusahaan secara keseluruhan. Dengan pembaruan ini, Procore memastikan proyek-proyek tetap efisien, terkontrol, dan berdasarkan data yang relevan, meningkatkan daya saing perusahaan.

Konstruksi

Industri yang Bisa Menggunakan Procore

Procore menyediakan solusi untuk berbagai sektor konstruksi, dari konstruksi umum hingga proyek industri kompleks. Berikut sektor-sektor yang dapat memanfaatkan Procore untuk meningkatkan kinerja proyek mereka:

1. Sektor Konstruksi Umum dan Spesialis

Procore digunakan secara luas oleh sektor konstruksi umum dan spesialis untuk mengelola teknis di lapangan. Di sektor komersial, Procore mendukung pembangunan gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, dan hotel, sementara untuk proyek residensial, termasuk perumahan, apartemen, hingga rumah kustom.

Selain itu, Procore juga mendukung kontraktor spesialis seperti MEP (Mekanikal, Elektrikal, Plambing), struktur baja, dan pengerjaan beton. Sistem yang terintegrasi memastikan kelancaran komunikasi dan pengelolaan proyek yang lebih efisien di setiap tahapannya.

2. Sektor Industri dan Infrastruktur

Procore juga sangat berperan dalam sektor industri dan infrastruktur yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi dan membutuhkan kontrol ketat. Untuk sektor industri dan energi, Procore mendukung pembangunan pabrik manufaktur, fasilitas pengolahan minyak dan gas, serta pembangkit listrik.

Sementara itu, di sektor infrastruktur sipil, Procore memfasilitasi pembangunan jalan tol, jembatan, bandara, dan sistem pengolahan air. Procore bahkan memiliki fitur khusus untuk menangani instalasi peralatan kritis dan kontrol kualitas ketat pada proyek pusat data atau pabrik semikonduktor.

3. Sektor Institusi dan Publik

Procore juga digunakan dalam sektor institusi dan publik yang berfokus pada kepatuhan anggaran dan standar keamanan publik. Di sektor kesehatan, Procore mendukung pembangunan rumah sakit dan fasilitas medis, yang memerlukan dokumentasi sterilisasi dan keamanan tinggi.

Selain itu, Procore juga digunakan oleh pemerintah dan sektor pendidikan, seperti pembangunan kampus universitas dan fasilitas sekolah. Dengan kemampuan untuk memantau anggaran dan memastikan kepatuhan pada standar keamanan, Procore mendukung kelancaran proyek-proyek publik yang krusial.

4. Pemilik Proyek dan Pengembang (Owners)

Procore dioptimalkan untuk pemilik proyek dan pengembang yang mendanai proyek dan memantau portofolio mereka. Bagi pengembang real estat, Procore membantu mengelola risiko dan transparansi biaya di seluruh aset properti mereka.

Korporasi besar seperti Starbucks atau Schneider Electric juga menggunakan Procore untuk mengelola proyek-proyek pembangunan atau renovasi gerai dan kantor mereka. Dengan kemampuan untuk memantau proyek secara real-time, Procore memastikan pengelolaan portofolio yang efisien dan akurat.

Kelebihan Procore

Berdasarkan ulasan Forbes Advisor, Procore dinilai memiliki sejumlah fitur yang mendukung pengelolaan proyek konstruksi. Sistem ini mencakup fungsi perencanaan, pelaksanaan, hingga pemantauan progres proyek dalam satu platform.

Dilansir dari sumber yang sama, berikut adalah beberapa kelebihan utama Procore yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam proyek konstruksi:

1. Alat Estimasi Proyek yang Kuat

Procore menyediakan fitur estimasi proyek yang digunakan untuk membantu perhitungan biaya serta kebutuhan material dan sumber daya berdasarkan data yang tersedia. Dengan fitur penghitungan yang canggih, tim proyek dapat mengidentifikasi secara tepat anggaran yang diperlukan dan mengurangi risiko kesalahan dalam estimasi biaya.

Alat ini sangat berguna dalam merencanakan proyek sejak awal dan memastikan perhitungan kebutuhan material serta sumber daya dilakukan dengan efisien. Dengan demikian, Procore membantu memaksimalkan penggunaan anggaran dan meminimalkan pemborosan selama proyek berlangsung.

2. Fitur Manajemen Proyek yang Beragam

Procore menyediakan fitur manajemen proyek yang mencakup berbagai aspek operasional, sehingga proses pengelolaan proyek dapat dilakukan dalam satu sistem terintegrasi. Semua aspek proyek dapat dikelola dalam satu platform terpadu, mempermudah kolaborasi di seluruh tim proyek.

Procore juga memfasilitasi visualisasi dan analisis data proyek secara mendalam melalui integrasi Building Information Modelling (BIM). Dengan kemampuan untuk mengelola berbagai tugas dan proses secara bersamaan, Procore memastikan bahwa setiap elemen proyek terlaksana sesuai rencana. Fitur ini meningkatkan transparansi dan memastikan bahwa tidak ada aspek yang terlewatkan atau terabaikan.

3. Analitik dan Laporan Proyek yang Detail

Procore menyediakan fitur analitik dan laporan proyek yang digunakan untuk memantau perkembangan pekerjaan serta pengeluaran berdasarkan data yang tercatat di sistem. Laporan yang terperinci memberikan data yang jelas mengenai status proyek, sehingga tim manajemen dapat dengan mudah memantau performa dan pengeluaran.

Dengan fitur ini, Procore membantu pengambilan keputusan yang lebih tepat berdasarkan data yang akurat. Setiap perkembangan dapat dianalisis secara mendalam, memungkinkan identifikasi potensi masalah lebih awal dan pengambilan tindakan yang lebih cepat.

Kekurangan Procore

Meskipun Procore menawarkan berbagai fitur canggih, berdasarkan informasi dari referensi yang sama, Procore juga memiliki beberapa kekurangan. Bagi yang mencari alternatif Procore, ada beberapa solusi lain yang bisa Anda pertimbangkan untuk memenuhi kebutuhan manajemen konstruksi Anda.

Berikut adalah beberapa kekurangan utama Procore yang perlu diperhatikan:

1. Layanan Pelanggan Tidak Konsisten

Salah satu kekurangan Procore adalah layanan pelanggan yang tidak selalu konsisten. Kualitas bantuan teknis atau layanan purna jual dapat berbeda-beda, dengan beberapa pengguna melaporkan pengalaman yang baik, sementara yang lain merasa tidak puas dengan respons yang diberikan. Hal ini menciptakan ketidakpastian bagi pengguna yang membutuhkan dukungan berkelanjutan.

Perbedaan dalam pengalaman layanan pelanggan dapat mengganggu kelancaran operasional, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan solusi cepat. Procore perlu memastikan standarisasi dan peningkatan kualitas layanan di semua titik interaksi dengan pengguna.

2. Tim Penjualan Menolak Membantu

Keluhan juga muncul terkait tim penjualan yang tidak selalu kooperatif dalam membantu calon pelanggan atau pengguna aktif. Beberapa pengguna melaporkan kesulitan dalam mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan selama proses pengenalan produk dan negosiasi.

Tanggapan yang lambat atau kurangnya bantuan dari tim sales dapat memperlambat keputusan pembelian dan mengurangi potensi peluang yang ada. Hal ini mengindikasikan perlunya Procore untuk meningkatkan kolaborasi antara tim penjualan dan pengguna guna memberikan pengalaman yang lebih positif dan responsif.

3. Antarmuka Pengguna (UI) Berantakan dan Tidak Intuitif

Procore juga mendapat kritik mengenai antarmuka pengguna (UI) yang dianggap terlalu berantakan dan tidak intuitif. Tampilan aplikasi yang penuh sesak dengan berbagai informasi seringkali membuat pengguna baru merasa kesulitan untuk menavigasi sistem dengan efisien.

Masalah ini dapat menghambat adopsi produk oleh pengguna yang lebih memilih sistem yang mudah digunakan. Untuk meningkatkan pengalaman pengguna, Procore perlu memprioritaskan desain UI yang lebih bersih dan navigasi yang lebih mudah dipahami, terutama bagi pengguna baru.

Mengapa Software Konstruksi ScaleOcean adalah Alternatif Terbaik Procore?

Software konstruksi ScaleOcean dirancang dengan antarmuka yang bersih, modern, dan intuitif untuk mendukung proyek konstruksi yang dinamis. Dalam lingkungan yang cepat berubah dan penuh tantangan seperti konstruksi, setiap detik dan keputusan dapat memengaruhi hasil akhir proyek. Dengan desain yang minimalis, ScaleOcean memastikan bahwa setiap elemen proyek dapat dikelola secara efisien.

Antarmuka yang mudah digunakan memungkinkan pengguna untuk mengakses informasi yang relevan dengan cepat, tanpa dibebani oleh kompleksitas yang tidak perlu. ScaleOcean memberikan wawasan lebih dalam tentang setiap aspek proyek, sehingga tim dapat fokus pada tugas inti mereka. Dengan demikian, efisiensi operasional dan pengambilan keputusan yang cepat dapat tercapai.

ScaleOcean juga menyediakan opsi sesi demo gratis yang memungkinkan Anda merasakan langsung kemudahan dan efisiensi penggunaannya. Berikut adalah fitur-fitur utama yang disediakan oleh ScaleOcean:

  • Antarmuka Pengguna Intuitif: Desain yang sederhana dan mudah dinavigasi, memungkinkan tim proyek untuk mengakses informasi penting tanpa kebingungan teknis.
  • Dashboard Kontekstual: Tampilan dashboard yang disesuaikan dengan peran pengguna, memberikan informasi yang relevan dengan cepat sesuai dengan kebutuhan individu atau tim.
  • Manajemen Proyek Real-Time: Memungkinkan pengawasan dan pemantauan proyek secara langsung, sehingga setiap perubahan atau perkembangan dapat dipantau dan ditangani dengan cepat.
  • Pengelolaan Sumber Daya yang Efisien: Memastikan alokasi sumber daya yang tepat dan efisien, menghindari pemborosan waktu dan biaya.
  • Kontrol Anggaran yang Akurat: Fitur untuk melacak dan mengelola anggaran proyek secara lebih efisien, meminimalisir risiko pembengkakan biaya.
  • Kolaborasi Tim yang Lebih Baik: Memfasilitasi komunikasi yang lebih lancar antara anggota tim, baik di kantor maupun di lapangan, untuk memastikan semua orang berada di jalur yang sama.
  • Pemantauan Kinerja Vendor dan Subkontraktor: Membantu dalam mengelola hubungan dengan pemasok dan subkontraktor, serta memantau kinerja mereka untuk memastikan standar kualitas tetap terjaga.
  • Integrasi Modul yang Komprehensif: Modul-modul seperti pengadaan, penjadwalan, dan manajemen material yang terintegrasi untuk memastikan seluruh proses berjalan dengan efisien.
  • Pelaporan dan Analitik yang Mendalam: Menyediakan laporan detail dan analitik proyek untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik, berbasis data yang akurat.
  • Notifikasi dan Peringatan Otomatis: Memberikan peringatan dini tentang masalah yang mungkin timbul, seperti keterlambatan atau melebihi anggaran, untuk mengurangi risiko.

Kesimpulan

Procore adalah solusi terintegrasi yang menyederhanakan koordinasi proyek konstruksi dalam satu sistem terpadu. Platform ini membantu perusahaan meningkatkan transparansi dan efisiensi operasional, memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat berkat data real-time.

ScaleOcean, di sisi lain, dirancang untuk memenuhi kebutuhan proyek konstruksi yang dinamis dan kompleks. Dengan sistem terintegrasi dan notifikasi otomatis, setiap perubahan proyek dapat dipantau dan ditangani lebih cepat.

Kontrol anggaran, kinerja vendor, dan pelaporan berbasis data menjadi dasar untuk pengambilan keputusan yang lebih tepat. Jadwalkan demo gratis dan temukan bagaimana ScaleOcean dapat meningkatkan efisiensi bisnis Anda.

FAQ terkait Procore:

1. Bagaimana ringkasan penilaian Procore?

1. Target Pengguna: Ideal untuk kontraktor umum skala menengah hingga besar yang menangani proyek kompleks.
2. Skalabilitas: Sangat baik, dengan penyimpanan data dan jumlah pengguna yang tidak terbatas.
3. Kemudahan Penggunaan: Aplikasi mobile sangat dihargai karena fungsi offline, sementara versi desktop membutuhkan waktu 3-6 bulan untuk dikuasai.

2. Berapa biaya penggunaan Procore?

Procore tidak mempublikasikan harga tetap. Biaya dihitung berdasarkan volume konstruksi tahunan Anda, dengan estimasi mulai dari $12.000 hingga lebih dari $100.000 per tahun.

3. Apakah Procore sulit dipelajari?

Meskipun ada pelatihan, Procore masih sulit dinavigasi dan terasa agak berantakan dibandingkan dengan sistem konstruksi lainnya. Pengguna baru mungkin akan menghadapi kurva pembelajaran yang cukup curam.

Lara Zafira Rifta
Lara Zafira Rifta
Lara adalah penulis konten dengan 1 tahun pengalaman dalam membuat artikel SEO seputar bisnis, akuntansi, dan operasional. Ia terbiasa menulis konten yang jelas, informatif, dan sesuai kebutuhan brand.

Jadwalkan Demo Gratis

Error message
Error message
Error message
Error message
Error message
Error message

Rekomendasi Artikel Terkait

Temukan Artikel Serupa untuk Solusi Bisnis Lebih Lengkap