Apa itu Advanced Manufacturing dan Fungsinya bagi Perusahaan

ScaleOcean Team
Posted on
Share artikel ini

Dalam meningkatkan efisiensi dan daya saing bisnis di pasar yang semakin dinamis ini, penting bagi perusahaan untuk menerapkan strategi efektif untuk optimalkan setiap tahap produksi untuk mencapai efisiensi tersebut. Salah satu pendekatan yang bisa Anda terapkan adalah metode advanced manufacturing.

Advanced manufacturing methods merupakan solusi yang dapat mengintegrasikan teknologi canggih di perusahan manufaktur seperti otomatisasi, robotika, dan analitik data guna menciptakan proses produksi yang lebih cepat, fleksibel, dan berkualitas tinggi. Metode ini penting untuk diterapkan terutama bagi Anda yang sering kali mengalami banyak hambatan proses produksi.

Mulai dari tingginya biaya operasional, ketidakefisienan produksi, dan rendahnya daya saing di pasar global. Di sini akan dibahas secara mendalam mengenai metode ini, apa saja karakteristiknya, bagaimana implementasi yang tepat di perusahaan, hingga bagaimana cara optimalkan metode ini. Pahami selengkapnya di sini!

starsKey Takeaways
  • Advanced manufacturing adalah strategi manufaktur yang mengintegrasikan teknologi robotika, AI, serta IoT untuk meningkatkan efisiensi, daya saing, dan kualitas produk.
  • Karakteristik advanced manufacturing meliputi otomatisasi robotika, pemanfaatan data real-time, fleksibilitas produksi yang dinamis, serta fokus pada keberlanjutan energi.
  • Perusahaan memperoleh manfaat berupa peningkatan inovasi produk secara cepat, pengurangan biaya operasional melalui pemeliharaan prediktif, serta manajemen rantai pasokan yang terintegrasi secara menyeluruh.
  • Software manufaktur ScaleOcean membantu optimalisasi advanced manufacturing melalui fitur Smart MRP dan otomatisasi workflow terintegrasi.

Coba Demo Gratis!

requestDemo

Apa itu Advanced Manufacturing?

Advance manufacturing adalah praktik yang mengintegrasikan teknologi dengan metode inovatif untuk meningkatkan efisiensi, daya saing, serta kualitas produk di perusahaan manufaktur. Metode ini biasanya menerapkan robotika, 3D printing, AI, dan IoT untuk menciptakan produk baru, memperbaiki produk yang ada, serta menyempurnakan proses produksi.

Tujuan metode produksi ini dilakukan untuk mempercepat siklus produksi serta mengurangi limbah dan biaya. Berbeda dengan metode produksi lainnya, advanced robotics manufacturing lebih fokus pada integrasi teknologi digital, analisis prediktif, dan desain berbasis simulasi untuk memudahkan pembuatan produksi dilakukan lebih mudah dan optimal, dengan kualitas tinggi dan konsisten.

Menurut artikel Siemens, metode yang dipelopori oleh seorang profesor di Carnegie Mellon University (CMU) dan direktur Fakultas Manufacturing Future Institute (MFI) dapat menjadi solusi inovatif yang mengarahkan pengembangan produk dan proses terbaru, serta berpotensi untuk mendigitalisasi dan mengotomatisasi seluruh proses manufaktur di masa depan.

Dengan menggabungkan teknik proses manufaktur modern dan material inovatif, pendekatan advanced manufacturing methods​ ini juga memungkinkan industri untuk beradaptasi dengan permintaan pasar yang dinamis serta meningkatkan daya saing secara global.

Karakteristik Advanced Manufacturing

Karakteristik Advanced Manufacturing

Penerapan advanced manufacturing memberikan solusi tepat bagi perusahaan dalam konsistensi pembuatan produk dan meningkatkan daya saing bisnis. Untuk memahami metode ini secara mendalam, penting untuk mengetahui frasa kunci manajemen produksi yang menjadi karakteristik utamanya.

Terdapat beberapa karakteristik utama yang membedakan metode ini dengan metode manufaktur lainnya. Berikut karakteristik advanced manufacturing methods:

1. Otomatisasi dan Robotika

Karakteristik metode ini sangat bergantung pada advanced robotics manufacturing untuk menggantikan pekerjaan manual yang repetitif. Teknologi ini memiliki kemampuan otomatisasi yang dapat membantu meningkatkan produktivitas produksi dengan efisiensi tinggi, mengurangi human error, dan mempercepat waktu produksi.

2. Pemanfaatan Data dan Analitik

Penggunaan advanced analytics in manufacturing dapat membantu perusahaan untuk memantau performa produksi secara real-time. Metode ini dapat mengumpulka data produksi, dan menganalisis efisiensi operasional, mengoptimalkan rantai pasokan, serta memprediksi kebutuhan produksi di masa mendatang.

3. Fleksibilitas Produksi

Karakteristik advanced analytics in manufacturing berikutnya adalah dapat beradaptasi dengan cepat terhadap permintaan pasar yang dinamis. Adanya sistem produksi yang fleksibel, seperti flexible manufacturing system, memungkinkan perusahaan dapat menghasilkan berbagai variasi produk tanpa harus mengubah struktur produksi secara signifikan.

4. Keberlanjutan dan Efisiensi Energi

Advanced manufacturing methods juga berfokus pada penggunaan teknologi ramah lingkungan. Metode ini akan membantu perusahaan dalam mengoptimalkan strategi efisiensi energi dan penggunaan sumber daya yang lebih optimal, sehingga dapat mengurangi jejak karbon mereka.

Teknologi advanced manufacturing and services ini juga akan membantu mengurangi limbah produksi serta meningkatkan efisiensi pemanfaatan energi, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap keberlanjutan industri manufaktur.

Fungsi Advanced Manufacturing

Fungsi Advanced Manufacturing

Penerapan advanced analytics in manufacturing memberikan berbagai fungsi utama yang membantu perusahaan manufaktur dalam meningkatkan efisiensi, kualitas, dan daya saing di industri. Dengan kemampuan otomatisasi dan pemanfaatan teknologi canggihnya, berikut fungsi diberikan metode ini, yaitu:

1. Optimasi Proses Produksi

Advanced robotics manufacturing dapat membantu perusahaan meningkatkan efisiensi dengan mengintegrasikan sistem produksi manufaktur yang lebih canggih. Dengan penggunaan teknologi otomatisasi dan analitik data, proses produksi dapat berjalan lebih cepat dan minim kesalahan.

2. Peningkatan Efisiensi Produksi

Manufacturing excellence dicapai melalui teknologi manufaktur yang memungkinkan perusahaan menciptakan produk dengan spesifikasi yang lebih presisi dan konsisten. Dengan pemanfaatan advanced manufacturing methods, perusahaan dapat memastikan efisiensi produksi dan standar kualitas yang lebih tinggi melalui penggunaan sensor dan AI dalam pemantauan produksi.

3. Efisiensi Penggunaan Sumber Daya

Pendekatan advanced analytics in manufacturing ini memanfaatkan teknologi otomatisasi, sehingga perusahaan dapat mengurangi limbah produksi dan meningkatkan pemanfaatan bahan baku secara lebih efektif.

Teknologi seperti advanced manufacturing and services​ memungkinkan pemantauan real-time terhadap penggunaan material, sehingga membantu perusahaan mengurangi pemborosan dan meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan.

4. Peningkatan Keamanan Kerja

Fungsi implementasi teknologi robotika dan otomatisasi dalam advanced analytics in manufacturing juga dapat mengurangi keterlibatan manusia dalam tugas berisiko tinggi, sehingga meningkatkan keselamatan kerja.

Dengan menggantikan pekerjaan manual yang berbahaya menggunakan advanced robotics manufacturing, perusahaan dapat mengurangi kemungkinan kecelakaan kerja dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi karyawan.

4 Tipe Advanced Manufacturing

Dalam mencapai efektivitas dan konsistensi dalam produksi manufaktur, penerapan advanced manufacturing methods dapat memberikan solusi canggih dalam mengintegrasikan berbagai teknologi yang Anda miliki di perusahaan. Terdapat tipe utama dalam advanced manufacturing and services, diantaranya:

1. Produksi yang Efisien

Tipe pertama yaitu membuat proses produksi manufaktur yang berfokus pada optimalisasi penggunaan sumber daya dan pengurangan pemborosan. Teknologi seperti lean manufacturing, otomatisasi, dan integrasi data digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi waktu produksi.

Pendekatan ini juga mencakup implementasi cellular manufacturing, di mana mesin dan stasiun kerja dikelompokkan berdasarkan urutan proses untuk produk serupa, sehingga meningkatkan aliran dan mengurangi work-in-process.

Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat menekan biaya operasional dan meningkatkan produktivitas tanpa mengorbankan kualitas.

2. Produksi Cerdas

Metode ini menggunakan teknologi seperti AI, IoT, dan machine learning untuk meningkatkan koordinasi dan pengambilan keputusan dalam proses manufaktur. Sistem produksi ini juga akan memberikan data real-time, sehingga perusahaan dapat memantau kinerja produksi, menganalisis tren, dan melakukan perbaikan secara proaktif.

3. Organisasi yang Efektif

Advanced analytics in manufacturing mampu untuk mengintegrasikan strategi manajemen modern untuk meningkatkan efektivitas operasional dan kolaborasi antar departemen.

Dalam sistem ini, manufaktur tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada pengelolaan tenaga kerja, perencanaan sumber daya, serta strategi logistik. Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat mencapai keseimbangan antara produktivitas, kualitas, dan fleksibilitas dalam menghadapi permintaan pasar yang dinamis.

4. Manufaktur Berkelanjutan

Tipe advanced manufacturing and services​ juga mencakup meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi dampak lingkungan dalam proses produksi. Metode ini dapat menerapkan teknologi ramah lingkungan dan praktik produksi berkelanjutan, perusahaan dapat mengurangi limbah industri serta menyesuaikan diri dengan regulasi lingkungan global.

Manufaktur

Teknologi yang Digunakan dalam Advanced Manufacturing

Dalam optimalisasi produksi, advanced manufacturing and services​ menggunakan berbagai teknologi canggih yang dapat membantu perusahaan mengatasi tantangan operasional juga mendorong inovasi. Berbagai macam advanced manufacturing technology ini juga berperan dalam mempercepat proses, dan mengurangi kesalahan manusia. Berikut ini contohnya:

1. Robotika dan Otomatisasi

Teknologi robotika dan otomatisasi menjadi teknologi yang digunakan untuk menjalankan tugas-tugas berulang. Contohnya seperti pemasangan, pengelasan, pengecatan, dan pengemasan meningkatkan efisiensi dan presisi dalam proses produksi.

Advanced robotics manufacturing dapat membantu optimalkan pendekatan ini dalam mempercepat waktu siklus produksi, menghasilkan produk dalam jumlah besar dengan kualitas yang terjaga, dan memenuhi permintaan pasar dengan lebih cepat.

2. 3D Printing

Advanced manufacturing technology berikutnya yaitu 3D printing yang bisa digunakan dalam membuat prototipe dan komponen produk dengan lebih cepat dan efisien. Penggunaan metode ini akan membuat perusahaan dalam menghasilkan desain produk yang lebih kompleks tanpa memerlukan alat produksi tradisional yang mahal.

Teknologi ini akan membantu perusahaan dalam mengurangi waktu pengembangan produk, serta dapat meningkatkan fleksibilitas proses produksi dan modifikasi desain.

3. Internet of Things (IoT)

Berikutnya ada juga Internet of Things (IoT) yang dapat menghubungkan perangkat-perangkat di dalam pabrik. Teknologi ini dapat menciptakan sistem yang saling terintegrasi dan dapat berkomunikasi satu sama lain untuk pengawasan dan pengendalian otomatis.

IoT dapat mengumpulkan data dan memberikan wawasan berharga mengenai performa mesin, sehingga memungkinkan pemeliharaan prediktif dan mengurangi downtime yang tidak terencana. Integrasinya dengan software manufaktur terbaik seperti ScaleOcean dapat membantu mengontrol dan mengatur proses produksi secara otomatis, memastikan kualitas yang konsisten

4. Artificial Intelligence (AI)

Kecerdasan buatan (AI) digunakan dalam advanced analytics in manufacturing untuk analisis data besar yang dihasilkan oleh perangkat dan software produksi. AI dapat mengevaluasi dan memproses data secara lebih cepat dan akurat daripada manusia, memberikan perusahaan informasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan yang lebih cerdas dan berbasis data.

Penggunaan AI juga digunakan untuk perencanaan operasional yang lebih baik, prediksi permintaan, serta optimasi alur produksi dan pengelolaan inventaris. Teknologi ini juga memungkinkan deteksi kesalahan dan kualitas produk secara otomatis dengan menggunakan visi komputer untuk memeriksa cacat pada produk secara real-time.

5. Cloud Computing

Teknologi cloud computing bisa juga bisa digunakan untuk menyimpan dan mengolah data secara terpusat secara digital, sehingga memudahkan akses informasi di berbagai lokasi. Penggunaan teknologi ini akan mendukung advanced manufacturing dengan kolaborasi antar tim yang berbeda dan memungkinkan perusahaan untuk mengelola data produksi secara lebih efisien.

Advanced manufacturing technology yang memanfaatkan cloud computing juga memungkinkan perusahaan mengoptimalkan sumber daya produksi, serta meningkatkan kecepatan dan akurasi pengambilan keputusan.

Manfaat Advanced Manufacturing Bagi Perusahaan

Penggunaan advanced manufacturing bagi perusahaan menjadi aspek krusial yang harus diterapkan agar terus meningkatkan efisiensi dan daya saingnya. Teknologi otomatisasi, analitik data, dan fleksibel ini akan mencapai efisiensi dan produktivitas tinggi. Ini alasan pentingnya penerapan metode ini dan manfaatnya bagi perusahaan:

1. Meningkatkan Kualitas Produk

Advanced robotics manufacturing memanfaatkan teknologi canggih seperti sensor IoT, machine learning, dan sistem pemantauan real-time untuk memastikan standar kualitas tinggi dalam setiap produk.

Dengan adanya sistem manufaktur tersebut, membuat perusahaan dapat mendeteksi kesalahan produksi lebih awal, mengurangi tingkat produk cacat, dan meningkatkan konsistensi hasil akhir. Selain itu juga memastikan standar kualitas yang lebih tinggi serta konsistensi dalam setiap produk yang dihasilkan.

2. Pemanfaatan IoT dalam Pemantauan Produksi

Advanced manufacturring and services​ memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT), sehingga perusahaan dapat memantau kinerja mesin dan proses produksi secara real-time. Data yang diperoleh tidak hanya membantu prediksi pemeliharaan dan pengurangan downtime, tetapi juga terintegrasi dengan sistem Computer-Aided Manufacturing (CAM) untuk mengoptimalkan perintah produksi berbasis digital.

Hal tersebut dapat membuat produksi manufaktur dapat fleksibel dan optimal, serta perusahaan dapat dengan cepat mengubah desain, jumlah produksi, atau bahkan strategi manufaktur tanpa mengganggu operasional utama.

3. Mengurangi Biaya Operasional

Dengan mengadopsi advanced manufacturing and services, perusahaan manufaktur dapat mengurangi biaya operasional secara signifikan melalui efisiensi sumber daya dan optimalisasi tenaga kerja.

Teknologi ini dapat melakukan pemeliharaan prediktif berbasis IoT memungkinkan perusahaan mengidentifikasi potensi kerusakan pada mesin sebelum terjadi kegagalan, menghindari biaya perbaikan mendadak yang mahal.

4. Meningkatkan Inovasi Produk

Metode ini juga akan membantu perusahaan manufaktur dalam mengembangkan produk dengan fitur terbaru dan lebih kompleks, sehingga bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berkembang.

Penggunaan teknologi canggih seperti 3D printing dan AI akan menjadi solusi untuk eksperimen desain yang lebih cepat dan akurat, dan akhirnya dapat menghasilkan produk yang lebih inovatif, efisien, dan sesuai dengan permintaan pasar yang dinamis.

5. Manajemen Rantai Pasokan yang Terintegrasi

Advanced analytics in manufacturing juga penting diterapkan karena dapat menghubungkan sistem rantai pasokan dengan produksi. Hal ini memungkinkan perencanaan dan pengelolaan bahan baku secara lebih efektif.

Dengan kemampuan integrasi ini, perusahaan dapat mengurangi pemborosan material dan meningkatkan ketepatan waktu pengiriman. Terutama jika Anda melalui proses produksi jangka panjang yang penting untuk mengelola seluruh rantai pasok agar produksi dapat dilakukan secara berkelanjutan dan maksimal.

6. Mendorong Daya Saing Bisnis

Penggunaan teknologi canggih seperti robotika dan IoT dalam metode ini, akan memudahkan perusahaan dalam meningkatkan business growth manufaktur dan kualitas produk. Metode ini juga menawarkan produk dengan biaya yang lebih rendah, waktu produksi yang lebih singkat, serta keunggulan kualitas yang dapat memperkuat posisi mereka di pasar global dan meningkatkan daya saing.

Contoh Penerapan Advanced Manufacturing di Berbagai Industri Manufaktur

Penggunaan metode advanced manufacturing menjadi pendekatan yang bisa digunakan d berbagai industri manufaktur untuk menghasilkan produk dengan tingkat presisi yang tinggi, meningkatkan inovasi, serta memenuhi kebutuhan pasar yang semakin kompleks. Untuk lebih memahami bagaimana penerapannya, berikut contohnya di berbagai industri:

1. Industri Otomotif

Metode advance manufaktur di produksi otomotid biasanya digunakan untuk menciptakan kendaraan yang ringan dan efisien di bahan baku. Dengan memanfaatkan teknologi 3D printing, metode ini dapat membuat suku cadang yang lebih presisi dan lebih murah dalam produksi, sementara robotika mempercepat proses perakitan mobil, meningkatkan keamanan, dan mengurangi risiko kesalahan manusia.

2. Industri Elektronik

Penggunaannya di industri elektronik biasanya digunakan untuk menghasilkan perangkat yang lebih kecil, lebih ringan, dan lebih bertenaga. Contohnya penggunaan teknologi pemrosesan yang lebih canggih untuk membuat komponen sirkuit lebih kompak dan efisien.

Metode advance manufaktur dalam produksi barang elektronik dapat membantu perusahaan dalam mengembangkan produk seperti smartphone dan laptop dengan performa tinggi dalam ukuran yang lebih kecil, meningkatkan daya tahan baterai, serta efisiensi keseluruhan perangkat.

3. Industri Kedirgantaraan

Berikutnya metode ini juga digunakan di industri kedirgantaraan yang digunakan untuk pembuatan pesawat terbang yang lebih ringan dan efisien. Biasanya pabrik memanfaatkan bahan kompsif yang lebih kuat tetapi ringan, serta teknik 3D printing untuk komponen mesin, pesawat menjadi lebih hemat bahan bakar dan bertenaga.

4. Industri Medis

Dalam industri medis, penggunaan metode advanced manufaktur dapat digunakan untuk menciptakan perangkat medis yang lebih presisi dan efektif. Untuk itu, dibantu dengan 3D printing, metode ini dapat membuat implan dan prostetik yang dapat disesuaikan dengan anatomi khusus pasien.

5. Industri Energi

Contoh berikutnya bisa dilihat di industri energi yang biasanya digunakan dalam pembuatan turbin angin dan panel surya yang lebih efisien. Dengan memanfaatkan teknologi 3D printing dan sistem otomatisasi dapat membantu produksi komponen yang lebih presisi, meningkatkan daya tahan, dan mengurangi pemborosan material.

Perbedaan Advanced Manufacturing dengan Traditional Manufacturing

Perbedaan Advanced Manufacturing dengan Traditional Manufacturing

Perbedaan utama antara manufaktur canggih dan tradisional terletak pada penggunaan teknologi, efisiensi, tingkat otomatisasi, serta fleksibilitas produksinya. Manufaktur tradisional lebih mengandalkan tenaga kerja manual dan mesin konvensional, sedangkan sistem yang lebih modern mengintegrasikan teknologi digital untuk mempercepat proses. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Teknologi dan Proses

Advanced manufacturing mengadopsi teknologi mutakhir seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan 3D Printing untuk meningkatkan presisi produksi. Penggunaan robotika canggih dan cloud computing memastikan seluruh sistem bekerja secara terintegrasi dan cepat.

Manufaktur tradisional masih menggunakan metode konvensional seperti pengecoran, permesinan (machining), serta perakitan manual. Pekerja mengoperasikan perkakas standar dalam proses mekanis yang sering kali terisolasi untuk mengejar produksi massal.

2. Fleksibilitas dan Kustomisasi

Penerapan advanced manufacturing memungkinkan perusahaan mencapai fleksibilitas tinggi untuk melakukan kustomisasi produk secara massal. Tim produksi melakukan perubahan desain dengan cepat melalui pemodelan digital tanpa mengganggu alur kerja utama.

Sistem manufaktur tradisional cenderung kaku karena perusahaan mengoptimalkan mesin untuk memproduksi barang identik dalam jumlah besar. Perubahan desain pada sistem ini membutuhkan biaya mahal dan waktu yang lama sehingga sulit merespons tren pasar dengan segera.

3. Efisiensi dan Produktivitas

Strategi advanced manufacturing berfokus pada efisiensi tinggi melalui optimalisasi sumber daya dan pengurangan limbah produksi secara signifikan. Sistem ini secara otomatis meningkatkan kecepatan produksi untuk memenuhi target yang lebih tinggi dalam waktu singkat.

Manufaktur tradisional sangat bergantung pada tenaga kerja manual yang sering kali menghasilkan tingkat efisiensi lebih rendah. Ketergantungan pada proses manual ini juga meningkatkan risiko kesalahan manusia (human error) yang dapat menghambat produktivitas perusahaan.

4. Data dan Konektivitas

Konsep smart factory dalam advanced manufacturing menggunakan data real-time untuk memantau kinerja mesin dan kualitas produk secara instan. Sistem yang saling terhubung memudahkan manajemen mengambil keputusan berdasarkan informasi akurat dari lapangan.

Proses pada manufaktur tradisional sering kali terisolasi sehingga pengumpulan data masih dilakukan secara manual oleh staf. Komunikasi antar departemen berlangsung secara berurutan, yang mana sering kali memperlambat koordinasi saat terjadi kendala teknis.

5. Kebutuhan Tenaga Kerja

Transformasi menuju advanced manufacturing membutuhkan tenaga kerja berketerampilan tinggi yang ahli dalam teknik, analisis data, dan teknologi informasi. Perusahaan mencari profesional yang mampu mengelola sistem digital kompleks untuk mendukung kelancaran operasional pabrik.

Manufaktur tradisional lebih banyak mengandalkan tenaga kerja manual atau semi-terampil untuk menjalankan tugas-tugas fisik. Kebutuhan utama pada sistem ini adalah kemampuan operasional mesin konvensional dan ketelitian dalam proses perakitan fisik.

Berikut adalah ringkasan perbandingan advanced manufacturing dengan manufaktur tradisional dalam berbagai aspek:

Aspek Advanced Manufacturing Traditional Manufacturing
Teknologi dan Proses Mengadopsi AI, IoT, 3D Printing, robotika canggih, dan cloud computing untuk sistem yang terintegrasi. Menggunakan metode konvensional seperti pengecoran, machining, dan perakitan manual dengan perkakas standar.
Fleksibilitas Sangat fleksibel untuk kustomisasi massal dan perubahan desain cepat melalui pemodelan digital. Cenderung kaku karena mesin dioptimalkan untuk memproduksi barang identik dalam jumlah besar secara massal.
Efisiensi Fokus pada optimalisasi sumber daya, pengurangan limbah secara signifikan, dan kecepatan produksi otomatis. Bergantung pada tenaga kerja manual dengan tingkat efisiensi lebih rendah serta risiko human error yang tinggi.
Data & Konektivitas Menerapkan konsep smart factory dengan data real-time yang terhubung untuk keputusan manajemen yang akurat. Proses sering kali terisolasi dengan pengumpulan data manual yang memperlambat koordinasi antar departemen.
Tenaga Kerja Membutuhkan tenaga ahli berketerampilan tinggi dalam teknik, analisis data, dan teknologi informasi. Mengandalkan tenaga kerja manual atau semi-terampil untuk tugas fisik dan operasional mesin konvensional.

Capai Efektivitas Advanced Manufacturing dengan Software Manufaktur ScaleOcean

Capai Efektivitas Advanced Manufacturing dengan Software Manufaktur ScaleOcean

Software manufaktur ScaleOcean adalah solusi yang dirancang khusus untuk membantu perusahaan dalam menciptakan proses produksi yang lebih adaptif, presisi, serta berbasis data. Solusi yang diberikan ScaleOcean dapat mengoptimalkan metode advanced manufacturing dengan kemampuan otomatisasi dan integrasinya dengan teknologi canggih.

ScaleOcean juga akan membantu menghilangkan bottlenecek dalam workflow produksi, meningkatkan kecepatan pemrosesan pesanan, serta memberikan transparansi penuh dalam rantai pasok. Anda bisa melakukan demo gratis dan konsultasikan bisnis Anda untuk dapatkan rekomendasi terbaik dan sesuai kebutuhan.

Software manufaktur ScaleOcean juga menyediakan fitur unggulan yang dapat mengoptimalkan efisiensi advanced manufacture, diantaranya:

  • Smart MRP: Otomatis perhitungan kebutuhan bahan baku berdasarkan jadwal produksi dan lead time supplier
  • BOM Management: Memudahkan pembuatan dan pengelolaan daftar bahan baku, komponen, dan sub-komponen yang diperlukan dalam produksi
  • Integrated SCM: Pengelolaan seluruh proses manufaktur mulai dari procurement, warehouse, hingga pengiriman dengan tracking yang real-time
  • Order Management & Otomatisasi Workflow: Otomatisasi proses manufaktur dari awal purchasing hingga akhir produksi secara terintegrasi.
  • Cost Management: Perhitungan biaya produksi secara otomatis, serta prediksi akurat berdasarkan pola produksi sebelumnya

Dengan software manufaktur ScaleOcean, Anda dapat mengoptimalkan metode advanced manufacturing and services dengan keunggulan otomatisasi, integrasi digital, dan analitik berbasis AI. Solusi ini akan bantu Anda memastikan produksi yang lebih cepat, hemat biaya, dan adaptif terhadap perubahan pasar.

Kesimpulan

Advanced manufacturing adalah strategi manufaktur yang mengintegrasikan teknologi robotika, AI, dan IoT dengan metode inovatif untuk meningkatkan efisiensi operasional serta kualitas produk perusahaan. Praktik ini mempercepat siklus produksi sekaligus mengurangi limbah dan biaya melalui analisis prediktif serta desain berbasis simulasi.

Karakteristik utamanya meliputi otomatisasi tugas repetitif, pemanfaatan data produksi secara real-time, dan fleksibilitas tinggi dalam melakukan kustomisasi produk. Perusahaan juga menggunakan analitik data untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan memantau performa mesin secara instan untuk mencegah kerusakan mendadak.

Software manufaktur ScaleOcean memfasilitasi transformasi menuju produksi cerdas melalui fitur Smart MRP dan manajemen rantai pasok yang terintegrasi secara otomatis. Sistem ini menyederhanakan alur kerja yang kompleks dan menyediakan data transparan untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen yang lebih akurat.

Anda dapat mengeksplorasi keunggulan fitur-fitur tersebut melalui uji coba demo gratis guna mendapatkan rekomendasi sistem yang sesuai dengan kebutuhan operasional pabrik.

FAQ:

1. Apa itu manufaktur ADV?

Manufaktur ADV merupakan istilah kolektif untuk teknologi manufaktur produk medis baru atau yang diterapkan secara inovatif. Teknologi ini bertujuan meningkatkan kualitas obat, membantu mengatasi kekurangan obat, serta mempercepat waktu pemasaran produk farmasi ke publik.

2. Apa itu advanced manufacturing?

Manufaktur Lanjutan (AM) diartikan sebagai inovasi metode manufaktur yang lebih baik untuk memproduksi produk yang sudah ada. Metode ini juga memfasilitasi produksi produk baru yang dimungkinkan oleh teknologi canggih dan modern.

3. Apa saja contoh manufaktur canggih?

Beberapa contoh utamanya meliputi manufaktur aditif (seperti pencetakan 3D) dan penggunaan robotika. Selain itu, teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) juga digunakan untuk meningkatkan presisi produksi.

Jadwalkan Demo Gratis

Error message
Error message
Error message
Error message
Error message
Error message

Rekomendasi Artikel Terkait

Temukan Artikel Serupa untuk Solusi Bisnis Lebih Lengkap