Finance perusahaan enterprise menerima ribuan invoice vendor setiap bulan, sementara rekonsiliasi dan penentuan account masih dilakukan secara manual. Volume transaksi yang besar ini membuat closing melambat dan tim sulit menemukan penyebab variance dengan cepat.
Oleh karena itu, perusahaan mulai memanfaatkan AI akuntansi dalam operasional sehari-harinya. AI akuntansi membantu mengotomatisasi pemrosesan transaksi, mendeteksi invoice duplikat, mengidentifikasi exception, hingga mendukung rekonsiliasi dan forecasting mereka. Dengan analisis berbasis data ini, tim finance dapat mengurangi pekerjaan manual dan mendapatkan konteks dengan cepat sebelum mengambil keputusan.
AI akuntansi bukan sekadar alat otomatisasi, tetapi bagian dari transformasi finance yang adaptif. Artikel ini membahas tentang apa itu AI akuntansi, cara kerjanya, manfaat, serta memberikan 10 rekomendasi software AI akuntansi terbaik pada 2026.
- AI akuntansi adalah penerapan teknologi artificial intelligence yang membantu proses keuangan seperti pencatatan transaksi, rekonsiliasi, dan pelaporan.
- AI akuntansi bekerja melalui tujuh tahap utama, dari pengambilan data, pembersihan data tersebut, pencarian pola dalam data, hingga posting akhir.
- Software AI akuntansi seperti ScaleOcean Atlas, VIC.AI, dan Docyt memastikan laporan keuangan dibuat berdasarkan informasi terkini.
- ScaleOcean Atlas for Accounting membantu mengelola proses keuangan dan operasional secara terintegrasi dalam satu platform.
Apa itu AI Akuntansi
AI akuntansi adalah penggunaan teknologi artificial intelligence yang membantu dalam kegiatan keuangan, termasuk pencatatan transaksi, penyelarasan dan pelaporan. Teknologi ini mengotomatiskan analisis data keuangan sehingga tim finance tidak perlu menganalisis semuanya secara manual.
Berbeda dengan perangkat lunak akuntansi tradisional, AI akuntansi dapat mengidentifikasi beberapa pola dalam data historis Anda dan memberikan rekomendasi yang tepat. Hal ini mempercepat proses penutupan sambil meminimalkan kesalahan.
Bagaimana Teknologi AI Akuntansi Bekerja?
AI akuntansi menggunakan tujuh langkah utama mulai dari akuisisi data hingga posting akhir. Pada setiap langkah, data yang telah diproses divalidasi kembali untuk memastikan akurasinya sebelum dimasukkan ke dalam laporan keuangan Anda.
Berikut bagaimana artificial intelligence membantu tim finance:
1. Mengambil Data
Proses ini dimulai dengan mengumpulkan data transaksi dari berbagai sumber seperti faktur, laporan bank, resit dan sistem POS. AI mengumpulkan semua data ini tanpa memerlukan entri manual dari tim keuangan.
Proses pengambilan data ini berjalan real-time atau terjadwal berdasarkan konfigurasi awal sistem. Semakin banyak sumber data yang terhubung, semakin lengkap pun gambaran keuangan Anda untuk tahap berikutnya.
2. Membersihkan dan Menstandarkan Data
Setelah data terkumpul, AI membersihkan format-format yang tidak konsisten, seperti perbedaan satuan mata uang, tanggal, dan penulisan nama vendor. Proses ini penting agar data bisa dibaca secara seragam oleh sistem.
Standardisasi data meminimalkan kemungkinan terjadinya kesalahan saat transfer data antarmodul. Tanpa tahap ini, hasil analisis yang dilakukan pada tahap selanjutnya pun terganggu karena masalah format data.
3. Mencari Pattern
Pada tahap ini, AI mengidentifikasi pola-pola dari data historis seperti kebiasaan pembayaran pemasok atau pola pengeluaran yang berulang. Informasi yang diperoleh menjadi dasar untuk mengenali transaksi reguler dan transaksi yang tidak biasa.
Semakin banyak data historis yang tersedia, semakin baik kemampuan AI mendeteksi pola yang bisa digunakan pada tahap berikutnya. Kemampuan ini kemudian dimanfaatkan untuk mendukung prediksi dan deteksi anomali pada tahap berikutnya.
4. Menghasilkan Prediction atau Suggestion
Berdasarkan pola yang ditemukan, AI membuat proyeksi arus kas, rekomendasi transaksi, bahkan rekomendasi jurnal. Semua saran ini mempercepat pekerjaan tim finance tanpa menggantikan keputusan mereka.
Prediksi seperti ini memungkinkan tim Anda membuat strategi terlebih dahulu, seperti memprediksi keterlambatan pembayaran pemasok. Dengan begitu, keputusan finansial pun bisa diambil berdasarkan data, bukan sekadar asumsi.
5. Menampilkan Exception
Selain memberikan saran, AI juga menandai transaksi yang menyimpang dari pola normal sebagai exception. Contohnya adalah faktur ganda, jumlah yang kurang wajar, atau transaksi dengan pemasok baru yang belum diverifikasi. Dengan menyoroti pengecualian-pengecualian tersebut, tim finance dapat memusatkan perhatian mereka pada transaksi-transaksi yang berisiko merugikan dengan cepat.
6. Human Review
Meskipun AI memberikan saran dan menandai anomali, keputusan akhir tetap berada di tangan manusia. Tim finance meninjau exception dan rekomendasi yang dihasilkan sebelum data itu dilanjutkan ke proses berikutnya.
Tahap human review ini menjaga akuntabilitas dan memastikan konteks bisnis yang tidak bisa dibaca oleh AI tetap dipertimbangkan. Kombinasi ini membuat proses akuntansi menjadi cepat sekaligus terkontrol.
7. Approval dan Posting
Setelah ditinjau, transaksi yang sudah diverifikasi masuk ke proses approval berjenjang sesuai kebijakan perusahaan. Sistem AI membantu mengarahkan dokumen-dokumen ke approver yang tepat berdasarkan nilai atau kategori transaksi.
Setelah disetujui, data itu pun secara otomatis diposting ke general ledger tanpa perlu diinput ulang. Tahap ini menutup siklus akuntansi digital di perusahaan Anda.
Apakah AI Akan Menggantikan Profesi Akuntan?
AI akuntansi dirancang untuk mengotomatiskan tugas repetitif, bukan menggantikan penilaian akuntansi. Tugas-tugas seperti audit judgement, komunikasi dengan stakeholder, dan interpretasi kebijakan tetap membutuhkan peran manusia yang tidak bisa digantikan sepenuhnya oleh sistem.
Tren peningkatan adopsi ini terkonfirmasi lewat data OJK, di mana tingkat adopsi AI pada institusi naik dari 30% menjadi 57,9% pada kuartal pertama 2026 ini. Angka tersebut berasal dari survei gabungan PEBANAS bersama IBM.
Kenaikan tajam tersebut menandakan bahwa perusahaan skala enterprise mengintegrasikan AI ke dalam proses bisnis inti mereka, bukan hanya sekadar mencoba. Tren serupa juga terlihat pada fungsi finance dan akuntansi di berbagai jenis perusahaan besar.
10 Rekomendasi Software AI Akuntansi Terbaik di 2026
Setiap software memiliki fokus dan kekuatan yang berbeda-beda, sehingga Anda harus menentukan software AI yang tepat untuk perusahaan Anda. Berikut beberapa rekomendasi software AI akuntansi yang layak Anda pertimbangkan di tahun 2026:
1. Software AI Akuntansi ScaleOcean Atlas
ScaleOcean menghadirkan ScaleOcean Atlas for Accounting sebagai core accounting system. Software ini dilengkapi dengan ScaleMind sebagai AI Business Assistant yang terintegrasi langsung di dalamnya. ScaleOcean Atlas memiliki fungsi akuntansi seperti general ledger posting, AP/AR management, dan bank reconciliation.
ScaleOcean Atlas membantu meminimalkan silo data Anda dengan mengintegrasikan berbagai fungsi dan data ke dalam satu dashboard terpusat. Jika Anda ingin melihat bagaimana software ini membantu pengelolaan keuangan Anda, segera jadwalkan sesi konsultasi bersama tim kami sekarang!
Berikut fitur-fitur unggulan dari software ScaleOcean Atlas:
- Accounts Receivable & Payable: Mempermudah proses pelacakan akun piutang pelanggan dan akun utang perusahaan sambil memenuhi persyaratan tenggat waktu.
- Cash Flow Forecasting: Melakukan pemantauan aliran uang serta membuat prediksi mengenai aliran kas di masa depan menggunakan data keuangan masa lalu tentang penerimaan dan pengeluaran.
- Automatic Tax Calculation: Menghitung secara otomatis pajak penjualan dan jenis pajak lainnya sesuai dengan peraturan untuk mencegah kesalahan dan mematuhi hukum pajak.
- Comprehensive Report: Kemampuan untuk membuat laporan keuangan lengkap, termasuk laporan laba rugi dan laporan arus kas menggunakan berbagai metrik dalam bentuk grafik.
Berikut kelebihan dan kekurangan dari software ScaleOcean Atlas:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
ℹ️ScaleOcean Atlas Cocok Untuk:
Perusahaan menengah hingga enterprise di Indonesia yang membutuhkan sistem accounting lokal dan terintegrasi dengan modul lain seperti inventory, sales, dan procurement dalam satu platform yang sama.
2. VIC.AI Web AI Akuntansi
VIC.AI merupakan platform yang fokus pada otomatisasi accounts payable lewat machine learning untuk memproses invoice secara mandiri. Platform ini dirancang khusus untuk tim finance yang menangani volume invoice tinggi setiap bulan.
Keunggulan utama VIC.AI terletak pada kemampuan self-learning-nya yang terus-menerus membaik seiring bertambahnya volume data invoice yang diproses dari waktu ke waktu secara konsisten. Platform ini menyediakan dashboard analitik untuk memantau performa proses AP secara real-time dan menyeluruh.
Berikut fitur-fitur unggulan dari VIC.AI:
- Invoice capture berbasis deep learning
- Autonomous approval routing
- Vendor management terpusat
- Dashboard analitik AP real-time
- Deteksi duplikasi invoice otomatis
Berikut kelebihan dan kekurangan dari VIC.AI:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
ℹ️Software VIC.AI Cocok untuk:
Perusahaan berskala besar dengan volume invoice tinggi yang ingin fokus mengotomatiskan proses accounts payable secara spesifik
3. Docyt AI Accounting Software
Docyt dirancang khusus untuk bisnis-bisnis dengan banyak entitas seperti franchise, restoran, dan hospitality yang membutuhkan laporan real-time di setiap saat tanpa jeda. Platform ini menggabungkan bookkeeping otomatis dengan pelaporan finansial yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja.
Docyt menonjol lewat kemampuan konsolidasi laporan lintas cabangnya yang otomatis tanpa memerlukan proses manual yang memakan waktu berhari-hari bagi tim finance. Fitur ini membantu manajemen pusat memantau kinerja keuangannya di setiap lokasi, terpisah maupun digabungkan.
Berikut fitur-fitur unggulan dari Docyt:
- Bookkeeping otomatis multi-entitas
- Konsolidasi laporan lintas cabang
- Real-time financial dashboard
- Integrasi dengan sistem POS restoran/retail
- Automated receipt capture
Berikut kelebihan dan kekurangan dari software Docyt:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
ℹ️Software Docyt Cocok untuk:
Bisnis franchise, restoran, atau hospitality dengan banyak cabang yang butuh konsolidasi laporan keuangan secara otomatis.
4. QuickBooks Software AI Akuntansi
Quickbooks adalah software akuntansi yang dilengkapi fitur-fitur AI seperti kategorisasi transaksi otomatis dan insight cash flow yang informatif dan mudah dibaca. Platform ini dipakai oleh berbagai usaha dari kecil hingga menengah di berbagai negara.
Fitur AI di Quickbooks membantu mendeteksi transaksi yang belum dikategorikan dengan benar dan memberikan saran-saran perbaikan secara otomatis kepada penggunanya setiap hari secara berkala. Lalu, integrasinya dengan berbagai aplikasi pihak ketiga membuat Quickbooks fleksibel untuk berbagai model bisnis.
Berikut fitur-fitur unggulan dari Quickbooks:
- Kategorisasi transaksi otomatis berbasis AI
- Cash flow insight dan proyeksi
- Invoice reminder otomatis
- Integrasi luas dengan aplikasi pihak ketiga
- Mobile app untuk pencatatan on-the-go
Berikut kelebihan dan kekurangan dari Quickbooks:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
ℹ️Software Quickbooks Cocok untuk:
Pelaku usaha kecil hingga menengah yang menginginkan software akuntansi sederhana namun sudah dibekali fitur AI dasar.
5. Xero Teknologi AI Akuntansi
Xero adalah software akuntansi cloud asal New Zealand yang mengintegrasikan AI untuk membantu rekonsiliasi bank sekaligus memprediksi arus kas jangka pendek secara berkala dan konsisten. Platform ini populer di kalangan bisnis kecil yang membutuhkan tampilan sederhana namun tetap memiliki banyak fitur pendukung.
Fitur AI Xero mampu mencocokkan transaksi bank dengan catatan pembukuan secara otomatis, sehingga mengurangi waktu rekonsiliasi manual yang memakan waktu lama setiap bulan. Xero juga mendukung ekosistem aplikasi tambahan lewat marketplace-nya yang luas dan beragam.
Berikut fitur-fitur unggulan dari Xero:
- Bank reconciliation otomatis berbasis AI
- Cash flow forecasting jangka pendek
- Invoice online dengan pengingat otomatis
- Marketplace aplikasi pihak ketiga yang luas
- Multi-currency support
Berikut kelebihan dan kekurangan dari software Xero:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
ℹ️Software XeroCocok untuk:
Bisnis kecil hingga menengah dengan transaksi lintas negara yang menginginkan software cloud yang ringan dan mudah digunakan.
6. Mekari Jurnal
Mekari Jurnal adalah sistem akuntansi lokal yang memiliki komponen AI untuk mengotomatiskan pencatatan dan pelaporan pajak sesuai dengan standar Indonesia. Alat ini umumnya dipilih oleh perusahaan lokal karena sesuai dengan standar pajak di Indonesia.
Keunggulan utama Mekari Jurnal terletak pada dukungannya terhadap format pelaporan pajak Indonesia, termasuk integrasinya dengan sistem perpajakan resmi. Fitur ini memudahkan bisnis-bisnis lokal menjaga kepatuhannya tanpa proses manual berulang.
Berikut fitur-fitur unggulan Mekari Jurnal:
- Pencatatan transaksi otomatis dengan kategorisasi berbasis kebiasaan pengguna
- Pelaporan pajak yang disesuaikan dengan format regulasi perpajakan Indonesia
- Multi-currency dan multi-user untuk mendukung operasional bisnis yang berkembang
- Integrasi e-commerce untuk sinkronisasi penjualan online secara otomatis
Berikut kelebihan dan kekurangan dari Mekari Jurnal:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
ℹ️Software Mekari Jurnal Cocok untuk:
Bisnis lokal Indonesia berskala kecil hingga menengah yang membutuhkan kepatuhan pelaporan pajak domestik secara otomatis
7. BILL Software AI Akuntansi
BILL adalah platform yang dirancang untuk otomatisasi pembayaran dan penanganan accounts payable serta accounts receivable dengan bantuan artificial intelligence. Platform ini banyak digunakan oleh berbagai perusahaan yang ingin mempercepat proses pembayaran kepada pemasok dan penagihan kepada pelanggan.
Kemampuan AI yang diimplementasikan pada BILL memungkinkan untuk mendeteksi tagihan duplikat dan menghasilkan saran mengenai waktu pembayaran yang paling optimal. Hal ini memungkinkan proses pengelolaan arus kas menjadi lebih gampang untuk diprediksi.
Berikut fitur unggulan dari BILL:
- Otomatisasi accounts payable dan accounts receivable dalam satu platform
- Deteksi duplikasi tagihan berbasis AI untuk mencegah pembayaran ganda
- Integrasi langsung dengan software akuntansi populer seperti QuickBooks dan Xero
Berikut kelebihan dan kekurangan dari BILL:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
ℹ️Software BILL Cocok untuk:
Bisnis yang ingin mempercepat siklus pembayaran dan penagihan tanpa mengganti sistem akuntansi utama yang sudah digunakan.
8. Microsoft Dynamics 365 Finance
Dynamics 365 Finance adalah sistem ERP yang dikembangkan oleh Microsoft yang menggunakan AI dalam proses analisis keuangan dan forecasting-nya. Sistem ini dirancang untuk digunakan dalam lingkungan bisnis yang rumit.
Keunggulan platform ini terletak pada integrasi mendalamnya dengan ekosistem Microsoft lainnya, termasuk Power BI untuk visualisasi data. Fitur AI-nya membantu tim finance memprediksi tren keuangan berdasarkan data historis yang besar.
Berikut fitur-fitur unggulan dari Dynamics 365 Finance:
- Financial forecasting berbasis AI yang terhubung dengan Power BI
- Deteksi anomali transaksi untuk mencegah risiko fraud dalam skala besar
- Multi-entity accounting untuk perusahaan dengan banyak anak usaha
- Integrasi mendalam dengan ekosistem Microsoft 365 dan Azure
Berikut kelebihan dari software Dynamics 365 Finance:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
ℹ️Software Dynamics 365 Finance Cocok untuk:
Perusahaan besar dan multinasional yang sudah menggunakan ekosistem Microsoft dan membutuhkan analisis keuangan mendalam berskala enterprise.
9. Digits Teknologi AI Akuntansi
Digits adalah software akuntansi berbasis AI yang menekankan visualisasi data keuangan secara real-time dan mudah dipahami. Platform ini populer di kalangan startup dan bisnis digital yang melihat kondisi keuangan secara instan.
AI pada Digitas mengubah data akuntansi mentah menjadi grafik dan insight yang mudah dibaca oleh pendiri bisnis tanpa memerlukan latar belakang di bidang finance. Pendekatan visual ini menjadi fitur unggulan Digits.
Berikut fitur unggulan dari software Digits:
- Visualisasi keuangan real-time berbasis AI
- Kategorisasi transaksi otomatis
- Insight finance yang mudah dipahami
- Integrasi dengan rekening bank langsung
Berikut kelebihan dan kekurangan dari software Digits:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
ℹ️Software Digits Cocok untuk:
Startup dan bisnis digital yang membutuhkan visibilitas keuangan instan tanpa proses akuntansi yang rumit.
10. Sage Intacct AI Accounting Software
Intacct adalah software akuntansi cloud yang populer di antara perusahaan menengah hingga besar dengan kebutuhan pelaporan keuangan multi-entitas yang kompleks. AI di dalamnya membantu proses closing bulanan menjadi lebih cepat dan efisien.
Sage Intacct unggul dalam fleksibilitas dimensi pelaporan, sehingga perusahaan bisa menganalisis kinerja keuangan dari berbagai sudut pandang sekaligus. Fitur AI Continuous Close Sage membantu tim finance menutup buku tanpa harus menunggu akhir bulan setiap kali.
Berikut fitur-fitur Sage Intacct:
- Continuous close berbasis AI
- Pelaporan multi-dimensi yang fleksibel
- Multi-entity consolidation otomatis
- Anomaly detection pada transaksi keuangan
- Dashboard kinerja keuangan real-time
Berikut kelebihan dan kekurangan dari Sage Intacct:
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
|
ℹ️Software Sage Intacct Cocok untuk:
Perusahaan menengah hingga besar dengan struktur multi-entitas yang membutuhkan pelaporan keuangan fleksibel dan proses closing yang cepat.
Baca juga: Sage Intacct Review: Fitur, Kelebihan serta Kekurangannya
Apa Manfaat AI untuk Akuntansi?
Penerapan AI dalam akuntansi memberikan dampak nyata terhadap efisiensi operasional tim finance, mulai dari mengurangi pekerjaan manual hingga mempercepat proses pelaporan. Berikut enam manfaat utama yang dirasakan perusahaan setelah mengadopsi AI untuk kegiatan akuntansi mereka:
1. Mengurangi Data Entry Berulang
AI mengurangi pekerjaan data entry yang berulang dan selama ini menghabiskan banyak waktu staf akuntansi setiap harinya tanpa disadari manajemen perusahaan. Dengan OCR dan integrasi sistem, data transaksi Anda pun masuk secara otomatis tanpa perlu diketik ulang oleh tim finance.
Pengurangan data entry manual ini menurunkan risiko human error yang sering muncul akibat kelelahan atau ketidaktelitian. Tim finance pun bisa mengalokasikan waktunya untuk pekerjaan-pekerjaan yang strategis.
2. Mempercepat Reconciliation
Proses rekonsiliasi bank yang biasanya memakan waktu berhari-hari kini bisa diselesaikan dalam hitungan jam berkat bantuan AI. Sistem secara otomatis mencocokkan transaksi bank dengan catatan internal perusahaan.
Ini memungkinkan bisnis yang mengalami transaksi berat setiap bulan. Selain itu, staf keuangan tidak perlu lagi mencocokkan data baris demi baris secara manual.
3. Mempercepat Financial Close
Teknologi artificial intelligence akan memungkinkan financial close yang lebih cepat melalui otomatisasi sebagian besar proses-prosesnya seperti penyesuaian entri jurnal dan validasi data. Proses yang biasanya memakan waktu dua minggu sekarang bisa dikurangi.
Dengan penutupan keuangan yang cepat, para manajer bisa mendapatkan laporan keuangan terbaru. Ini artinya keputusan bisnis pun diambil berdasarkan data terkini, bukan data lama.
4. Membantu Mendeteksi Error Lebih Awal
Software AI mampu mendeteksi anomali dalam transaksi sebelum tercatat dalam laporan. Ini termasuk hal-hal seperti nilai nominal yang tidak nyata atau pencatatan ganda. Hal ini membantu mencegah kesalahan kecil menjadi masalah besar di tahap berikutnya.
Selain itu, software AI juga membuat proses audit internal Anda menjadi lebih efektif. Auditor bisa cepat menelusuri sumber masalah karena sistem sudah menandai titik-titik yang perlu ditinjau lebih lanjut.
5. Memperkuat Financial Analysis
AI mengolah data keuangan dalam jumlah besar untuk menghasilkan insight yang sebelumnya sulit ditemukan secara manual. Pola pengeluaran, tren pendapatan, hingga efisiensi biaya pun bisa dianalisis secara detail dengan bantuan teknologi ini.
Analisis yang rinci ini memungkinkan manajemen mendapatkan gambaran yang lengkap tentang kondisi keuangan bisnis. Keputusan yang diambil ini didasarkan pada fakta, bukan hanya pada intuisi.
6. Membantu Forecasting
Dengan kemampuannya untuk belajar dari tren masa lalu, AI dapat memprediksi kebutuhan arus kas di masa depan. Prediksi ini membantu Anda membuat anggaran yang terinformasi.
Forecasting berbasis AI ini juga membantu Anda mengantisipasi potensi krisis kas sebelum terjadi pada operasional. Dengan begitu, langkah mitigasi bisa diambil sebelum masalah-masalah likuiditas terjadi.
Apa Saja Fitur Software AI Akuntasi?
Software AI akuntansi umumnya dilengkapi sejumlah fitur inti yang mendukung otomatisasi analitik, dan keamanan data finance. Berikut fitur-fitur utama yang biasa ditemukan pada platform AI saat mencari rekomendasi software akuntansi terbaik:
- Intelligent Invoice Processing: mengekstrak dan mengategorikan data invoice secara otomatis menggunakan OCR dan machine learning tanpa input manual.
- Smart Bank Reconciliation: mencocokkan transaksi bank dengan catatan internal secara otomatis untuk mempercepat proses rekonsiliasi bulanan.
- AI Financial Analysis: Menggunakan informasi keuangan untuk mendapatkan wawasan tentang tren, efisiensi biaya dan kinerja organisasi secara real-time.
- Anomaly Detection: Mendeteksi transaksi yang tidak biasa yang mungkin merupakan penipuan sebelum dicatat di akun perusahaan.
- Duplicate Detection: Membantu mendeteksi transaksi duplikat serta faktur untuk menghindari entri duplikat.
- Cash-Flow Forecast: Memprediksi arus kas di masa depan menggunakan pola transaksi masa lalu serta tren keuangan organisasi.
- Multi-Entity Accounting: Memungkinkan akuntansi untuk berbagai organisasi bisnis dari sistem pusat yang sama.
- Role-Based Access: Memungkinkan akuntansi untuk berbagai organisasi bisnis dari sistem pusat yang sama.
- Approval Workflow: Mendefinisikan hierarki persetujuan berdasarkan struktur organisasi sebelum transaksi diposting.
- Automated Financial Reporting: Secara otomatis menghasilkan laporan keuangan secara real-time tanpa melibatkan proses kompilasi apa pun.
Cara Memilih Software AI Akuntansi Terbaik
Memilih software AI akuntansi yang tepat membutuhkan pertimbangan matang, bukan sekadar tertarik pada fitur AI-nya saja. Anda harus menentukan masalah-masalah yang ingin diselesaikan, memeriksa apakah AI ini benar-benar terintegrasi dengan sistem Anda, hingga mengevaluasi skalabilitas sistem.
Berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk memastikan platform yang dipilih sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda:
1. Tentukan Masalah Finance yang Ingin Diselesaikan
Sebelum memilih software, Anda harus menentukan masalah keuangan yang perlu diselesaikan di perusahaan Anda. Misalnya, lambatnya rekonsiliasi atau terlalu banyak kesalahan saat memasukkan data secara manual. Memiliki masalah yang konkret seperti itu membantu Anda menentukan vendor yang tepat untuk perusahaan Anda.
Jika tidak ada tujuan, maka bisa saja Anda mendapatkan software yang memiliki banyak fitur yang tidak sesuai dengan kebutuhan Anda. Dengan fokus pada masalah-masalah utama seperti itu, proses pemilihan Anda menjadi lebih singkat dan lebih tepat.
2. Periksa Apakah AI Benar-Benar Embedded
Anda harus memastikan fungsi seperti AI benar-benar tertanam dalam sistem akuntansi, bukan hanya fungsi tambahan yang membutuhkan aplikasi tambahan. AI yang tertanam biasanya terintegrasi dengan baik dengan proses saat ini.
Selain itu, Anda harus memeriksa bagaimana AI ini menggunakan data internal perusahaan untuk belajar dan memberikan rekomendasi. Secara umum, sistem yang terintegrasi akan memberikan rekomendasi yang selalu relevan dengan situasi perusahaan Anda.
3. Evaluasi Core Accounting
Selain fitur AI, Anda juga harus mengevaluasi kekuatan sistem core accounting-nya, seperti general ledger, AP/AR, hingga financial statements. Fondasi akuntansi Anda harus kuat sebagai syarat utama agar fitur AI bekerja optimal.
Software dengan AI canggih namun core accounting yang lemah berisiko menghasilkan laporan yang tidak akurat. Anda harus memastikan kedua aspek ini sama-sama solid sebelum memutuskan untuk berlangganan.
4. Periksa Auditability
Sistem yang baik harus menyediakan audit trail yang jelas, mencatat setiap perubahan data beserta siapa yang melakukannya. Fitur ini penting untuk kepatuhan terhadap regulasi dan memudahkan proses audit eksternal Anda.
Selain itu, tingkat auditabilitas yang tinggi membantu Anda menemukan sumber dari setiap anomali dalam data dengan mudah. Tanpa jejak audit yang jelas, proses investigasinya akan memakan waktu yang lebih lama.
5. Periksa Security dan Role-Based Access
Data keuangan merupakan informasi paling rahasia dalam suatu perusahaan, sehingga keamanan menjadi prioritas utama Anda. Anda harus memastikan sistem tersebut menawarkan enkripsi data dan hak akses berdasarkan peran.
Kontrol akses berdasarkan peran membantu membatasi visibilitas dan manipulasi data, sehingga orang-orang tertentu mendapat akses ke data tersebut. Dengan cara ini, Anda dapat mencegah kebocoran data atau penyalahgunaan hak akses oleh individu-individu yang tidak berwenang.
6. Periksa Kemampuan Integrasinya
Software AI akuntansi idealnya terhubung dengan sistem-sistem lain yang sudah Anda gunakan, seperti CRM, inventory, atau payroll. Integrasi yang mulus mencegah terjadinya silo data antardepartemen.
Semakin luas kemampuan integrasi suatu platform, semakin mudah pun proses sinkronisasi data lintas divisinya. Hal ini penting terutama bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki ekosistem digital yang kompleks. Dalam proses evaluasi, Anda juga dapat mempertimbangkan beberapa rekomendasi aplikasi invoice terbaik yang terintegrasi dengan accounting, procurement, dan sistem pembayaran Anda agar alur dokumen tetap terhubung.
7. Evaluasi Skalabilitas Sistem
Anda harus memilih software yang mampu berkembang seiring pertumbuhan bisnis, baik dari sisi volume transaksi maupun jumlah entitas yang dikelola. Sistem yang tidak skalabel mungkin perlu diganti dalam beberapa tahun mendatang.
Ketika mengevaluasi langkah-langkah ini, pastikan Anda juga berkonsultasi dengan tim finance Anda yang menggunakan sistem ini secara rutin. Masukan langsung dari mereka membantu menjamin bahwa Anda memilih solusi yang paling tepat untuk perusahaan Anda.
Kesimpulan
AI akuntansi adalah teknologi artificial intelligence yang mengotomatiskan pencatatan, rekonsiliasi, analisis, dan pelaporan keuangan. Dengan demikian, AI membantu tim finance Anda bekerja lebih cepat, akurat, dan strategis tanpa menghilangkan peran manusia dalam pengambilan keputusan.
ScaleOcean Atlas for Accounting membantu Anda mengelola proses keuangan dan operasional secara terintegrasi dalam satu platform, sehingga data terpusat dan mudah dianalisis oleh tim finance. Jika Anda ingin melihat bagaimana software ini membantu keuangan Anda, segera jadwalkan sesi konsultasi gratis sekarang!
FAQ:
1. Apa yang dimaksud dengan accounting software?
Accounting software adalah program yang dirancang untuk mencatat, mengelola, menghitung, dan melaporkan semua aktivitas keuangan bisnis secara otomatis.
2. Apa perbedaan AI akuntansi dan software akuntansi biasa?
Software akuntansi biasa umumnya menjalankan aturan dan proses yang telah ditentukan. AI akuntansi dapat menganalisis pola data, mengenali anomali, memberikan prediksi, dan membantu menghasilkan rekomendasi secara lebih adaptif.
3. Apa manfaat utama AI akuntansi?
Manfaat utamanya meliputi otomatisasi pekerjaan manual, peningkatan akurasi, pemrosesan data lebih cepat, pengurangan kesalahan, serta penyediaan insight keuangan untuk pengambilan keputusan.















